
"Alisha.."Panggil Rosalie di seberang sana setelah diam sejenak.
"Apa kamu akan kembali bersama Veron." Tanya Rosalie sekali lagi dan kali ini Alisha malah tidak seperti tadi menjawab Rosalie tanpa ragu di cafe tadi.Sekarang Alisha menjadi ragu jika menjawab 'tidak' karena apa yang tadi Veron lakukan dan katakan pada Alisha di dapur tadi membuat Alisha sadar Alisha memang membohongi dirinya sendiri kalau Alisha tidak mencintai Veron lagi.
"Alisha."Panggil Rosalie lagi di seberang sana karena Alisha masih diam menundukkan kepalanya.
"Ros." Ucap Alisha menatap wajah Rosalie di layar ponselnya.
"Maaf."Ucap Alisha lagi.
"Untuk.."
"Aku tidak ingin membohongi diriku sendiri lagi,aku...Aku adalah calon istri Veron yang masih menunggu kepulanganya menepati janji kami.Aku tidak menyalahkan Veron telah melupakan aku selama 2 tahun ini dan kembali dengan membawa calon tunangannya ,karena aku tau Veron juga sudah berusaha keras mengingat siapa wanita yang selalu mendatanginya ke dalam mimpi Veron.Veron tidak benar ingin melupakan aku, Rosalie."Ucap Alisha panjang lebar dan tanpa Alisha sadari Veron sedang berada di depan pintu kamarnya dengan pintu sedikit buka.
Karena tadi Alisha kelamaan di dalam kamarnya, Veron pun menjadi penasaran apa yang terjadi pada Alisha.Pikir Veron,jangan-jangan kebiasaan Alisha kambuh lagi sebelum mandi Alisha malah ketiduran seperti dulu lagi .Jadi oleh karena itu Veron pun dengan pelan mencoba buka pintu kamar Alisha yang ternyata tidak di kunci oleh Alisha.
Hati Veron sangat senang, senang sekali mendengar apa yang Alisha katakan pada Rosalie.Dugaan Veron benar Alisha masih mencintainya dan Alisha selalu membohongi dirinya sendiri tidak mempunyai perasaan pada Veron lagi.
"Lalu bagaimana denganku, Alisha.Bukankah kamu pernah bilang wanita yang selalu muncul di dalam mimpi Veron itu tidak akan kembali padanya lagi ,dari awal kamu sudah tau siapa wanita itu bukan dan itu kamu yang bilang sendiri.Lalu sekarang apa."Ucap Rosalie yang tiba-tiba menyalahkan apa yang pernah Alisha katakan padanya.Rosalie tidak terima kalau Alisha mau kembali bersama Veron lagi.
__ADS_1
Veron yang masih berdiri di depan pintu kamar Alisha mendengar Rosalie seperti menyalahkan Alisha ingin sekali Veron langsung masuk ke dalam kamar Alisha menegur Rosalie , tetapi Veron juga ingin tau apakah Alisha akan mengalah cintanya untuk Rosalie lagi setelah Alisha barusan bilang kalau dirinya adalah calon istri Veron.Oleh karena itu Veron tetap memilih diam di sana.
"Maaf Rosalie.. Tetapi bukankah kamu juga pernah mengatakan kamu akan ihklas melepaskan Veron jika Veron sudah mengingat semuanya dan ingin kembali bersama wanita itu."Ucap Alisha membuat Rosalie terdiam tetapi membuat Veron yang masih berdiri di sana tersenyum senang mendengar apa yang Alisha katakan pada Rosalie.
Begitulah Alisha selalu begitu polos mengucapkan sesuatu dan itulah yang membuat Veron selalu merasa gemas pada Alisha.
"Ya,, aku pernah bilang begitu.Tetapi aku sekarang sangat mencintai,aku tidak mau kehilangan Veron, Alisha dan kamu sendiri juga tau kalau aku sangat mencintai Veron."Ucap Rosalie setelah berdiam sejenak.
"Alisha, bolehkah kamu melepaskan Veron untukku,aku sangat mencintai Veron dan kamu tau itu, Alisha."Ucap Rosalie lagi.
