
"Silakan Pak Veron."Ucap Alisha mempersilakan Veron makan lalu dengan reflesk Alisha mengambil sambal yang ada di meja itu meletakkan sedikit jauh dari veron.Tetapi saat Veron ingin mengambil sambal itu Alisha mencegahnya dan berkata "Kamu tidak boleh makan sambal terlalu banyak nanti lambungmu kambuh..Tapi kalau mau biarkan aku ambilkan sedikit untuk mu saja."Ucap Alisha tanpa sadar kalau ia masih ingat Veron mempunyai sakit lambung dan tidak boleh makan terlalu pedas, lalu Alisha pun memasukkan sedikit sambal kedalam soto Veron . Padahal tidak ada yang tau kalau Veron mempunyai sakit lambung selain kedua orang tuanya bahkan Rosalie pun tidak pernah tau,lalu Alisha tau dari mana jika Veron mempunyai sakit lambung.
"Kamu tidak boleh makan sambal terlalu banyak nanti lambungmu kambuh..Tapi kalau mau biarkan aku ambilkan sedikit untuk mu saja."
Sekali lagi Veron tiba-tiba mengingat kembali kata itu lagi , karena Veron merasa sangat akrab dengan kata yang Alisha ucapkan barusan dan dalam pikirannya ada sebuah bayangan yang menari di kepalanya.Apalagi tadi Alisha mengatakan 'Aku' bukan 'Saya'
"Kamu tidak boleh makan sambal terlalu banyak nanti lambungmu kambuh..Tapi kalau mau biarkan aku ambilkan sedikit untuk mu saja."
"Pak Veron.."Panggil Alisha ketika melihat Veron sepertinya tidak baik-baik saja.
"Alisha, saya tiba-tiba merasa kepala saya sedikit pusing, apakah kamu mempunyai minyak angin."Tanya Veron yang sebenarnya memang begitu kepalanya tiba-tiba merasa pusing hanya saja meminta minyak angin dengan Alisha itu tiba-tiba saja ide itu terpikirkan Veron agar ia bisa memastikan wanita yang selalu muncul di dalam mimpinya itu adalah Alisha.
"Ada.."Ucap Alisha lalu Alisha pun membuka tas nya dan hendak mengambil minyak angin untuk Veron.Tetapi saat Alisha hendak mengeluarkan minyak angin itu tiba-tiba Alisha diam membeku karena Alisha tiba-tiba ingat Rosalie pernah cerita kepadanya Veron mengingat tentang minyak angin yang ia belikan pada Veron waktu itu.
Sesaat kemudian Alisha pun kembali pura-pura mencari minyak angin di dalam tas nya lagi.
"Mana Ya..Kok gak ada.."Alisha pura-pura bergumam.
"Maaf Pak Veron, sepertinya minyak anginnya saya ketinggalan entah di rumah atau di kantor..Hmm...Atau kamu tunggu di sini sebentar mungkin di dekat sini ada market yang menjualnya."Ucap Alisha.
Lalu tanpa berkata Veron langsung beranjak dari tempat duduknya dan mengambil tas Alisha yang ada di samping Alisha.Veron tau Alisha sedang membohonginya karena tadi Veron pun sempat melihat Alisha sepertinya sudah ingin mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya dan Alisha juga tiba-tiba terdiam sejenak seperti memikirkan sesuatu, oleh karena itu dengan lancang Veron mengambil tas Alisha mencari minyak angin itu.
__ADS_1
"Pak Veron.."Teriak Alisha,belum sempat Alisha merebut tas nya kembali Veron sudah mengeluarkan minyak angin itu dari dalam tas Alisha lalu Veron pun mencari dua huruf yang ada di botol minyak angin itu dan ternyata ada tulisan VA di sana.
Ya..Setiap kali Alisha beli minyak angin itu Alisha pasti menulis dua huruf itu di botol minyak angin itu apalagi dua hari yang lalu Alisha baru memberinya karena yang kemarin punya Alisha memberikannya pada Annita.
Glekkkk ...
"V adalah Veron dan A adalah Alisha, benar kan Alisha.."Tanya Veron menatap Alisha dan menunjukkan dua huruf yang ada di minyak angin itu pada Alisha.
"Kenapa kamu bohong pada ku Alisha, kenapa kamu bohong pada ku mengatakan kita tidak pernah saling kenal sebelumnya.Kenapa Alisha..."Tanya Veron lagi.
Sedangkan Alisha hanya diam menatap Veron dengan wajah yang entah mempunyai arti seperti apa, karena Alisha tidak bisa memikirkan alasan untuk membohongi Veron lagi.
