Tetaplah Begini Jangan Berubah Lagi

Tetaplah Begini Jangan Berubah Lagi
EP 16 Keputusan Veron


__ADS_3

"Alisha.. Kemarilah ada hal yang ingin aku bicara pada mu."Ucap Fendy yang baru sampai di perusahaannya dan memanggil Alisha masuk ke dalam ruangannya.


"Baik Pak.."Ucap Alisha dengan formal jika berada di dalam waktu kerja.


"Bersiap-siap lah besok pagi kita akan berangkat ke Surabaya dan mungkin menginap di sana selama beberapa hari sampai masalahnya selesai."Ucap Fendy.


"Apa yang telah terjadi di cabang sana,Pak."Tanya Alisha sangat terkejut dengan apa yang Fendy katakan barusan.


"Gedung yang perusahaan kita bangun itu terjadi kerobohan..Ada beberapa pekerja mengalami kecelakaan dan ada yang meninggal juga."Ucap Fendy pusing dengan masalah yang terjadi pada cabang perusahaannya di kota Surabaya.


"Apa,,kenapa bisa. Bukankah selama ini kita selalu menggunakan bahan yang berkualitas tinggi lalu apa penyebabnya yang membuat gedung itu roboh."Tanya Alisha tidak mengerti.


"Aku belum tau dengan jelas, oleh karena itu bersiap-siap lah besok pagi kita segera berangkat ke sana ."Ucap Fendy.


"Baik Pak."Ucap Alisha lalu segera keluar dari kantor Fendy dan mempersiapkan beberapa dokumen penting untuk cabang perusahaan yang ada di kota Surabaya sana.


*


Sudah 10 hari Alisha dan Fendy berada di Surabaya dan masalah yang di alami cabang perusahaan Fendy pun sudah selesai seperti dugaan Fendy ada yang main-main di belakangnya dan orang itu sudah di tangkap oleh polisi.


Saat Fendy tau siapa orang itu Fendy sangat geram pada orang itu yang ternyata adalah manager keuangan cabang perusahaanya.Jika waktu itu Alisha tidak mengikuti Fendy ke kantor polisi melihat siapa pelakunya dan tidak menahan Fendy mungkin Fendy sekarang sudah masuk penjara atas pembunuhan orang itu.Bukan karena uang yang di korupsi oleh orang itu membuat Fendy sangat murka atau nama perusahaannya yang tercoreng oleh orang itu,tetapi ada tiga pekerjanya meninggal atas kecelakaan itu dan beberapa pekerja lain mengalami luka parah karena orang itu mengganti bahan kuliatas bagus yang biasa perusahaanya gunakan dengan bahan kualitas rendah.Oleh karena itu Fendy merasa orang itu sangat tidak berkeprimanusian yang hanya mementingkan kekayaannya sendiri dari pada nyawa yang orang lain miliki jadi ya begitulah Fendy sangat tidak bisa mengontrol dirinya untuk tidak menghajar orang itu.


Sedangkan di posisi lain Rosalie yang sedang berada di perusahaan Veron menunggu Veron makan siang bersamanya tiba-tiba merasa sudah lama tidak berkomunikasi dan bertemu dengan Alisha ,lalu Rosalie pun menghubungi Alisha melalui video call.Tetapi sayang nya yang menjawab panggillan telepon darinya adalah Fendy.


"Loh..Kok kamu yang mengakat panggillan telepon dari ku ,Fendy. Alisha mana."Tanya Rosalie yang sudah mengingat siapa Pak Tua yang waktu itu Alisha tanya balik padanya.Karena Rosalie sudah lama tidak bertemu dengan teman kecil Alisha itu juga selama ini Rosalie tinggal di luar negeri membuat Rosalie hampir tidak mengenal Fendy ,di tambah lagi Fendy sekarang kelihatannya lebih tampan dari sebelumnya.

__ADS_1


Veron yang sedang duduk di kursi kebesarannya mendengar Rosalie yang berbicara dengan Fendy yang mengakat panggillan telepon darinya memakai ponsel Alisha, wajahnya yang tadi sedang fokus membaca dokumen yang ada di tangannya menjadi sedikit berubah.


"Alisha sedang istirahat,Rosalie.Badannya lagi kurang fit."Ucap Fendy.


Veron yang juga bisa mendengar suara Fendy di seberang sana mendengar Alisha lagi kurang fit Veron pun menghentikan aktivitasnya yang sedang membaca dokumen yang ada di tangannya itu karena Veron sudah tidak fokus lagi untuk membaca dokumen yang ada di tangannya itu.


"Alisha kurang fit,sakit apa, apakah Alisha kecapetan,Fendy."Tanya Rosalie dengan nada khawatir.


