The Born Of Swordsman_Code: Honor

The Born Of Swordsman_Code: Honor
Chapter 8: Persiapan


__ADS_3

" jadi gimana latihannya???" tanya device


"ah kalo gitu mah gampang... kan ada kia" kata nia


"ya, jadi mohon bantuannya" ucap kia


" oke" kata prime dan device


saat mereka sedang latihan...


"nah jadi sihir itu ada banyak sekali, kalian bisa menggunakan mantra ataupun tidak, ada berbagai macam tingkatan sihir yaitu normal,tidak biasa,langka,ksatria,raja,dewa."


"oh ya, kalian juga bisa menggunakan sihir pada senjata tertentu seperti perisai, pedang,kapak dll"


"tapi untuk sekarang aku hanya akan mempelajari sihir hingga tingkat tidak biasa..." ucap kia


" apakah sihir tingkat normal bisa di evolusi ke tingkat selanjutnya??" tanya device


"bisa, akan tetapi dibutuhkan skill dan tenaga untuk bisa berevolusi dengam cepat"


"oke untuk hari ini yang pertama kalian semua diajarkan 3 sihir yaitu, resuten's/ algo/frei..."


"resuten's adalah kemampuan sihir yang memiliki kekuatan untuk membelah sesuatu dengan air, algo adalah kekuatan untuk melilit lawan dengan elemen tumbuhan, sementara frei adalah sihir dimana di sekitar tubuh kalian terdapat bola api yang bisa langsung membakar lawan" ucap kia


"lantas, anda sudah sampai sihir tingkat apa???" tanya prime


"kalo saya baru sampai sihir tingkat langka" kata kia


"wah kakak memang hebat" ucap lia


"baiklah...." jawab device

__ADS_1


sehabis latihan...


"huuh, tak sangka hanya mengeluarkan sihir tingkat normal energi di tubuh langsung terkuras" kata device


"lah enakan lu, airnya bisa mbelah batu segede rumah, lilitanya bisa hancurin batu besar sengan sekejap dan bola api mu bisa besar sekali" ucap prime


"udah udah, tidak waktu untuk mengeluh, simplenya gini... saya bisa kenapa anda tidak bisa???" kata device


" ya juga sih..." jawab prime


"hmm tak sangka, saat device menggunakan frei, algo dan resuten's aura yang dipancarkan sangat kuat.." ucap kia


"hmm saya tidak berpikir begitu.." jawab device


"eee satu pertanyaan dari lia, pedang apakah yang berada di punggung device??" tanya lia


"oh matamu teliti juga yaa, gimana menjelaskannya.... ahh nanti ku beri tahu saat kita berperang" ucap device


"karenaaaa, kalian juga belum memberitahu saya dan prime kenapa kalian tiba tiba mau berteman dengan dua bersaudara yang entah darimana asalnya..."


"eee itu b-eda lagi urusanya" jawab nia dengan malu


"oh ya untuk sihir tidak biasa yang saya ajarkan hanya ada dua yaitu heal dan lemhas..."


"untuk heal digunakan untuk penyembuhan, sedangkan lemhas yaitu serangan menggunakan kristal... dan hebatnya lagi kristal tersebut bisa di pasang ke senjata kalian..."


"tapi akan diajarkan besok, sekarang kita istirahat dulu..."


"baikk" kata prime


"wait, katanya sihir banyak, tapi yang diajarkan cuma segitu???" tanya prime

__ADS_1


"untuk sihir lainya.... kalian cari sendiri" ucap kia


"hah, kok gitu..." jawab prime


malam harinya, device dan prime pun berbicara di luar sekolah...


"aduh senjataku apa yaa???" tanya prime dengan sangat gelisah


"entahlah, mungkin aku bisa meminjamkan mu satu...." jawab prime


tiba tiiba ada suara misterius yang membiisiki prime...


"jika kamu ingin mengeluarkan senjata, maka harus ada tekad dari dirimu sendiri..." kata suara misterius tersebut


"maksudnya???" tanya prime


" mungkin maksudnya senjata mu sudah ada di dalam diri kamu sendiri, tinggal cara mengeluarkan senjata tersebut harus memiliki tekad dan imajinasimu sendiri..." jawab device


"yasudahlah kalo begitu akan saya pikirkan lagi..."


"jadi orang juga semangat, toh kan udah ada lia, nia sama kia masa kamu masih belum semangat..." kata device


"d-diammm" kata prime dengan tersipu malu


" tapi ada satu kata terakhir sebelum berperang..." ucap device


"apa itu?" tanya prime


"persiapkan sebaik mungkin untuk kedepanya..." jawab prime


...BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2