"Bukankah kamu masih ada Fendy, apakah kamu tidak merasa Fendy juga mencintaimu, Alisha.Terimalah Fendy menjadi kekasihmu dan melepaskan Veron untukku, Alisha.Aku mohon."Ucap Rosalie sesuai dengan rencananya yang tidak ingin membuang waktunya membujuk Alisha menerima Fendy.Rosalie tidak ingin kehilangan orang yang ia cintai lagi seperti dulu.
Veron tidak menyangka Rosalie begitu egois, demi kebahagiannya sendiri meminta Alisha mengorbankan cintanya.Sedangkan Alisha selalu mengalah pada Rosalie dan selalu meminta Veron tidak menyakiti Rosalie juga meminta Veron jangan pernah berubah lagi terhadap perasaan Rosalie.Lalu sekarang apa yang Rosalie lakukan, Veron merasa kecewa pada Rosalie yang tidak menepati janjinya.
"Aku dan Fendy tidak mempunyai hubungan apa-apa, Rosalie.Hubungan kami seperti kamu dan aku gitu, bersahabat."Ucap Alisha.
"Tetapi apakah kamu tidak merasa Fendy mencintaimu, Alisha."
"Aku tau,Rosalie.Tetapi aku tidak mempunyai perasaan apapun terhadapnya."
__ADS_1
"Alisha.. Cobalah menerima perasaan Fendy.Aku yakin suatu hari kamu pasti bisa mencintainya."Ucap Rosalie lagi membuat Veron sudah tidak tahan lagi untuk tetap diam.
Tok..tok..tok..Veron sengaja mengetuk pintu kamar Alisha dengan sedikit kuat,lalu dengan pelan membuka pintu kamar Alisha tanpa membuka suaranya memanggil Alisha karena bagaimanapun Veron pun merasa bersalah terhadap Rosalie dan tidak ingin membuat Rosalie cemburu jika mendengar suaranya ada di rumah Alisha.
Sedangkan Alisha ia sedikit terkejut melihat Veron dengan lancang berjalan masuk ke dalam kamarnya.Lalu saat Alisha ingin berteriak memanggil nama Veron.Veron meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya agar Alisha tidak memanggilnya dan juga agar Rosalie tidak tau kalau Veron ada di rumah Alisha.
"Apa ada yang mengetok pintu apartemenmu, Alisha."Tanya Rosalie di seberang sana dan mendengar suara ketokan pintu.
"Eh,,iya ..Maaf ya Rosalie aku tutup dulu ya panggillan telepon ini."Ucap Alisha.
"Sudah begitu larut memangnya siapa yang akan ke apartemenmu , Alisha.Sebaiknya kamu hati-hati."Ucap Rosalie, walaupun Rosalie sedikit egois tetapi Rosalie juga menyanyangi Alisha dan khawatir pada Alisha.
"Mungkin Fendy, kebiasaan dia kayak maling,datangnya suka malam-malam."Ucap Alisha membuat Rosalie tersenyum di seberang sana tetapi membuat Veron sangat cemburu mendengarnya,kenapa harus nama Fendy yang menjadikan alasan Alisha membohongi Rosalie.
"Apa-apaan coba, ngapain malam-malam Fendy suka datang kesini kayak maling seperti yang Alisha katakan tadi."Batin Veron dengan kesal.
"Baiklah kalau begitu aku tidak mengganggumu lagi Alisha.Tetapi sebelum buka pintu sebaiknya kamu memastikan dulu siapa yang datang dan apa yang aku katakan tadi aku harap kamu pikirkan lagi, Alisha.Selamat malam."Ucap Rosalie dan di angguk oleh Alisha.Lalu mereka berdua pun menutup panggillan telepon dari Rosalie tadi.
"Alisha, apakah Fendy selalu malam-malam kesini.Untuk apa sich dia datang kesini malam-malam,malah seperti maling lagi kamu bilang.Apa maksudnya datangnya seperti maling, takut ketahuankah jika dia nginap di sini berduan bersamamu."Cerocos Veron panjang lebar dengan tidak sabar ketika Alisha baru saja mematikan panggilan telepon dari Rosalie.
__ADS_1