"Bukan, Alisha demam, sudah dua hari dia demam,Ros."Ucap Fendy di seberang sana.


"Kamu ada bawa dia ke dokter."


"Ada.. Tadi dokter baru ke sini memeriksanya lagi.Demamnya juga sudah turun kok dan sekarang Alisha sedang istirahat."


"Pasti kamu memberikan ia banyak kerjaan sampai ia kecapetan lalu sakit,kejam amat kamu jadi Boss nya ,Fendy."


"Ck..Rembulan hati..Mual aku dengarnya."Ucap Rosalie membuat Fendy tidak bisa menahan tawa nya di seberang sana.


"Tapi kalian sekarang di mana..Kok Aku merasa itu bukan di kamar Alisha."Ucap Rosalie lagi.


"Kami sekarang di hotel,Ros."Ucap Fendy membuat Rosalie terkejut,oh.. Bukan Rosalie aja yang terkejut tetapi Veron pun langsung mendongakkan kepalanya yang tadi pura-pura membaca dokumen yang ada di tangannya, padahal sedari tadi Veron sama sekali sudah tidak fokus membaca dokumennya itu.


"Apa...Kalian..."Jeda Rosalie.


"Buang pikiran kotormu itu Rosalie,aku tau apa yang kamu pikirkan tapi itu tidak seperti yang ada di otak kotor mu itu."Ucap Fendy di seberang sana memotong perkataan Rosalie.

__ADS_1


"Aku dan Alisha sekarang lagi di Surabaya, sudah 10 hari kami di sini menyelesaikan masalah perusahaan ku yang mengalami masalah . Sebenarnya dua hari yang lalu kami sudah berencana pulang tetapi Alisha tiba-tiba kurang sehat jadi kami menginap beberapa hari lagi di sini."Jelas Fendy.


"Jadi selama dua hari ini kamu merawat Alisha di kamarnya."


"Ya lah...Kalau tidak nanti Alisha terjadi apa-apa gimana dong."


Glekkkk.. Mendengar Fendy berkata ia berada di kamar Alisha selama dua hari ini tanpa sadar Veron semakin mengeratkan kepalan tangannya sampai buku-buku jarinya memutih.


Setelah mendengar kata-kata Alisha waktu itu Veron sadar ia memang sangat egois dan sangat tidak adil bagi Rosalie yang mencintainya dengan tulus,sekarang Veron memang mencintai Rosalie tetapi semakin ke sini Veron semakin merasa ia dan wanita yang selalu muncul di dalam mimpinya itu yang Veron yakin wanita itu adalah Alisha sepertinya mempunyai suatu janji yang belum mereka selesaikan.Veron sangat ingin tau apa itu tetapi Veron yakin jika ia bertanya langsung pada Alisha, Alisha pasti tidak akan memberitahukan kepadanya.


Veron juga sadar memang dari awal tidak seharusnya ia mencoba menerima perasaan Rosalie walaupun Rosalie tidak keberatan dengan semua kejujurannya dan Veron yang masih berharap bisa mengingat siapa wanita itu, karena bagaimana pun Rosalie adalah orang yang paling tersakiti di antara mereka bertiga nanti jika Veron sudah mengingat siapa wanita itu yang mungkin Veron sangat mencintai wanita itu lebih dari mencintai Rosalie.Jadi oleh karena itu semalaman Veron memikirkan semuanya itu ia pun akhirnya memutuskan untuk memberi pengertian pada Rosalie dengan keputusannya yang sudah ia pikirkan sebelum ia sudah mengingat semuanya nanti atau mungkin ia tidak akan mengingat semuanya dan agar Rosalie pun tidak tersakiti lebih dalam lagi karena dirinya atau Veron memang akan menjadi pria brengsek yang Alisha katakan waktu itu.


Juga oleh karena itu siang ini Rosalie berada di perusahaan Veron menunggu Veron menyelesaikan pekerjaannya lalu makan siang bersama dan Veron akan mengatakan hal yang sudah ia pikirkan semalaman.


"Kamu gak lakukan apa-apa sama Alisha Kan,Fendy.Awas kalau kamu macam-macam, Fendy."


"Astagaaa,, Rosalie otak mu ini kayaknya memang harus di bersihkan biar gak pikir yang kotor-kotor mulu."Ucap Fendy kesal di seberang sana.


"Ya mana tau kan."Ucap Rosalie membuat Fendy menggelengkan kepalanya.


"Alisha,kamu sudah bangun."Ucap Fendy di seberang sana melihat Alisha sudah bangun dari istirahatnya.


.


.

__ADS_1


Maaf ya baru update, soalnya dari Semalam sinyal tidak bersahabat... Padahal semalam mau up 2 Bab deh...


__ADS_2