
Biarlah waktu yang menentukan. Biarlah waktu yang menjelaskan, kebenaran apa yang telah terahasiakan --Ellena--
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kampus
Setelah dua puluh menit akhirnya dua gadis cantik itu tiba di kampus. Banyak pasang mata yang menatap kagum dan juga memberikan lirikan sinis ke mereka khususnya Ellena. Maklum saja, Ellena adalah primadona di kampusnya. Dengan parasnya yang cantik, cerdas dan sederhana itulah yang menjadikan banyak pasang mata yang terkagum oleh sosok Ellena, terutama kaum adam, tapi tak sedikit juga yang merasa iri akan apa yang di miliki Ellena khususnya kaum hawa. Ellena tidak menghiraukan tatapan warna warni yang sudah sering dia dapatkan. Langkah ringannya membawa Ellen menuju perpustakaan, diikuti dengan Vava, mencari referensi buku untuk bahan skripsi.
Baru saja bokongnya menyentuh benda padat itu, tiba-tiba suara yang sangat familiar terdengar di telinganya.
"Hai Ellena??" sapa Aldo dengan senyum manisnya. Ellena hanya menoleh dan melanjutkan aktivitasnya membolak-balikkan lembaran kertas berharga yang akan menjadi penolongnya.
"Eh.. ada Aldo" balas Vava girang.
"Hmm.." singkat Aldo
"El.. lu juga magang di perusahaan OS ya???" lanjut Aldo tanpa mengindahkan balasan Vava, yang lagi lagi mendapat jawaban dari Vava
"Eh iyaaa Al, lu juga kan???π" jawab Vava antusias. " Wah... kita bertiga dapet tempat magang yang samaππ pasti seru" cerocos Vava. Sedangkan Ellena, dia masih fokus dengan apa yang ada di depannya.
"Ihh.. sejak kapan si lu jadi jubirnya Ellena???π " Aldo mulai geram. "Gue tu dari tadi ngomongnya sama Ellena, bukan sama lu!!!"
"Hush..." tegur Ellena yang mulai terganggu dengan perdebatan konyol dua anak manusia itu. "kalian lupa ini perpustakaan??" tambah Ellena, yang memilih pergi dari perpustakaan meninggalkan dua makhluk ciptaan Tuhan ituk.
"Eh El tungguin gue.." ucap Aldo dan Vava bersamaan. "Ini semua gara-gara lu!!!!"
Ellena seakan menulikan telinga cantiknya, dari jeritan dua mahluk tuhan yang sudah pantas dapat penghargaan Oskar, karena sudah sangat mendalami peran mereka menjadi Tom & Jerry.
Kryuuukkk ...
"Duh.. dasar cacing!!" keluh Ellena "Kamu lapar ya??? okeh.. karena setelah ini kita akan bekerja keras, akan aku kasih kamu award nasi goreng" gumam Ellena
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kantin Kampus
__ADS_1
Kini Ellena sudah duduk manis, di temani dengan sepiring nasi goreng dan sebotol mineral water. Baru saja satu sendok nasi goreng siap meluncur ke mulut indah Ellena, suara cempreng itu lagi lagi menghentikan aktivitasnya.
"Ellll........" teriak Vava. "Kok lu, ninggalin gue sih!!!" dengus Vava sebal.
"Daripada gue harus lihatin drama Tom & Jerry yang gak ada endingnya kayak sinetron ikan terbang, mending gue ngasih makan cacing-cacing yang lagi bernyanyi merdu ini!!" jawab Ellena santai, sembari memasukkan suapan nasi goreng. "Lu udah gue pesenin tu, tunggu aja" yang hanya di balas anggukan Vava.
"Eh El, lu gak ngrasa kasihan tu sama si Aldo, kayaknya dia serius banget Lo suka sama lu???" ucap Vava yang terdengar serius.
"gak!!" balas Ellena singkat
"ih.. lagian lu tu aneh tau gak El, di taksir sama cowok paling ganteng, paling keren di kampus ini, eehhh malah dianggurin aja"
"buat lu aja!!" ceplos Ellena santai.
