Tetaplah Begini Jangan Berubah Lagi

Tetaplah Begini Jangan Berubah Lagi
EP 8 Minyak angin limited


__ADS_3

Ya..Tadi saat Alisha pergi dari sana, Annita baru ingat kalau ia lupa mengembalikan minyak angin itu kepada Alisha dan saat hendak memanggil Alisha,mobil Alisha sudah berjalan agak jauh dari tempat berdirinya Annita.


Lalu dengan reflesk seperti ada sebuah magnet yang mendorong Veron mengambil minyak angin itu dari tangan Annita dan seperti merasakan ada sesuatu yang menarik pada botol itu Veron pun memutar-mutar botol itu lalu matanya tiba-tiba melihat di bagian samping gambar bunga lavender itu ada dua huruf yaitu VA , kemudian Veron pun mengambil minyak angin yang tadi ia ambil di lacinya itu dan melihat di samping gambar itu juga ada tulisan VA.Tiba-tiba ada sebuah bayangan menari di kepalanya.


"Ni..Aku berikan kamu sesuatu yang sangat special, walaupun ini bukan barang limited dan sangat mudah bisa di miliki oleh siapa pun tetapi biarkan aku mengubahnya menjadi barang limited dan hanya di miliki oleh kita berdua saja."Ucap seorang wanita.


"Minyak angin."Ucap Veron ketika membuka sebuah kotak kecil yang di belikan oleh Alisha tadi.


"Ya..Minyak angin yang wanginya bau lavender."


"CK...Apa yang special dengan minyak angin ini sich, barang limited lagi tadi katamu,,hahaha..."Ucap Veron meledek Alisha.


"Ya..Memang barang limited kok."Ucap Alisha.


"Sayang.. kalau yang namanya barang limited itu hanya satu saja di dunia ini dan tidak di miliki oleh siapa pun lagi juga hanya satu kali di produksi.Kalau Minyak angin ini kan kalau sudah habis masih ada lagi yang menjualnya dan juga ulang di produksi lagi.. Mengerti,Nak Alisha."Jelas dan goda Veron dengan tawanya.


"Ishh.. Apaan sich kayak seorang guru lagi ngajarin muridnya saja."


"Memang begitu.."


"Isshhh..Sebel amat sich kamu,Ver."Ucap Alisha pura-pura kesal pada Veron.


"Hahaha...Iya..Iya.. Jangan ngambek lagi,,coba kamu katakan pada Kesayangan mu ini apa yang special dengan minyak angin ini dan akhirnya menjadi barang limited yang seperti kamu katakan padahal ini sering di produksi oleh publiknya."Tanya Veron menahan tawanya.


"CK..Lebay amat.. Kesayangan mu..Hahaha...."Ledek Alisha.


"Memangnya bukan.."


"Iya iya... Kesayangan Ku... Yang amat ku sayangi...Dengar baik-baik barang special ini.Oh tidak...Tapi amat special karena walaupun ini barang limited yang mudah di dapatkan oleh orang lain dan masih tetap di produksi oleh publiknya tetapi ini tetap hanya di miliki oleh kita berdua."Ucap Alisha dan Veron masih menunggu kata kelanjutannya lagi.


"Lihat ini.. Apakah kamu nampak dua huruf di samping gambar bunga lavender ini."Tanya Alisha dan di angguk oleh Veron.


"Nah.. Apakah kamu sudah tau apa specialnya dan selalu hanya di miliki kita berdua saja."Tanya Alisha lagi.


"CK... Hanya bertambah dua huruf aja,, siapa pun bisa buat kayak gitu Kok."Ucap Veron.

__ADS_1


"Ya benar... Tapi arti dari kata dua huruf itu sangat berbeda dengan yang orang lain buat, lagian aku yakin selain aku yang selalu menambah dua huruf itu di sini pasti tidak ada orang yang melakukan itu dan itulah namanya special di atas special lagi."


"Memangnya apa artinya itu.."


"V itu adalah nama mu Veron dan A itu adalah nama ku A..."


"A...."Gumam Veron saat ini pada dunia nyata.


"A...."Gumam Veron lagi.


"Ahkk....."Tiba-tiba Veron merasa kepalanya sakit lagi .


