
Setelah menghela napasnya Alisha pun bersiap-siap masuk ke dalam perusahaan Veron , sesampai di meja resepsionis dan meminta izin untuk bertemu dengan Veron,ternyata Veron tidak berada di dalam perusahaannya akhirnya Alisha pun kembali ke dalam mobilnya dan nanti akan kembali datang ke sini lagi untuk mengatar dokumen kerja sama mereka.
Saat Alisha melangkahkan kakinya ke area parkiran tiba-tiba matanya melihat seorang ibu berjalan sangat pelan,satu tangan ibu itu memegang setiap kendaraan mobil orang yang terpakir di sana dan satu tanganya lagi memegang pelipis kepalanya sepertinya ibu itu sedang tidak baik-baik saja.Lalu Alisha pun berjalan mendekati ibu itu.
"Bu, apakah anda baik-baik saja."Tanya Alisha pada ibu itu yang ternyata adalah Annita,ibunya Veron.
"Kepala saya tiba-tiba sedikit pusing,Nona. "Ucap Annita.
"Mari kita duduk di sana dulu,Bu."Ucap Alisha.Lalu Alisha pun membawa Annita duduk di pinggiran jalan di area parkiran yang sudah tidak terkena matahari lalu Alisha membuka tas nya dan mengambil minyak angin yang bau wanginya adalah wangi ravender.
"Bu, pakai lah minyak angin ini,mungkin bisa membuat ibu sedikit baik."Ucap Alisha tetapi Annita ragu untuk menerima minyak angin dari Alisha, mengingat sekarang banyak modus penipuan menggunakan berbagai cara untuk menipu mangsanya, apalagi yang Alisha kasih sekarang ada sebuah minyak angin.
Alisha yang mengerti keraguan Annita ia pun tersenyum lalu Alisha menuangkan sedikit minyak angin ke jari telunjuknya kemudian memakaikan ke bagian luar hidungnya dan menghirup wanginya lavender yang ada di dalam minyak angin itu .
"Ngak pedas kok Bu minyak anginnya ada bau wanginya lavender,Ibu mau coba."Ucap Alisha yang sebenarnya tau bukan rasa pedas yang Annita takut tapi ada sesuatu yang ada di dalam angin itu akan membuat Annita tidak sadarkan diri nanti.
Melihat Alisha memakai minyak angin itu baik-baik saja, akhirnya Annita pun menerima minyak angin itu dari Alisha dan memakainya ke pelipis kepalanya sebelah kanan dan kiri.
Setelah memakainya dan istirahat beberapa saat Annita pun merasa sudah Kebaikan.
"Bagaimana Bu, apakah sudah merasa lebih baik."Tanya Alisha yang sedari tadi masih menunggu Annita di sana dan di angguk oleh Annita.
"Sudah lebih baik nona,Terima kasih ya nona."Ucap Annita.
"Sama-sama,Bu."Ucap Alisha dengan tersenyum.
"Hm.. Baiklah kalau begitu saya permisi dulu ya nona,mau cari putra saya di dalam sana."Ucap Annita menunjuk gedung tinggi yang ada di depannya itu.
__ADS_1
"Baik Bu,, apakah mau Alisha antar ibu sampai di depan lobby sana."Tanya Alisha.
"Tidak perlu nona,saya sudah merasa lebih baik dan bisa sendiri jalan ke sana."Ucap Annita.
"Baiklah kalau begitu,Ibu hati-hati ya jalannya, Alisha permisi dulu."Ucap Alisha beranjak dari tempat duduknya tadi dan sekaligus membantu Annita beranjak dari tempat duduknya juga ketika Annita juga hendak beranjak dari tempat duduknya tadi.
"Iya Nona, sekali lagi terima kasih ya."Ucap Annita yang sudah berdiri berhadapan dengan Alisha.
"Iya bu sama-sama,mari Bu."Ucap Alisha dan di angguk oleh Annita kemudian Alisha pun pergi dari sana.
*
"Mama.."Panggil Veron ketika ia baru pulang dari rumah sakit dan melihat Annita berada di dalam kantor.
