The Born Of Swordsman_Code: Honor

The Born Of Swordsman_Code: Honor
Chapter 11: Terkepung


__ADS_3

mereka pun melanjutkan perjalanan ke lapangan lo'is.


Namun saat sampai di lapangan, semua perang tersebut sudah berakhir dan juga mereka melihat banya orang yang tergeletak disana...


"eh sudah berakhir kah??" tanya prime


"entahlah, tapi disini juga mayat yang bertebaran dimana mana mungkin peperangan sudah selesai..." jawab device


"duh jadi nggak sempet unjuk gigi nih di pertempuran ini" ucap kia


"hmm, tapi saya rasa pertarungan ini belum selesai apalagi durasi pertempuran yang sangat singkat... jadi patut dicurigai"


"apakah kamu tahu tempat pertempuran selain di lapangan ini nia??" tanya device


"ada, tempatnya ada di bukit rego, akan tetapi jaraknya lebih jauh lagi karena berada di selatan kerajaan rexus, sedangkan kita berada di utara rexus..."


"wait gw jadi bingung ah, sebenernya peta kerajaan ini kayak gimana sih???" tanya device


"lah kamu belum pernah liat??" tanya nia


"udahlah cepat, kita tidak ada waktu lagi.." ucap device


setelah itu nia pun memberikan peta kerajaan rexus...


"jadi gimana???" tanya nia


"cukup susah juga ternyata untuk melawan kerajaan gelm, tidakk hanya artileri dan alutsista yang kuat ternyata kerajaan rexus dikepung oleh kerajaan gelm..." ucap device

__ADS_1


dikarenakan hal tersebut mereka pun kembali menyusun rencana kembali.


"jadi begini kia nia lia, kalian harus melihat situasi dan keadaan di pusat kerajaan rexus" ucap device


"eh, nanti kalo kamu kenapa napa gimana??" tanya lia dengan cemas


"nggak apa apa, masih ingat saya kan ada 2 pedang ini..." ucap device


"masalahnya karena kita sudah berada di perbatasan kita juga harus mengetahui keadaan di dalam kerajaan ini, dan maka dari itu kalian bertiga yang akan pergi" ucap device


"tetapi bagaimana dengan aku, aku kan lemah ya masa disuruh perang.." ucap prime


"anda itu harusnya melindungi bukan dilindungi karena walaupun anda lemah tapi didalam diri anda terdapat sesuatu yang kuat, jadi anda harus mengeluarkan hal tersebut..." ucap device


"yasudah gitu aja untuk rencana awal, setelah sampai disana kalian harus mengawasi selama 2 hari, setelah itu baru kembali ke sini"


"ingat jangan sampai ada yang mati...." ucap device


"i'm sorry, what is she say?" ucap device dengan kebingungan


"waduh ada cinta tersembunyi nih" kata prime didalam hati


setelah itu mereka berdua menginap semalam di lapangan lo'is yang penuh dengan mayat dengan membangun tenda


malam pun tiba...


"ewh, kenapa harus nginap disini, disini kan ada mayat mending di hutan yang tadi aja" ucap device dengan mual

__ADS_1


"ini namanya uji nyali, lagian kita nginep disini juga ada tujuannya yaitu kita harus menyelidiki mayat mayat ini" jawab prime


"autopsi??" tanya prime


"yes"


setelah menyelidiki sejumlah mayat, device menemukan sesuatu...


"hey apa ini, peluru ini tertancap di jantungnya tapi tidak hancur" ucap device dengan kebingungan


"shit, kok sampe ngorek jantungnya, duh jadi pen mutah" ucap prime dengan mual


"ya ini juga penting..."


"dah untuk hari ini, kita tidur dulu bahan penyelidikan sudah ada tinggal kita lakukan investigasi besok"


"waselh!" ucap device yang membuat tanganya kembali bersih dari darah


"btw sejak kamu punya pedang itu, kok kamu jadi lebih berani??" tanya prime


"entah, mungkin karena powerfull jadi aku agak berani... dah yuk mending tidur" ucap device


keesokan harinnya tiba tiba device dan prime dikepung oleh pasukan dari kerajaan gelm...


"apa apa-an ini, ngganggu orang tidur aja" ucap device dengan heran


"ATAS NAMA KERAJAAN GELM SERTA RAJA SEI AKU TAK AKAN MENGAMPUNIMU."

__ADS_1


...BERSAMBUNG....


~hayo mesti dah pada nunggu gimana peperangan aslinnya, makannya baca terus novel ini karena di setiap chapternya pasti ada hal baru/menarik...


__ADS_2