
"AKU AKAN MEMBUNUHMU, PASTI ITU AKAN TERJADI"
"AKU AKAN MENGUASAI DUNIA INI..." ucap thorax sei
tiba tiba dari mulut thorax sei yang sangat besar, ia mengeluarkan laser yang akan menghancurkan kerajaannya beserta prime dan tiga bersaudara
"inilah laser yang dimaksud raja leon?"
"sial aku harus melindungi semua orang..." ucap device sambil terbang untuk melindungi semua orang
device langsung membuat perisai yang sangat besar untuk melindungi prime dan tiga bersaudara
namun karena kekuatan yang sangat amat besar, perisai tersebut hampir saja pecah dan device kewalahan akan hal itu
"waduh, kekuatannya terlalu besar, gimana ini..."
"kalau aku menggunakan skill mirorring lagi energi ku bisa habis dan aku mungkin akan mati..."
sambil terus berpikir untuk menemukan solusinya, disisi lain prime masih khawatir akan laser yang besar tersebut
"apakah device bisa menahannya dengan lama..." ucap prime
"entah, yang pasti dia sedang mencari jalan keluar agar laser tersebut tidak mengenai kita semua"
"seandainya kita terbebas, mesti kita bisa melakukan sesuatu kan?" tanya nia
"hei sepertinya aku punya ide..." ucap device
karena dia yang muncul dari kepala prime, dia langsung memanggil device agar coba mengecilkan laser nya dan menghancurkan kurungan tersebut
"oy device, coba lu kecilkan laser nya, trus lu hancurkan kurungan ini..."ucap prime
"hah, apakah itu bisa dilakukan?" tanya kia
"teori yang bagus, sekarang tinggal praktek"
"tidak ada salahnya mencoba ya kan" ucap device
setelah itu device mencoba berpikir kembali, namun perisai yang sudah hampir hancur pun membuat device tidak bisa berpikir
"duh, sial aku nggak bisa menghitung resiko memakai kekuatan mengecilkan benda di saat seperti ini..."
karena terdesak, device pun langsung bersiap untuk menghancurkan kurungan mereka agar bisa membantu mengalahkan thorax sei
"baiklah..."
"object reducer, set laser diameter to 30cm."
setelah itu device mengeluarkan lubang pengecil, dan persaingan pun dihilangkan agar dapat masuk kelubang pengecil tersebut.
usahanya berhasil kurungannya pecah dan terbuka
namun karena perisainya yang menghilang, thorax sei langsung mengarahkan laser yang besar tersebut ke arah device
device yang tidak bisa menghindar karena saking besarnya laser tersebut pun langsung terkena laser milik thorax sei...
"DEVICE!!!" ucap prime dengan berlari menuju thorax sei
karena prime berlari menuju thorax sei, prime pun juga terkena laser miliknya
namun, tiba tiba device kembali muncul dengan armor yang sudah sedikit rusak
"jadi gitu ya rasanya terkena laser sei, panas dan tubuh ini seperti ingin meleleh"
__ADS_1
"walaupun armor yang sedikit rusak, tapi masih aman lah"
"BAIKLAH..."
"LET'S END THIS BATTLE" ucap device
"oy lia, kia, nia biar kalian merasa berguna mending bantu aku" ucap device
"baiklah, akhirnya aku bisa berguna juga..." ucap nia
"tapi bagaimana dengan prime?, dia kan juga terkrna laser milik thorax sei..." tanya kia dengan cemas
"jangan khawatir, buktinya itu..." ucap device sambil menunjuk prime yang sudah kembali berdiri
"eh prime, kau tidak apa apa?" tanya kia
"masih oke, tapi sedikit sakit di dada" ucap prime
"udah, rindunya nanti aja sekarang kita hancurkan naga hitam berdaki yang jelek ini..." ucap device
"SUDAH CUKUP SENANGNYA, AKU AKAN MENGHANCURKAN KALIAN SEMUA!!!" ucap sei sambil mengeluarkan laser yang lebih besar lagi
"oh tidak begitu caranya, mungkin dipikiranmu laser besar bisa berkekuatan besar juga..."
"aku dulu memang berpikir seperti itu, tapi aku teringat bahwa semakin besar ukuran laser maka akan semakin lemah untuk menghancurkan sesuatu..."
setelah itu tiga bersaudara mengincar thorax sei dari ekornya, sementara itu device dan prime langsung menyerang dari depan
"KAU TIDAK AKAN BISA MENGALAHKAN KU KARENA LASER INI SUDAH ADA SIHIR DIDALAMNYA..." ucap thorax sei
"tidak semudah itu, karena kami juga memiliki kekuatan..." ucap device
"HAHAHAA LUCU SEKALI..."