Gadis cantik, berkulit putih, berambut panjang, bibir tipis dengan tubuh mungil yang semakin membuat Ellena terlihat menggemaskan itu hanya mengangkat bahunya untuk menjawab pertanyaan Vava. Sebenarnya banyak cowok yang mengejar ngejar Ellena, salah satunya Aldo, tapi mungkin Ellena terlalu cuek dalam hubungan dan hanya ingin fokus dengan kuliahnya jadi dia menolak semua yang mendekatinya, tetapi masih saja banyak kaum Adam yang pantang menyerah untuk mendapatkan hati sang bunga kampus itu.
"El.." panggil Vava sembari menyeruput es tehnya.
"....." tak ada sahutan dari Ellena. Gadis itu masih asyik dengan ponselnya.
"Hehe..." hanya itu balasan Ellena, menampilkan jajaran gigi putih tersusun rapi.
"kok sepertinya gue gak asing ya sama ni cowok?" ucap Ellena dalam hati, melihat visual foto yang menjadi tokoh dalam novel itu.
"El..!!! tu kan ngelamun lagi!!!"
"Va..???" Ellena masih tak melepaskan pandangannya dari ponselnya. "Gue kayak gak asing sama foto ini??"
"oh.. kan kemarin gue udah kasih tau, kalau itu namanya Sehun, salah satu anggota KPop dan juga pengusaha muda yang masuk ke lima pengusaha sukses di Asia" balas Vava sekilas melihat foto yang ada di ponsel Ellena.
"Tapi gue kayak pernah ketemu Va!!!" pikir Ellena
"ya iyalah lah, dia kan aktor jadi mukanya muncul dimana-mana, di sosmed tv dan di banyak iklan " jelas Vava
"Apa iya ya, gue lihatnya cuma di tv atau sosmed??" gumam Ellena dalam hati. "Ah iya, mungkin bener gue cuma lihat dia di Instagram mungkin" ucap Ellena mencoba menghilangkan sesuatu yang mengganjal hatinya yang diapun sendiri tak tau apa.
__ADS_1
"Eh gue duluan ya, entar gue telat dateng ke cafe" pamit Ellena yang hanya di balas anggukan oleh Vava.
Selain kuliah Ellena juga bekerja part time di sebuah cafe sebagai pelayan, namun pada hari-hari tertentu seperti malam Minggu, Ellena akan mengisi live musik di cafe itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Epilog
"Ngapain sih lu gangguin gue sama Ellena aja!!π " geram Aldo, sambil melangkah meninggalkan Vava yang masih terdiam.
"biarlah hati ini yang menentukan kapan dia akan menyerah, karena dia sendiri yang sudah memulai" ucap Vava dalam hati menatap kepergian Aldo.
Aldo Sebastian
Aldo Sebastian mahasiswa yang paling tampan dan juga terpopuler dari jurusan yang sama dengan Ellena. Dengan tubuh yang proporsional, otak yang encer, dan dompet yang tak pernah ada limitnya tak heran jika banyak cewek-cewek yang mengidam idamkan Aldo menjadi pacarnya. Aldo merupakan anak salah satu pengusaha sukses di kota ini. Aldo adalah salah satu pengagum sosok Ellena, jadi tak heran jika banyak kaum hawa yang iri dengan Ellena. Cowok 23 tahun itu sudah jatuh hati sejak pandangan pertama dengan Ellena. Yahh.. meski tak ada progres yang berarti dari sang bunga kampus itu.
π΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈπ΅οΈ
mohon maaf ya jika masih banyak typo atau ceritanya yang kurang nyambung ππ
cerita ini hanya bentuk imajinasi author Hehe jadi mungkin akan sering menemukan hal hal halu yang tidak masuk akalπ namanya juga imajinasi, ya kadang gak nyambung tapi dipaksa buat nyambung, kayak hubunganku sama dia haha π
Netizen : "ngomong apa sih thor??"
Author : "gak apa apa, cuma lagi kambuh ajaππ"
Netizen : "ih.. gak jelas ni authornya!!!ππ"
Author : "iya.. soalnya yang jelas kan cuma cintaku ke kamuπππ"
Netizen : "........."
big thanks for reader π€π€
__ADS_1
μ¬ λ ν πΉπΉ