"Eh,kamu sudah kembali."Tanya Annita pada Veron yang duduk di sofa single yang ada di ruangan kantornya itu.
"Ya,, Veron baru kembali dari rumah sakit,Ma."Ucap Veron.
"Seperti biasa, dokter Melody mengatakan Veron terlalu berpikir keras untuk mengingat sesuatu."Ucap Veron dan di mangut oleh Annita.
"Jangan terlalu memaksa untuk memikirkan sesuatu,Veron."
"Iya Ma."
"Oh ya,Ada apa mama cari Veron ke sini."
"Tadi pagi mama lupa kasih tau ke kamu kalau hari ini mama mau bawa kamu dan Rosalie ke butik langganan mama cari baju untuk acara tunangan kalian ."Ucap Annita.
__ADS_1
"Tapi sepertinya hari ini kita harus tunda."Ucap Annita lagi.
"Kenapa.."Tanya Veron.
"Tadi saat mama ke sini tiba-tiba mama merasa pusing.Jadi sebaiknya hari ini kita tunda dulu,besok atau rusa saja ya kita ke butik langganan mama karena mama juga ingin cari baju untuk mama dan Papa."Ucap Annita.
"Iya,,Gak pa-pa,Ma.Masih ada waktu satu minggu lagi."Ucap Veron dan di angguk oleh Annita, lalu Veron yang melihat Annita memegang pelipis kepalanya ia pun beranjak dari tempat duduknya dan membuka salah satu laci meja kerjanya lalu mengambil satu botol minyak angin yang masih baru itu untuk Annita.
"Apa mama masih merasa pusing,,sini Ma biar Veron bantu mama urut kepala."Ucap Veron dan berdiri di samping Annita lalu sebelum mengurut kepala mamanya Veron menuangkan sedikit minyak angin yang tadi ia ambil itu ke jari telunjuknya kemudian memakai kan ke pelipis kepala Annita sebelah kiri dan kanan.
Setelah beberapa saat kemudian Annita pun meminta Veron menyudahi aktivitasnya.
"Sudah kebaikan,Ma."Tanya Veron dan di angguk oleh Annita.
"Iya..Mama sudah kebaikan, Veron."Ucap Annita.
"Kamu pakai minyak angin apa,kok wanginya mama merasa familiar gitu ya."Tanya Annita lalu matanya menatap botol kecil di meja depannya.
"Ini..."Jeda Annita tiba-tiba mengingat tadi Alisha juga memberikan ia minyak angin yang sama seperti yang Veron bawa barusan untuknya.
"Kenapa Ma.."Tanya Veron tetapi Annita tidak menjawabnya,Annita membuka tas nya dan mengeluarkan minyak angin yang tadi Alisha berikan kepadanya.
"Ah.. Pantasan tadi mama merasa sepertinya pernah lihat minyak angin ini yang berikan oleh nona itu.Ternyata mama pernah melihatnya di sini."Ucap Annita.
"Nona... Siapa Ma."Tanya Veron.
"Mama tidak mengenalnya,tadi saat mama turun dari mobil dan tiba-tiba merasa pusing lalu ada seorang nona memberikan mama minyak angin ini.Tadinya mama ingin mengembalikan kepadanya tapi nona itu sudah pergi dari sana.
__ADS_1
Ya..Tadi saat Alisha pergi dari sana, Annita baru ingat kalau ia lupa mengembalikan minyak angin itu kepada Alisha dan saat hendak memanggil Alisha,mobil Alisha sudah berjalan agak jauh dari tempat berdirinya Annita.
Lalu dengan reflesk seperti ada sebuah magnet yang mendorong Veron mengambil minyak angin itu dari tangan Annita dan seperti merasakan ada sesuatu yang menarik pada botol itu Veron pun memutar-mutar botol itu lalu matanya tiba-tiba melihat di bagian samping gambar bunga lavender itu ada dua huruf yaitu VA , kemudian Veron pun mengambil minyak angin yang tadi ia ambil di lacinya itu dan melihat di samping gambar itu juga ada tulisan VA.Tiba-tiba ada sebuah bayangan menari di kepalanya.