Terpaksa Menikah Saat SMA Dengan OM Duda

Terpaksa Menikah Saat SMA Dengan OM Duda
BAB 24


__ADS_3

Di sore ini Naura telah bersiap untuk bertemu dengan Kenzo di Danau. Dan Naura sudah mengabari Kenzo, bahwa meminta untuk langsung bertemu di sana saja. Karena Naura kesana tentu akan bersama sang suami.


"Ayo kita berangkat. Kamu jangan cantik-cantik gini dong, nanti yang ada tuh bocah makin tambah suka ke kamu," ujar Reno kepada Naura yang padahal hanya memakai bedak bayi dan sedikit polesan lipstik.


"Masa, sih," balas Naura dengan heran.


"Iya, karena istri aku emang udah cantik dari sana nya," jawab Reno yang membuat Naura langsung mencubit gemash pinggang sang suami.


Kini kedua nya keluar dari kamar, dan setelah berada di lantai bawah, mereka berpapasan dengan Agnes.


"Mau kemana, Kak?" tanya Agnes kepada Reno yang sudah terlihat keren dengan pakaian casual nya.


"Kakak mau jalan-jalan sore. Kamu mau ikut?" tanya Reno.


"Enggak," balas cuek Agnes.


"Yaudah. Ayo sayang." Reno kembali menggenggam tangan Naura, dan mereka berjalan meninggalkan Agnes yang masih mematung disana.


"Ihh... sebel deh, sekarang Kak Reno bener-bener berubah semenjak udah nikah sama si Naura," kesal Agnes yang merasa Reno kini berbeda kepada nya.


Setelah menempuh perjalanan hampir 40 menit lamanya, kini mereka tiba di Danau yang di maksud Kenzo. Terlihat Danau itu sangat sepi dan memang jarang ada yang kesini, karena Danau ini cukup jauh dan tersembunyi.


Naura turun duluan dari mobil, lalu berjalan menghampiri Kenzo yang sedang duduk di hamparan rumput hijau dengan menghadap ke arah Danau.


"Kenzo," panggil Naura yang membuat Kenzo menoleh ke arah nya.


"Sayang," ucap Kenzo dengan wajah yang terlihat bahagia. Dan langsung berdiri menghampiri Naura dan akan memeluk nya. Tapi ketika melihat Reno, Kenzo mengurungkan niat nya.


"Kamu dianter sama Om kamu?" tanya Kenzo.


"Bukan hanya mengantar, tapi saya akan menemani nya," jawab Reno penuh wibawa.


"Oh iya, Om," balas Kenzo dengan sopan, walaupun dalam hati nya ia merasa kesal, karena tentu ia tidak akan leluasa ketika di pantau oleh Reno yang di ketahuinya adalah Om Naura.


"Kita nyari tempat yang lebih pas yuk," ajak Kenzo yang menggenggam tangan Naura. Dan Naura pun mengikuti langkah Kenzo meninggalkan Reno yang masih mematung disana.

__ADS_1


"Kenapa Naura seperti lupa sama suami nya," ucap Reno yang akhirnya menyusul sang istri.


Kenzo dan Naura duduk di hamparan rumput hijau dan di bawah pohon besar, tidak jauh dari tempat tadi.


Reno juga langsung ikut duduk bersama kedua nya. Dan Reno duduk di sebelah Naura.


Kenzo merasa risih, karena Reno seperti tidak memberikan kesempatan untuk dirinya berduaan dengan Naura.


"Om, apa Om gak berlebihan, ya. Saya gak bakal ngapa-ngapain kok, jadi saya rasa Om tidak perlu se-khawatir itu kepada Naura," ucap Kenzo dengan berani, karena ia sudah merasa kesal dengan Reno.


"Mau ngapa-ngapain, mau enggak, saya akan tetap berada di samping Naura," balas Reno dengan santai, dan Kenzo pun tidak ingin menyauti nya lagi.


"Aduh, kok jadi gini, sih." ucap Naura dalam batinnya.


Kini Kenzo menggenggam tangan Naura, yang membuat Reno merasakan panas karena terbakar api cemburu ketika melihat itu.


"Jangan pegang-pegang, kalian bukan muhrim," ucap Reno, lalu Naura pun melepaskan tangan nya dari Kenzo.


"Sayang, aku rindu sama kamu. 3 hari gak ketemu udah kayak 3 tahun aja," ungkap Kenzo kepada Naura.


