Terpaksa Menikah Saat SMA Dengan OM Duda

Terpaksa Menikah Saat SMA Dengan OM Duda
BAB 16


__ADS_3

Di kantor kini Reno sedang menandatangani berkas yang di bawa Gilang.


Pintu ruangan Reno ada yang membuka, dan orang itu masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


"Nadira, ngapain dia kesini," ucap Reno ketika melihat seorang wanita cantik dan berpenampilan elegan di sana.


"Reno," ucap wanita itu yang langsung menampilkan wajah sedih nya.


"Ada apa kamu kesini?" tanya datar Reno.


Wanita itu tidak menjawab, ia langsung berjalan ke arah Reno dan memeluk tubuh lelaki itu.


"Aduh, gak punya malu banget nih orang. Udah nyelingkuhin si Bos tapi masih berani nginjak kaki kesini," gumam pelan Gilang.


"Kamu apa-apaan. Lepasin!" sergah Reno yang langsung melepas paksa tangan wanita itu dari tubuh nya.


"Reno, aku bener-bener nyesel cerai sama kamu. Andai kamu tau sebenarnya aku masih sayang sama kamu, Ren. Aku waktu itu milih Vino karena dia ngancam aku," jelas wanita itu yang kini menjatuhkan air mata nya.


"Saya tidak perduli, dan saya tidak mau dengar penjelasan apapun lagi dari kamu," balas Reno.


"Tapi aku masih sayang sama kamu, Ren," jelas wanita itu yang kini menggenggam tangan Reno.


"Lepasin Nadira! Sudah saya bilang, saya tidak ingin mendengar penjelasan apapun dari kamu. Sekarang kamu keluar dari ruangan saya," perintah Reno dengan tegas.


"Maka nya, jangan so-soan selingkuh, tau rasa. Sekarang nyesel kan," timpal Gilang dengan tersenyum mengejek kepada wanita yang bernama Nadira, wanita yang telah menjadi mantan istri Reno 4 bulan yang lalu, karena Nadira selingkuh dengan mantan kekasih semasa SMA nya.


"Ren, aku mau kita rujuk. Aku masih sayang kamu. Aku nyesel udah nyelingkuhin kamu," terang Nadira yang kini bersimpuh di kaki Reno sembari terisak.


"Bangun!" perintah Reno dengar santai namun tegas.

__ADS_1


"Kamu pasti mau kan rujuk sama aku?" tanya Nadira yang kini telah bangun dan ia hendak memeluk Reno, namun Reno langsung menghindari pelukan nya.


"Maaf, saya gak bisa, karena saya sudah tidak lagi mencintai kamu. Dan satu lagi, karena saya sekarang sudah mempunyai seorang istri. Jadi saya harap kamu jangan lagi datang ke kehidupan saya. Apa kamu lupa Nadira, ini semua juga keinginan kamu. Dulu kamu yang minta ingin pisah karena kamu memilih lelaki itu bukan? Jadi untuk apa kamu menyesali keputusan kamu sendiri," ujar Reno yang membuat Nadira semakin terisak.


"Kamu nikah sama siapa, Ren? Gak mungkin kamu nikah sama wanita lain. Aku tau kamu masih cinta sama aku. Jadi gak mungkin kamu menikah secepat ini," timpal Nadira dengan air mata yang membasahi pipi nya.


"Terserah kamu mau percaya atau enggak, tapi saya sudah menikah. Dan saya sudah tidak lagi mencintai kamu," jelas Reno yang langsung keluar dari ruangan nya.


"Idih, gue main di tinggalin aja," ucap Gilang, lalu ia pun menyusul sang atasan keluar dari ruangan itu.


Di ruangan besar Reno, Nadira kini sendiri dan ia semakin menangis histeris karena tidak bisa menerima dengan fakta yang di katakan mantan suami yang masih sangat di cintai nya.


"Kamu jahat, Ren. Aku masih cinta sama kamu, tapi kenapa kamu malah nikah sama orang lain. Aku dulu bener-bener terpaksa menikah dengan Vino karena ku di ancam. Kamu harus tau itu Reno!" ucap lantang Nadira sembari menangis.


***


Di sekolah, kini Naura sedang bersama Windy di kantin. Dan terlihat Kenzo sedang berjalan ke arah mereka.


"Kemana?" tanya Naura.


"Mulai deh, kalian pasti mau ninggalin gue," ujar Windy.


"Cuman sebentar kok Win," balas Kenzo.


"Yaudah deh," pungkas Windy.


"Jangan lama ya," teriak Windy ketika Naura telah pergi dari sana.


"Sayang, ngapain ke kelas kamu?" tanya Naura ketika Kenzo membawa ke arah kelas nya.

__ADS_1


"Aku punya sesuatu buat kamu," terang Kenzo.


"Gue jadi ngerasa bersalah banget sama Kenzo. Gimana ya, kalau dia tau gue udah nikah. Hmm... Gue gak sanggup kalau harus di tinggalin Kenzo," batin Naura dengan sedih dan merasa bersalah.


Kini Naura telah berada di kelas Kenzo. Dan tidak ada siapa-siapa di sana, karena ketika di jam istirahat semua yang berada di kelas itu keluar dari kelas nya.


"Ayo sayang, sini duduk dulu," ajak Kenzo, lalu Naura pun duduk di sebelah nya.


Kenzo kini membuka tas nya dan ia mengeluarkan sebuah kotak dari dalam tas nya.


"Sayang, itu kan kotak musik yang lucu itu," ucap Naura dengan wajah senang.


"Iya, kamu suka kan?" tanya Kenzo.


"Suka banget. Aaaa makasih," ucap Naura yang langsung memeluk tubuh kekasih nya.


"Iya sama-sama," balas Kenzo.


"Aku sayang sama kamu Nau. Aku mohon jangan tinggalin aku," ucap Kenzo secara tiba-tiba.


"Kok kamu ngomong nya gitu sih. Ya enggak bakalan sayang," balas Naura yang kini melerai pelukan nya.


Kenzo kini mendekatkan wajah nya dengan wajah Naura untuk meraup bibir nya, namun Naura langsung menghalangi nya dengan tangan.


"Sayang, ini tuh di sekolah tau," ucap Naura.


"Iya aku lupa, yaudah ayo kita balik ke kantin. Windy pasti udah uring-uringan di sana."


"Yaudah ayo," balas Naura yang memberikan sebuah kecupan di pipi kekasih nya sebelum ia beranjak dari sana.

__ADS_1


"Kamu nakal," ucap Kenzo, dan Naura hanya menunjukkan senyum merekah nya saja.


__ADS_2