
"Apakah huruf A itu benar adalah kamu Alisha, benarkah kamu orangnya dan Alisha yang mama bilang itu juga kamu orangnya. Terus apa alasannya kamu mengatakan sebelumnya kita tidak pernah saling mengenal, benarkah karena kamu kecewa padaku tapi kenapa, apakah kita benar mempunyai suatu hubungan oleh karena itu kamu...."Batin Veron.
Glekkkk....
"Apakah kita benar mempunyai suatu hubungan oleh karena itu kamu bohong pada ku karena aku telah mengecewakan mu dan sekarang aku adalah calon tunangan Rosalie,Alisha."Batin Veron.
"Tetapi kenapa ya wanita itu sepertinya tidak pernah datang mencari mu, Veron"
"Mungkin pernah,, hanya saja mungkin saat itu karena Veron masih di luar negeri untuk memulihkan lukanya jadi wanita itu tidak dapat mencari Veron beberapa kali dan akhirnya ia menyerah,apalagi sudah dua tahun Veron berada di luar negeri dan baru saja pulang dari luar negeri.Selama dua tahun ini wanita itu tidak dapat mencari mu dan tidak ada kabar dari mu sama sekali,menurut mu apa yang akan di pikirkan oleh wanita itu."
"Ada benarnya juga,selama dua tahun ini mungkin baginya kamu hilang bak di telan bumi.
"Juga mungkin merasa kamu telah mempermainkan perasaannya karena kamu hilang begitu saja."
"Jadi wanita itu tidak ingin mencari mu lagi."
Glekkkk.. Tiba-tiba kata-kata Tommy dan Annita waktu itu terngiang di telinga Veron lagi dan tiba-tiba kata Alisha saat mereka pertama kali berkenalan di cafe waktu itu pun terngiang di telinga Veron dan itu membuat Veron yakin bahwa Alisha membohonginya sebelumnya mereka tidak saling kenal.
"Sebelum kamu menjadi kekasih Rosalie apakah kamu pernah mempunyai mantan kekasih dan jika ada apakah kamu sudah benar-benar putus hubungan dengannya."
Sekali lagi kata-kata Alisha itu terngiang di telinga Veron lagi.
"Sebelum kamu menjadi kekasih Rosalie apakah kamu pernah mempunyai mantan kekasih dan jika ada apakah kamu sudah benar-benar putus hubungan dengannya."
"Veron..."Panggil Rosalie menggoyangkan bahu Veron karena sedari tadi Veron tidak mendengar apa yang Rosalie bicarakan.
"Eh..Ya..."Ucap Veron akhirnya sadar dari lamunannya.
"Kamu kenapa, sedari tadi aku bicara dengan mu kamu tidak menjawab ku dan aku memanggil mu pun kamu tidak menjawabnya ,apa yang sedang kamu pikirkan atau kamu mengingat sesuatu lagi."Ucap Rosalie.
"Maaf Ros...Aku..Aku merasa sedikit pusing jadi ingin istirahat sebentar di sini, kamu pulang lah dulu,aku tidak apa-apa sendiri di sini setelah merasa lebih aku bisa pulang sendiri."
"Biarkan aku di sini temani kamu , Veron."
"Tidak apa-apa, kamu pulang lah dulu,, Aku tidak mau kamu merasa bosan di sini temani aku,Ros."
"Tidak apa-apa,Veron.Aku tidak bosan kok temani kamu di sini."
"Ros...Yang patuh ya.. Kalau tidak,, baiklah aku izin pulang saja sekarang dan istirahat di rumah saja."
"Oke..Oke...Aku pulang dulu..Nanti saat kamu sudah pulang ke rumah jangan lupa hubungi aku."Ucap Rosalie dan di angguk oleh Veron.
"Baiklah..Kalau begitu aku pergi dulu.Kamu istirahat lah.."Ucap Rosalie lagi dan di angguk oleh Veron lagi lalu Rosalie pun segera pergi dari sana.
__ADS_1
"Aku akan mencari mu dan bertanya pada mu,Alisha."Batin Veron.
*
"Alisha.."Panggil Veron yang sedari tadi sudah menunggu Alisha pulang kerja di tempat parkiran.
"Pak Veron."Ucap Alisha.
"Panggil saya Veron saja,tidak perlu begitu formal lagian sekarang juga sudah waktunya pulang kerja."Ucap Veron.
"Hmm.. Bisakah kamu ikut dengan ku, Alisha.Ada hal yang ingin aku bicara dengan mu."Ucap Veron lagi.
"Ingin bicara apa."
"Tentang kita.."Ucap Veron membuat Alisha berdiri diam menatap Veron dengan terkejut.
Glekkkk....
"Apakah Veron sudah ingat siapa aku."Batin Alisha.
"Alisha..."Panggil Veron.
"Hm..Maaf Pak Veron,saya.."Jeda Alisha karena Veron memotong perkataannya.
"Bu-bukan begitu..Saya..."Jeda Alisha lagi karena Veron memotong perkataannya lagi.
"Kalau begitu ikutlah dengan ku."Ucap Veron lalu Veron pun langsung menarik tangan Alisha menuju ke mobilnya.
