
Seketika Zheyra memalingkan wajahnya karena tidak ingin terlihat konyol di depan Kaisar.
"Aku suka raut wajah istriku yang seperti ini malu-malu kucing dan benar-benar membuatku sangat gemas guman sang Kaisar.
******
Rasa seperti angin
Biarlah hati yang berkata, saat mulut tidak bisa bersuara. Jantung berdebar serasa tak terkendali, saat kata cinta mulai mengendalikan diri.
****
Zheyra telah merasakan perasaan cinta kepada Kaisar Han gu yao, gadis muda itu nampak tidak bisa mengendalikan hatinya Saat sang kaisar berada di dekatnya, di tengah keramaian pasar kerajaan Zheyra terus menempel erat digendongan sang kaisar.
DEG..
DEG..
"Apakah kau begitu ketakutan?" tanya Kaisar Han gu yao.
"Kalau aku tidak takut, aku akan berjalan sendiri." jawab Zheyra.
"Apakah menurutmu Kita ini seperti pasangan yang serasi?" tanya Kaisar Han gu yao kepada Zheyra.
Seketika wajah Zheyra langsung bersemu merah saat di tanya sang kaisar.
"Tau, ah." jawab Zheyra sambil menyembunyikan wajahnya. sedangkan Kaisar Han gu yao, nampak dia tersenyum mendengar jawaban dari Zheyra. Karena kalau biasanya gadis itu akan marah saat ditanya kaisar seperti itu.
"Kenapa jawabannya seperti itu?" tanya Kaisar dengan nada suara yang benar-benar membuat Zheyra kebingungan untuk menjawab. suara yang begitu arogan itu sekarang begitu lembut, penuh dengan cinta bahkan kata-kata Kaisar membuat jantung Zheyra berdebar begitu kencang.
"Kalau jantung ini bukan buatan Tuhan, pasti jantungku ini sudah rontok." guman Zheyra dalam hati.
"Kenapa kamu diam saja?" tanya sang Kaisar.
"Yang mulia kaisar, Apakah kau tidak merasakan sesuatu?" tanya Zheyra .
"Memangnya ada apa?" tanya Kaisar Han balik.
"Entahlah, aku merasakan ada seseorang yang menatap kita terus." jawab Zheyra.
__ADS_1
"Itu mungkin hanya perasaanmu saja." ucap sang kaisar.
"Kaisar, sebaiknya segera kita pergi dari sini. perasaanku sangat tidak enak." pinta Zheyra kepada kaisar Han.
Sesaat kemudian entah apa yang terjadi, nampak Kaisar Han gu yao juga merasakan apa yang dirasakan oleh Zheyra. dari kejauhan beberapa manusia yang berpakaian serba hitam muncul di tempat itu.
"Siapa Mereka, yang mulia?" tanya Zheyra.
"Mereka adalah bangsa siluman, Mereka adalah bangsa pemakan manusia." jawab kaisar Han.
Mendengarkan perkataan sang kaisar yang seperti itu, membuat Zheyra mukanya pucat pasi.
"Kau tidak sedang bercanda denganku kan, yang mulia?" tanya Zheyra bingun.
"Tentu saja aku tidak sedang bercanda, dunia ini berbatasan dengan dunia para siluman. karena itu aku menjaga kerajaan ini agar tidak dihancurkan oleh para siluman itu." jawab Kaisar.
Seketika wajah Zheyra pucat pasi saat mendengarkan jawaban yang diucapkan oleh suaminya.
"Ayolah yang mulia, jangan bercanda denganku." ucap Zheyra.
"Kenapa aku harus bercanda." jawab Kaisar.
"Tenanglah, para pasukanku akan melawan mereka. Kau tetaplah bersamaku, jangan pernah meninggalkan aku ataupun menjauh dariku." pinta Kaisar Han gu yao.
Jelas saja Zheyra akan menempel erat kepada sang suami, karena saat melihat perubahan wujud dari para manusia yang berubah wujud menjadi serigala, raut wajah Zheyra seketika langsung pucat pasi.
"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, karena aku masih sayang nyawaku." jawab Zheyra yang kemudian memeluk erat tubuh sang kaisar, Andrean menatap Zheyra dengan tatapan tak terkatakan.
"Kalian lindungi Ratu kalian,jangan sampai dia tergores sedikit pun." perintah Kaisar Han gu yao.
"Baik tuanku!" seru para pengawal.
Setelah mengatakan hal itu akhirnya sang Kaisar melesat untuk menyerang para siluman serigala, para siluman itu terus menyerang tanpa henti. tak ada suara yang mereka keluarkan kecuali suara auman yang begitu keras.
DEG..
DEG..
Debaran jantung Zheyra sudah tidak terkendali, rasa takut telah menjalar ke seluruh tubuhnya. ketakutan akan kematian itu benar-benar sungguh luar biasa hingga membuat Zheyra ingin sekali kabur dari tempat itu.
__ADS_1
"Ya Tuhan, kenapa aku harus mati di tempat asing ini. udah jomblo, eh bukan sih, Aku kan udah nikah. Masa aku harus mati sekarang, Aku saja belum merasakan sebagai seorang istri yang sebenarnya." gerutu Zheyra dalam hati sambil menatap sosok manusia yang berubah menjadi serigala.
AUUU!!!
AUUU!!!
Suara lolongan serigala membuat bulu kuduk Zheyra langsung berdiri. mata hitam pekat milik Kaisar Han gu yao kini berubah menjadi merah padam, rambut hitam legam itu pun berubah menjadi bersemu keabu-abuan. Sosok pria tampan itu berubah kini berubah menakutkan. wajah yang tampan itu nampak muncul garis hitam seperti tato.
"Jaga Ratu kalian apapun yang terjadi, Kalian tidak boleh membuatnya terluka walau sedikit pun!" seru Kaisar Han gu yao kepada para pasukannya.
"BAIKK!!!!"
seru para pasukan.
"SERANGG!!!"
Suara teriakan yang keluar dari Kaisar Han gu yao saat dia menyerang para manusia Serigala. beberapa pasukan yang ditugaskan untuk penjaga Zheyra pun mereka mempertaruhkan nyawanya.
Kaisar Han gu yao tidak bisa bertarung dengan leluasa, bola matanya nampak terus menatap keberadaan sang istri.
Sedangkan Zheyra yang melihat sosok Kaisar Han gu yao yang bertarung dengan sangat bringasnya. entah kenapa hatinya merasa ketakutan.
AUU!!!
AUHHH!!
Suara lolongan dari para manusia serigala itu membuat puluhan manusia serigala berdatangan.
Kaisar Han gu yao yang tidak bisa fokus saat bertarung pun nampak dia tidak bisa menguasai Medan peperangan. hatinya gelisah, matanya terus menatap keberadaan sang istri.
"Aku tidak boleh kalah, jika aku sampai kalah istriku akan dalam bahaya." ucap sang kaisar yang kemudian menyerang para siluman.
* Bersambung *
Mohon dukungannya pada novelku yang lainnya 😊😊😊
- Mawar berduri
- Terlempar ke dunia sang kaisar
__ADS_1
- karena cinta