"Kamu kenapa jarang ngabarin aku?" tanya Kenzo kepada Naura.


"Aku sekarang jarang pegang ponsel," jawab bohong Naura.


"Kenapa pake mau kencing segala sih, kalau nanti gue pergi, pasti nih bocah bakal macem-mecem," ucap Reno dalam batin nya.


"Naura, saya mau nyari toilet dulu. Kamu hati-hati. Dan ingat, jangan macem-macem." Reno sudah tak kuat lagi untuk menahan nya, hingga akhirnya ia memilih untuk segera ke toilet yang mungkin harus di cari nya dulu, karena disana tentu tidak ada toilet umum.


"Iya Om," balas Naura.


Ketika Reno telah pergi meninggalkan nya, kini Kenzo merasa seperti di ulang tahun kan. Dan ia kembali menggenggam tangan Naura sembari menatap lekat wajah cantik gadis itu.


"Apa kamu gak rindu aku, Nau?" tanya Kenzo.


"Aku rindu kok," balas Naura sembari menatap wajah tampan kekasih nya.

__ADS_1


"Terus, kenapa sikap kamu akhir-akhir ini beda ke aku?" tanya Kenzo dengan wajah yang terlihat sendu.


"Udah aku bilang, aku jarang pegang ponsel, Ken," jawab Naura.


"Coba panggil aku dengan sebutan sayang, aku rindu panggilan itu, Nau," ujar Kenzo.


"Sayang," panggil Naura yang membuat Kenzo tersenyum manis, lalu ia semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Naura, hingga akhirnya Kenzo langsung meraup bibir candu kekasih nya itu. Tidak ada penolakan apapun dari Naura, karena ia juga memang rindu kepada Kenzo.


Ketika mereka masih saling m*lum*t satu sama lain, Reno yang baru saja kembali, mata nya langsung terbelalak, dan ia juga merasakan sakit hati yang luar biasa ketika melihat pemandangan itu.


"Naura!" panggil Reno dengan tegas, yang membuat keduanya memberhentikkan lum*t*n nya.


Naura tiba-tiba gugup, dan ketika melihat wajah suami nya yang sudah terlihat merah padam, ia langsung berdiri dan menghampiri suami nya itu.


"Si*lan lo, berani-berani nya lo cium*an sama Naura," ucap lantang Reno dengan menyeringai, lalu ia berjalan menghampiri Kenzo, dan langsung melayangkan bogeman mentah kepada pemuda itu.


"Emang nya kenapa? Lagian itu masih wajar-wajar aja, dan selama pacaran sama Naura, saya gak pernah melakukan hal lebih dari itu," ujar Kenzo kepada Reno. Dan Naura hanya mematung menyaksikan itu, karena ia cukup terkejut dengan apa yang telah terjadi.


"Mulai detik ini hubungan kalian berakhir!" tegas Reno yang langsung pergi meninggalkan Kenzo dan Naura.


Naura dengan cepat berlari kecil untuk menyusul sang suami yang terlihat begitu marah besar.


"Om, tunggu!" teriak Naura kepada Reno yang sedari tadi terus berjalan tanpa menghiraukan seruan nya.


"Aww." Naura tersandung dan membuat dirinya terjatuh. Ketika mendengar ringisan istrinya, Reno kini melihat ke belakang, dan ia terkejut ketika melihat Naura sedang terduduk sambil memegangi kaki nya.


Dengan cepat Reno berjalan menghampiri Naura, dan ia langsung menggendong ala bridal style istri nya itu, tapi tanpa sepatah kata yang keluar dari bibir nya.


Ketika berada di gendongan Reno, Naura menatap lekat wajah sang suami yang terlihat muram. Dan Naura pun kini merasa bersalah kepada Reno.


Kenzo yang melihat Naura di gendong Reno, ia sekarang merasa ada aneh dengan kedua nya.


"Kenapa tatapan Naomi ke Om nya kayak beda banget ya, terus kenapa Om Reno sampai segitu nya sama Naomi," ucap Kenzo dengan wajah yang terlihat heran.


Hallo, guys. Aku sekarang bakal update di setiap pukul 18:30, ya. Jangan lupa tunggu updatean setiap hari nya, jangan lupa juga buat like dan ulas cerita nya. Salam buat para Readers tersayang🤗

__ADS_1


__ADS_2