"Masuk lah.."Ucap Veron lagi membukakan pintu mobilnya untuk Alisha.Akhirnya Alisha pun masuk ke dalam mobil Veron.
Di dalam mobil Veron dan Alisha sama sekali tidak ada yang membuka suara, mereka berdua tenggelam dalam pikiran masing-masing.
Duduk di dalam mobil hanya berduan dengan Veron saja membuat Alisha merindukan hal itu.Lalu tiba-tiba Alisha meneteskan air matanya dan dengan cepat Alisha menghapus air matanya itu dengan memalingkan wajahnya ke arah samping jendera mobil.Sayangnya hal itu malah sempat di lihat oleh Veron.
"Kenapa kamu nangis, Alisha.Apa ada sesuatu yang membuat mu sedih,apa itu, Alisha."Batin Veron.
Tidak berselang lama Veron dan Alisha sampai di sebuah cafe dan sekarang di sinilah mereka berdua, di dalam cafe yang waktu itu mereka berdua bertemu kembali, bersama dengan Rosalie juga.
"Kamu ingin memesan apa Alisha."Tanya Veron tanpa menatap Alisha karena Veron sedang melihat buku menu yang ada di tangannya.
"Aku ingin lemon tea dan Soto ayam."Ucap Alisha.
"Kalau begitu saya samakan saja."Ucap Veron pada waitress yang sedang mencatat pesan mereka.
__ADS_1
"Baik Pak,Bu.. Silakan tunggu sebentar."Ucap waitress itu lalu pergi dari sana.
"Boleh saya bertanya."Ucap Veron.
"Hm..Ya.. Silakan."
"Kenapa kamu suka minum lemon tea."Tanya Veron mungkin ada suatu sebab membuat Alisha suka minum lemon tea mengingat ia pun juga suka minum lemon tea karena suatu sebab.
"Hanya suka begitu saja."Ucap Alisha dengan singkat dan di mangut oleh Veron.
"Apakah tidak ada maksud tertentu yang membuat mu menyukai minum lemon tea."Tanya Veron membuat Alisha mengeryitkan keningnya dengan bingun.
"Memangnya ada maksud apa,, Saya suka minum lemon tea karena rasanya memang enak, hanya begitu saja kok."Ucap Alisha lagi.
"Permisi,,"Ucap waitress mengatar dua gelas lemon tea Veron dan Alisha.
"Silakan Pak,Bu.."Ucap waitress itu setelah meletakkan dua gelas minuman lemon tea di meja mereka berdua.
"Saya kirain mungkin ada seseorang gitu membuat kamu menyukai minum lemon tea itu."Ucap Veron mulai memancing Alisha.
"Ngak kok,, malah karena saya seseorang yang jadi suka minum lemon tea, padahal sebenarnya ia takut rasa asem dari lemon itu ada di dalam tea itu."Ucap Alisha tanpa sadar.
"Ya..Saya juga takut rasa asem pada lemon itu ada di dalam tea itu.Tapi entah kenapa akhirnya saya memberanikan diri untuk minum lemon tea itu,, seperti ada suatu kebiasaan saya selalu memilih minuman itu saat sedang makan di luar padahal saya takut rasa asemnya di dalam tea itu."Ucap Veron menatap Alisha karena Veron ingin melihat reaksi Alisha seperti apa.
Alisha yang mendengar Veron berkata seperti itu ia pun jadi sadar sepertinya ia salah mengucapkan sesuatu dan akhirnya bisa membuat Veron mengingat masa lalunya ,lalu Alisha pun memilih diam sejenak sambil minum lemon tea nya.
"Benarkah begitu, kebetulan sekali ya.."
Ucap Alisha setelah ia terdiam sejenak dengan tersenyum lebar.
Veron yang melihat Alisha salah tingkah ia semakin yakin wanita yang selalu muncul dalam mimpinya itu adalah Alisha.
"Permisi.."Ucap waitress yang tadi mengatar minuman pada Alisha dan Veron.
"Silakan Pak,Bu. "Ucap waitress itu setelah meletakkan dua mangkok soto ayam dan pergi dari sana.
"Silakan Pak Veron."Ucap Alisha mempersilakan Veron makan lalu dengan reflesk Alisha mengambil sambal yang ada di meja itu meletakkan sedikit jauh dari veron.Tetapi saat Veron ingin mengambil sambal itu Alisha mencegahnya dan berkata "Kamu tidak boleh makan sambal terlalu banyak nanti lambungmu kambuh..Tapi kalau mau biarkan aku ambilkan sedikit untuk mu saja."Ucap Alisha tanpa sadar kalau ia masih ingat Veron mempunyai sakit lambung dan tidak boleh makan terlalu pedas, lalu Alisha pun memasukkan sedikit sambal kedalam soto Veron . Padahal tidak ada yang tau kalau Veron mempunyai sakit lambung selain kedua orang tuanya bahkan Rosalie pun tidak pernah tau,lalu Alisha tau dari mana jika Veron mempunyai sakit lambung.
.
.
Hayoooo apakah Veron akan mengingat sesuatu lagi atau mungkin Veron tiba-tiba sudah mengingat semuanya ketika mendengar Alisha berkata begitu.. Tunggu Ep selanjutnya ya kakak reader..😁
__ADS_1