TERLEMPAR KE DUNIA SANG KAISAR

TERLEMPAR KE DUNIA SANG KAISAR
MEMBURU


__ADS_3

Jangan katakan kalau hidup itu terlihat mudah. Terasa sulit jika kita membuatnya sulit. Terasa berat, jika kita membuatnya berat. perjalanan hidup adalah sebuah garis yang harus dijalani. Ada cobaan, kebahagiaan, kesedihan dan sebuah rencana yang tidak diketahui.


KEESOKAN HARI


PERUSAHAAN HAN


Pagi ini Zina harus pergi dari kantor Kaisar gu yao dengan hati yang sangat kesal. Cita-citanya ingin memiliki bos besar nya tidak tercapai.


"Kemana si kutu rambut itu?" tanya Zheyra.


"Siapa?"


Han gu yao yang kebingungan dengan ucapan yang keluar dari mulut sang istri.


"Kenapa kau terlihat sangat bingung?" tanya Zheyra.


"Kutu rambut siapa, istriku?" tanya balik Han gu.


"Itu, sekretaris mu itu," jawab Zheyra yang baru keluar dari ruang pribadi Han gu.


"Hem..., dia sudah pergi. Memangnya kau ingin dia di sini terus?" tanya Han gu.


"Boleh, Kalau kau ingin berakhir di luar kediaman besar." jawab Zheyra.


"Kok gitu, sayang?" tanya Han gu.


"Tentu, kalau kau coba-coba bermain api di belakangku. maka kau harus bersiap-siap untuk merasakan terbakar di dalam api itu," jawab Zheyra yang kemudian duduk di meja kerja Han gu.


Han gu tersenyum melihat sang istri yang berada di hadapannya. Terasa indah dunia yang dijalani pria itu. seorang wanita yang selalu dia inginkan telah berada di sampingnya.


"Aku tidak akan pernah berani melakukan hal itu, hanya sekali aku telah melakukan kebodohan. Aku tidak ingin mengulanginya lagi," ucap Han gu yang kemudian memeluk pinggang sang istri. kepalanya di letakkan di pangkuan sang istri yang duduk di meja kerjanya. Terlihat Han gu begitu berhati-hati saat berbicara, karena dia tidak ingin melakukan kesalahan untuk yang kedua kalinya.


Akhirnya malam telah tiba, Han gu mengajak Zheyra untuk makan di sebuah restoran yang cukup mewah.


"Mau apa kita ke tempat ini, Suamiku?" tanya Zheyra kepada sang suami.

__ADS_1


"Kita makan malam bersama," jawab Han gu.


"Ternyata suamiku ini sangat romantis juga," ucap Zheyra yang kemudian memegang tangan suaminya.


Sepasang suami istri itu akhirnya makan di sebuah restoran yang cukup mewah. Han gu mengerti betul kalau Zheyra tidak terlalu suka dengan kemewahan yang berlebihan.


ketika Han gu dan Zheyra sedang makan malam di lantai 2 restoran mewah itu, terlihat Zheyra merasakan sebuah aura yang sangat dia kenal. Han gu yang melihat istrinya sedang terdiam, dia pun memegang tangan sang istri.


"Apa yang sedang kau pikirkan?" tanya Han gu.


"Apakah kau tidak merasakan aroma ini?" tanya Zheyra.


"Oh.. bau para serigala," jawab Han gu.


"Apakah Kau juga merasakannya, Suamiku?" tanya Zheyra kembali.


"Tentu aku juga merasakannya, istriku." jawab Han gu.


"Kelihatannya mereka sedang memburu para Manusia," ucap Zheyra sambil memakan hidangan yang telah tersedia di mejanya.


Zheyra yang bisa membaca pikiran sang suami. Nampak dia juga ikut tersenyum.


"Tentu, suamiku. Malam ini kita bergadang, boleh kan?" tanya Zheyra yang kemudian menyuapi sang suami dengan makanan yang yang tersaji di meja.


Setelah Zheyra dan Han gu selesai makan. mereka berdua akhirnya memasuki mobil mereka. Bukan pulang tujuan mereka berdua. sepasang suami istri itu mengikuti para serigala yang memburu manusia.


Di sebuah gedung kosong yang tidak ada penghuninya, beberapa para serigala itu mengambil manusia untuk dijadikan santapan mereka.


"Lihatlah suamiku, para serigala itu sedang menyantap Para manusia." ucap Zheyra sambil menatap para serigala jadi-jadian yang sedang mengoyak tubuh beberapa manusia.


Han gu yang melihat hal itu, dia langsung mengeluarkan tenaganya untuk menghentikan aksi kejam para serigala setan.


Sebilah pedang telah muncul di tangan Han gu, laki-laki itu langsung menghilang dan muncul di hadapan parah makhluk Serigala.


para serigala yang melihat Han gu, mereka langsung melempar mayat-mayat manusia yang telah tidak berwujud. Suara raungan yang keluar dari para Serigala. Saat mereka hendak menyerang Han gu.

__ADS_1


"Kalian ini para makhluk yang menjijikan!" seru Han gu yang kemudian menghunuskan pedangnya ke jantung para Serigala iblis.


Zheyra yang melihat hal itu, dia langsung merubah wujudnya dan membantu sang suami. dia tidak ingin tertinggal saat ada keseruan.


"Kembalilah kalian ke neraka!" seru Zheyra yang memotong kepala para serigala iblis.


Mungkin Serigala itu adalah perwujutan dari manusia yang bertukar jiwa dengan para iblis. hal itu membuat mereka berubah wujud saat malam telah tiba. Mereka akan berubah menjadi para serigala yang besarnya seukuran manusia dan berjalan tegak.


"Kelihatannya mereka berjumlah banyak, suamiku!" seru Zheyra.


"Kelihatannya, mereka mengambil para wanita untuk dijadikan mesin pembuat anak," jawab Han gu yang membuat Zheyra melongo tidak percaya.


"Dasar iblis, sudah iblis pikirannya cabul juga!" seru Zheyra yang sudah geram dengan para makhluk mengerikan itu.


"Tenanglah, istriku. kita akan memburu mereka setiap hari, jadi mereka tidak akan sempat untuk berkembang biak dengan sangat banyak!" seru Han gu.


"Kau benar, suamiku!" jawab Zheyra.


Akhirnya Zheyra dan Han gu terus menyerang Para makhluk Serigala iblis itu. Zheyra dengan sigap dia terus membunuh para Serigala. Saat kepala mereka telah terpisah dengan badannya, para Serigala iblis itu berubah menjadi sosok manusia yang tidak memakai sehelai benang pun.


"Kita habisi mereka sampai ke akar-akarnya!" seru Zheyra.


"Tentu kita habisi mereka, Isteriku!" jawab Han gu.


Terlihat sorot mata yang sangat menakutkan dari sepasang suami isteri itu. Kekuatan yang di keluarkan oleh Zheyra dan Han gu yao begitu besar.


* Bersambung *


Mohon dukungannya pada novelku yang lainnya 😊😊😊


- Mawar berduri


- Terlempar ke dunia sang kaisar


- karena cinta

__ADS_1


__ADS_2