"Veron kamu kenapa."Tanya Annita dengan nada khawatir tetapi Veron hanya diam saja.


"Veron.."Panggil Annita lagi,lalu Veron pun mengakat satu tangannya menandakan ia baik-baik saja.


"Ma.."Panggil Veron setelah diam sejenak dan merasa sudah lebih kebaikan.


"Di mana mama bertemu dengan Nona yang memberikan minyak angin ini pada mama."Tanya Veron menatap Annita setelah ia diam sejenak tadi.


"Di area tempat parkiran perusahaan sini."Ucap Annita.


Ma.."Panggil Veron menatap Annita.Tetapi Annita hanya diam saja menunggu Veron melanjutkan kata-katanya.


"Dia Ma...Veron yakin nona itu adalah dia ma.."Ucap Varon dengan sangat senang dan memegang kedua tangan punggung Annita.


"Dia siapa.."Tanya Annita dengan bingun.


"Bayangan wanita yang selalu dalam mimpi Veron,Ma."


"A..Apa..."Ucap Annita terkejut.


"Benar Ma, Veron ingat.. Veron ingat tentang minyak angin yang special dan limited yang ia ciptakan sendiri untuk Veron ma.."


"Coba mama lihat,ada dua huruf di sini ma..VA.. V itu adalah nama Veron dan A itu adalah ..."Jeda Veron.

__ADS_1


"Nama wanita itu.."Tanya Annita dan di angguk oleh Veron.


"Tapi Veron lupa siapa namanya,, Veron tidak ingat sama sekali."Ucap Veron dengan nada sedih.


"Baiklah kalau begitu Ibu hati-hati ya jalannya, Alisha permisi dulu."


"A...."Gumam Annita yang juga tiba-tiba ingat tadi Alisha juga menyebut namanya saat ia pamit pada Annita tetapi sepertinya Annita juga lupa A ...apa ya.


"Veron,mama ingat tadi nona itu ada menyebut namanya saat pamit sama mama tetapi mama juga lupa nama A apa..."


"Benar Ma. "Tanya Veron sangat senang dan di angguk oleh Annita.


"Veron yakin,nona itu pasti adalah dia.."Ucap Veron.


"Tetapi kenapa Nona itu bisa di sini, apakah dia masih mencari mu."Tanya Annita tiba-tiba merasa ifeel pada Alisha.


Sudah dua tahun ini Veron tidak pernah kembali ke kota asalnya tetapi Alisha masih mencari Veron entah dengan tujuan apa, bukankah harusnya Alisha membenci Veron karena selama ini Veron hilang bak di telan bumi dan bukankah harusnya Alisha juga mempunyai perasaan ifeel terhadap Veron karena selama ini Veron tidak pernah menghubunginya.


"Veron tidak tau Ma, tetapi Veron berharap begitu.. Veron berharap Nona itu tidak melupakan Veron dan masih mencari Veron."


"Mungkin nona itu sudah tau kalau Veron sudah kembali ke sini dan dia ke sini mencari Veron lagi." Ucap Veron.


"Untuk apa...Kok merasa ifee sama nona itu ya, sudah dua tahun ini kamu tidak pernah menghubunginya sama sekali bukankah seharusnya nona itu merasa ifeel pada mu , Veron. Tetapi ini malah masih mencari mu lagi ,apa tujuannya coba, jangan-jangan nona itu memang mempunyai tujuan.."Ucap Annita dan Veron menggelengkan kepalanya.


"Veron tidak tau,Ma..Mungkin nona itu ingin meminta penjelasan dari Veron yang meninggalkan dia begitu saja "Ucap Veron dan di mangut oleh Annita.


"Ya.. Semoga saja begitu."Ucap Annita.


*


"Sayang,, kamu kenapa."Tanya Rosalie pada Veron yang kelihatannya seperti memikirkan sesuatu karena sedari tadi Veron hanya menundukkan kepalanya menikmati makan malamnya itu.


"Ros... Aku.."Jeda Veron menatap Rosalie.


"Ya..Kamu kenapa."

__ADS_1


"Aku sudah sedikit mengingat masa lalu Ku."Ucap Veron.


Glekkkk... Rosalie yang tadi hendak mengsuapkan makananya ke dalam mulutnya seketika berhenti.


__ADS_2