
"Benarkah wanita itu adalah kamu Alisha.Kenapa kamu menutupi semua itu Alisha,jika Veron tidak mengingat semuanya dan aku tidak mendengar semua apa yang Veron katakan kepada mu tadi apakah kamu akan menutupi itu selamanya."Tanya Rosalie pada Alisha yang hanya diam menundukkan kepalanya, karena memang seperti itulah yang akan Alisha lakukan.
Melihat Alisha hanya diam menundukkan kepalanya Rosalie sudah tau Alisha pasti akan melakukan apa yang barusan ia katakan.Lalu tanpa banyak berkata lagi Rosalie pun membalikkan badannya dan hendak pergi dari sana.Rosalie tau Alisha melakukan itu karena tidak ingin menyakitinya ,lagi pula Veron juga tidak mengingat apa-apa tentang mereka berdua.
Rosalie tidak marah pada Alisha tetapi Rosalie kecewa pada Alisha karena Alisha menutupi hal ini padanya.Karena mereka berdua sudah janji tidak akan saling menutupi apa pun jika ada hal yang mengganggu pikiran mereka atau ada masalah yang mereka berdua hadapi oleh karena itu Rosalie selalu menceritakan kepada Alisha apa yang yang mengganggu pikirannya dan apa yang ia alami tetapi ternyata Alisha tidak seperti dirinya akan menceritakan semua masalahnya pada Rosalie.
"Rosalie.."Panggil Alisha lagi dan hendak mengikuti langkah Rosalie tetapi Veron menahannya dengan memegang lengannya dari arah belakang Alisha.
"Biar Rosalie tenangkan diri,dia butuh waktu untuk menerima semua ini."Ucap Veron tetapi dengan pelan Alisha melepaskan tangan Veron dan menggelengkan kepalanya.
"Rosalie sedang tidak baik-baik,aku khawatir dengannya."Ucap Alisha tanpa menatap ke arah Veron.Lalu Alisha pun melanjutkan langkahnya tetapi Rosalie sudah masuk ke dalam lift lalu Alisha dengan cepat menekan lift yang di sebelah.
Setelah sampai di tempat parkiran Alisha melihat mobil Rosalie baru saja keluar dari area apartmentnya lalu dengan cepat Alisha meminta Veron mengikuti mobil Rosalie karena Alisha tidak membawa kunci mobilnya tadinya.
*
"Tenang lah ,Ros.. Kamu tidak akan kehilangan Veron, percaya padaku ,hm..Aku yakin wanita itu tidak akan kembali bersama Veron lagi, tenang lah..."
"Apa maksud mu berkata begitu, Alisha.Apakah kamu tidak ingin kembali bersama Veron lagi dan apakah itu karena aku atau karena kamu memang sudah tidak mencintai Veron lagi."Batin Rosalie di dalam mobilnya yang tiba-tiba mengingat kata Alisha waktu itu.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan.Aku sangat mencintai Veron,aku juga sangat takut kehilangan, Veron.Tetapi aku juga tidak ingin menyakiti perasaan Alisha dengan merebut Veron darinya bagaimana pun kami adalah sahabat.Alisha,aku tidak tau pasti alasan mu menutupi semuanya itu tetapi aku tetap berharap kamu tidak mencintai Veron dan tidak ingin kembali bersama Veron lagi seperti apa yang kamu katakan waktu itu."Batin Rosalie lagi.
Tidak berselang lama mobil Rosalie terpakir di sebuah area club malam,lalu Rosalie pun dengan santai berjalan Masuk ke dalam club malam itu.
Alisha dan Veron yang tadi mengikuti mobil Rosalie dari belakangnya pun ikut memarkirkan mobilnya di area parkiran club malam itu.
__ADS_1
"Club malam, bagaimana bisa Rosalie datang ke sini ."Gumam Alisha yang masih bisa di dengan oleh Veron.
"Tidak..Aku harus bawa Rosalie pergi dari sini."Ucap Alisha dan segera turun dari mobil Veron dan masuk ke dalam club malam itu.
"Alisha,, Tunggu."Panggil Veron agar Alisha tidak masuk terlebih dahulu karena Veron sangat tau tempat ini seperti apa.
Sebelum masuk ke dalam sana tiba-tiba ada seorang pria menahan Alisha masuk ke dalam sana.
"Hai..Cewek, sendirian.."Tanya seorang laki-laki yang tiba-tiba menahan Alisha dengan memegang pergelangan tangan Alisha yang hendak masuk ke dalam club itu mencari Rosalie.