"Apakah dulu kita mempunyai hubungan yang dalam, Alisha.."Tanya Veron dan membuat Alisha yang masih menatap Veron dengan wajah terkejut.
"Awalnya aku melihat minyak angin ini di laci meja kerja ku,aku tidak merasakan apa-apa, tetapi ketika mama mengatakan ada seorang wanita memberikan ia minyak angin ini entah kenapa aku tiba-tiba merasa ada suatu dorongan untuk melihat sesuatu yang ada di botol minyak angin ini.Lalu ketika aku melihat dua huruf yang ada di sana tiba-tiba ada sebuah bayangan menari di kepala ku,aku sepertinya melihat tentang aku dan wanita itu yang mengatakan ini minyak angin special dan limited untukku.Tetapi sayangnya aku tetap tidak bisa melihat wajah wanita itu dengan jelas.."
"Katakan pada ku Alisha, apakah dulu kita mempunyai hubungan khusus, apakah dulu kita adalah sepasang kekasih..Jika iya kenapa kamu tidak mau mengakui ku..Apa karena selama dua tahun ini aku tidak pernah menghubungi mu sama sekali dan kamu merasa aku mengkhianati mu atau mempermainkan perasaan ku pada mu..Jawab aku Alisha."
"Maaf, dulu kita memang saling kenal tetapi saya bukan tidak mau mengakui kalau saya dan kamu dulu memang saling kenal karena kita hanya sekedar kenal saja, tidak lebih dari itu apalagi sampai mempunyai suatu hubungan.Jadi saya merasa tidak perlu mengatakan kalau kita dulu memang kenal apalagi kamu sekarang adalah seorang pengusaha dan saya hanya seorang karyawan biasa yang mencari rupiah di perusahaan orang jadi saya merasa tidak perlu mengatakan kalau kita memang saling kenal, lagian memangnya saya ini siapanya kamu,kita tidak pernah ada hubungan apa-apa dan dulu kita juga tidak dekat ."Ucap Alisha panjang lebar.Tapi apakah Veron percaya omong kosong Alisha itu,oh..Tidak... Veron sama sekali tidak percaya.
"Kamu bohong Alisha, kamu membohongi aku lagi.Aku yakin dulu kita pasti mempunyai suatu hubungan kan,ini buktinya Alisha.Aku ingat tentang minyak angin ini, Alisha."
__ADS_1
"Kamu tau ketika aku dekat dengan mu Aku selalu merasakan sesuatu yang entah apa itu aku sendiri pun tidak mengerti, tetapi setiap kali dekat dengan mu atau menatap mu atau berbicara dengan mu aku selalu merasa sesuatu yang sangat akrab dengan ku, membuat ku hampir mengingat sesuatu dan membuat ku semakin ingin berpikir keras dengan perasaan yang ku rasakan itu."
"Baiklah..Tidak apa jika kamu tetap tidak mengakui kalau kita memang mempunyai suatu hubungan , tapi tolonglah aku mengingatkan semua hal yang pernah kita lewati mungkin nanti aku juga bisa mengingat semua masa lalu ku yang lain."
"Maaf,pak Veron.Mungkin memang ada sesuatu yang ingin kamu ingat kembali setelah mengalami amnesia, tetapi maaf saya tidak bisa membantu mu mengingat sesuatu yang sudah kamu lupakan itu karena dulu kita tidak akrab dan kita juga tidak dekat apalagi selalu bersama jadi saya tidak pernah tau tentang kehidupan mu dulu seperti apa."Ucap Alisha berdusta lagi.
"Benarkah seperti itu."
"Tentu saja..."Ucap Alisha menyakinkan Veron.Tetapi tentu saja Veron tidak percaya begitu saja.
"Lalu ini apa..Kenapa di botol minyak angin ini ada tulisan VA seperti nama huruf depan ku dan nama huruf depan mu.Jangan bilang bukan hanya botol ini saja yang mempunyai tulisan itu."Tanya Veron.
"Kenapa kamu diam saja, Alisha.."Tanya Veron lagi setelah hening beberapa saat.
Sebelum menjawab pertanyaan Veron Alisha pun menghela napasnya,entah kenapa tiba-tiba Alisha merasa lelah.
"Itu masalah pribadi saya, tetapi jika Pak Veron memang ingin tau apa artinya VA itu di botol minyak angin itu baiklah saya akan katakan ."Jeda Alisha sejenak lalu menatap Veron dengan serius.
*
*
__ADS_1
Hayoooo ... Apa yang akan Alisha ceritakan tentang VA yang ada di botol minyak angin itu.. Apakah yang Alisha ceritakan itu sama dengan yang Veron bayangi itu, yaitu tentang mereka berdua... Tunggu Ep next ya kakak reader...😁