"jadi dimana pedang yang biasa kamu bawa itu?" tanya thorax sei
"eh, apa kau lakukan??" tanya thorax sei dengan heran...
"lihat saja." ucap device
setelah itu tiga bersaudara menancapkan kedua pedang milik device di sekitar ekor thorax sei
"APA APAAN INI!!!" ucap thorax sei sambil berputar putar untuk melepaskan pedang yang tertancap di ekornya
tiga bersaudara pun jatuh dari tubuh thorax sei karena terus berputar putar tanpa henti
"prime..." ucap device
"apa?"
"selamatkan tiga bersaudara, dan aku akan memulai pertunjukannya" jawab device
"baiklah..." ucap prime
prime pun langsung menyelamatkan tiga bersaudara dengan memperlambat kecepatan agar tidak jatuh terlalu keras
sementara itu thorax sei.masih berusaha untuk melepaskan pedang device yang masi tertancap..."
"mari kita mulai eksekusinya" ucap device
setelah itu device berteleportasi dan menuju ekor sei
agar tidak terjatuh, device memegang pedangnya dengan sangat erat
__ADS_1
"APA YANG KAU LAKUKAN?!!!!" tanya thorax sei dengan semakin panik
"hahaha, SAYA BELAH KAMU." ucap device
setelah itu device membelah tubuh naga thorax sei menjadi tiga dengan kekuatan penuh
"JANGAN LAKUKAN ITU, ATAU SEI AKAN MATI" ucap thorax sei dengan memberikan ancaman
"ancaman mu sudah tidak berguna karena aku sudah tahu dimana posisi sei berada..." ucap device
"BAGAIMANA KAU MENGETAHUINYA???"
"termal heat vision tentunnya" ucap device
"PERSETAN DENGAN SAINS" ucap thorax sei
tak lama kemudian semua tubuh thorax sei terbelah menjadi tiga, sementara bagian tengah tubuhnya dibawa oleh device
setelah itu device menuju daratan dan segera menyelamatkan sei yang terjebak didalam tubuh thorax sei...
"sepertinya dia pingsan, prime dan lainnya bawa sei ketempat yang aman..." ucap device
"lalu kamu ngapain??" tanya kia
"saya akan membunuh jiwa iblis itu..." jawab device
naga thorax sei yang sudah terbelah kembali menyatu dan membentuk manusia yang mirip sekali dengan wajah sei
lalu thorax sei yang berwujud manusia tersebut mendatangi device dan berkata
"aku memang lemah, aku hanya ingin menguasai dunia tapi tidak bisa" ucap thorax sei
"tidak, kau itu kuat tetapi karena menggunakan untuk hal yang salah tentu saja kau kalah"
"karena di dunia manapun pasti orang yang baik akan memenangkan pertarungan walau melawan orang jahat yang kuat sekalipun, dan itu memang realita" ucap device
"baiklah, aku sempat mengambil ini dari monster api sebelum berubah menjadi thorax sei"..."
"karena sepertinya kau tidak membutuhkan buku ini untuk mengalahkanku" ucap thorax sei
"memang kenapa?" tanya device
"karena aku sangat lemah jika dalam wujud manusia, tapi ini memang wujud asliku"
"dan aku harus dibunuh saat ini juga kan..." ucap thorax sei
"ya memang kau harus dibunuh sekarang, karena saya bisa.merasakan bahwa kekuatan jahatmu akan segera tidak terkendalikan jika tidak dibunuh..."
"tapi disini saya juga menyadari bahwa tidak selamanya orang itu jahat walaupun dia harus mati dalam keadaan jahat." ucap device
"benar, selaku ayahnya sei aku ada sedikit permintaan sebelum dibunuh." ucap thorax sei
"silahkan, dengan senang hati" ucap device
"pastikan jangan rusak buku itu, karena ada sejarah yang sangat penting mengenai keluarga sei..."
"dan juga pastikan kau jaga sei ya, karena sejujurnya dia adalah anak yang sangat pemalu dan tidak tahu apa apa, jadi saat dia bertanya dimana ayah berada jawab saja ayah sudah berada di hatimu..."
"dia pasti akan menerima alasan itu..." ucap thorax sei
"damn, kau benar benar mengendalikan tubuh sei sepenuhnya..." ucap device
"Ya, mungkin sudah terlambat untuk mengatakan ini, maafkan aku jika sudah menghancurkan kedamaian semua orang" ucap thorax sei
__ADS_1
"baiklah ini saatnya aku membunuhmu"
"tapi aku juga punya satu pertanyaan untukmu..." ucap device