Alisha yang melihat pria asing yang tiba-tiba memegang pergelangan tangannya menahan langkahnya masuk ke dalam club itu ia pun menjadi ketakutan dan segera melepaskan tangannya dari tangan pria asing itu.Lalu tiba-tiba pria itu mendapat serangan mendadak dari Veron hingga pria asing itu melangkah mundur ke belakang beberapa langkah akibat dapat serangan dari Veron yang tiba-tiba.
"Jangan sembarangan menyetuh Wanita ku, brengsek."Umpat Veron menatap tajam pria asing itu lalu merangkul Alisha ke dalam pelukannya.
"Berhenti.."Teriak penjaga pintu club malam itu yang baru saja datang entah dari mana.
"Kalian jangan coba-coba membuat onar di depan club ini, jika tidak jangan salahkan kami bertindak kasar pada kalian..Pergi..."Ucap pria penjaga pintu club malam itu.
"Maaf Pak,saya tidak akan membuat onar jika pria itu tidak macam-macam pada wanita saya."Ucap Veron.
"Iya Pak,maaf..Kami ke sini hanya ingin bertemu dengan teman kami."Timpa Alisha.
"Baiklah kalau begitu silakan masuk tetapi jika kalian berani membuat onar di dalam maka jangan salahkan kami bertindak kasar pada kalian."Ucap Pria penjaga pintu club malam itu.
"Baik Pak, terima kasih."Ucap Alisha segera menarik Veron masuk ke dalam club itu mencari keberadaan Rosalie.Sedangkan pria asing yang tadi menahan langkah Alisha itu pun segera pergi dari sana.
__ADS_1
"Hai.. Cantik, sendirian."Tanya seorang pria asing menyapa Rosalie yang sedang duduk sendirian di sana.Tetapi Rosalie tidak memggubrisnya.
"Dih...Sombong kali sich,cantik."Ucap pria asing itu lagi.
"Ayolah..Mari kita bersenang-senang bersama di sini.Bukankah ini memang tempat untuk bersenang-senang,hm."Ucap Pria itu merangkul bahu Rosalie.
"Lepaskan tangan kotor mu dari bahu ku, brengsek."Umpat Rosalie menepis kasar tangan pria itu.Tetapi pria itu bukannya marah karena Rosalie menepiskan tangannya dengan kasar,pria itu semakin jadi dan kali ini pria itu merangkul pinggang Rosalie dengan erat dan Rosalie kesulitan melepaskan tangan pria asing itu .
"Lepaskan,,bangsat."Umpat Rosalie berusaha melepaskan rangkuhan pria itu di pinggangnya.
"Jangan marah cantik, ayokk kita bersenang-senang."Ucap pria itu yang hendak mencium pipi Rosalie lalu dengan sekuat tenaga Rosalie mendorong pria asing itu, akhirnya pria asing itu jatuh dari tempat berdirinya.
"Sialan..Berani sekali kamu mendorongku sampai jatuh, ******."Umpat pria itu.Lalu Rosalie merasa keadaan sudah tidak baik-baik ia pun segera membayar uang kepada penjaga meja bar itu dan hendak segera pergi dari sana tetapi pria itu malah menahannya.
"Mau pergi,heh.."Ucap pria itu lalu menarik Rosalie pergi dari sana tetapi Rosalie berusaha melepaskan tangan pria itu.Jangan bertanya kenapa dalam keadaan seperti ini tidak ada yang membantu Rosalie,karena di dalam club itu memanglah seperti itu tidak ada yang akan ikut campur tangan dengan apa yang akan terjadi di antara pria dan wanita bahkan di dalam club itu ada beberapa wanita yang sudah setengah terlanjang masih melayani pria-pria yang bersama mereka bahkan orang-orang yang ada di club itu pun tidak segan-segan bercinta dengan terbuka di sana.Kecuali keadaan semakin risuh barulah para penjaga sana akan turun tangan.
Alisha yang melihat beberapa wanita yang sudah setengah terlanjang melayani para pria itu dan ada beberapa pasangan juga sedang bercinta di sana membuat Alisha merasa sangat menjijikkan begitu juga dengan Veron.Lalu tiba-tiba mata Alisha melihat di depan sana di mana Rosalie sedang di tarik oleh seorang pria asing.
"Rosalie.."Ucap Alisha dan langsung berlari ke depan sana.Veron yang tadi belum menyadari keberadaan Rosalie, melihat Alisha tiba-tiba lari ke depan sana ia pun sangat terkejut melihat Rosalie sedang di tarik oleh seorang pria di depan sana,lalu dengan cepat Veron pun berlari ke depan sana.
.
.
Note : Maaf ya reader, sekarang author up nya di waktu yang tidak menentu ya karena sinyal sering lelet .Jadi maaf kalau Author lambat up..🙏
__ADS_1