
Sementara itu device membawa sei menuju kerajaan sei...
setelah sampai disana, device langsung membanting sei hingga membuat lantai disekitarnya menjadi retak
Belum selesai sampai disitu, device juga melempar sei ke tembok bangunan kerajaan
"santai dulu dong, baru mulai udah emosi" ucap sei sambil berdiri
"saya tidak emosi, hanya menguji kekuatan baruku" jawab device
"mau serius, okelah..." ucap sei
sei pun langsung mengeluarkan pedang dan final armornya
"DROZ KON'Z!"
"pedang rose glass ku, BANGKITLAH!!!"
setelah itu pedang tersebut terbentuk dari serpihan tembok kerajaan yang sudah pecah
dan tak lupa armor spesial sei yang terbuat dari kaca yang sangat kuat
"pedang itu kembali ya..."
"boleh lah adu pedang" ucap device
sei pun langsung melancarkan serangan pertama, namun berhasil dihindari device dengan berpindah dengan sangat cepat
sei lanjut menyerang, kali ini dia mengincar kepala device...
"slow motion" ucap device
seketika itu device memperlambat waktu
namun karena kekuatan apa yang dimiliki sei, ia langsung menormalkan waktunya seperti semula
"tidak semudah itu"
"normal time..."
device pun terkejut karena waktu menjadi normal kembali
"oh damn" ucap device
__ADS_1
"pake armor begitu doang, jadi aku nggak ingin kamu mati secara cepat"
"mari kita mulai lagi..." ucap sei
namun sebelum sei ingin menyerang, tiba tiba denis dan monster api berhasil membawa prime dan tiga bersaudara serta dengan mengikatnya
"loh, apa yang terjadi disana?" tanya sei
"mereka ternyata sangat lemah, semangat doang yang kuat tapi kemampuan bertarung mereka sangat lemah..." ucap monster api dengan berbahagia
"baguslah, tapi jangan berbahagia dulu karena 1 pengganggu masih ada didepan kita..." ucap sei
"jadi..."
"APA YANG KAULAKUKAN HAH????" ucap device dengan emosi
setelah itu device mendapatkan armor baru yang hampir menutupi semua tubuhnya...
"ignition, operation golden strom!!!" ucap device
tak hanya armor dengan versi baru, device pun mendapatkan topeng tempur
"codename: sentinel."
"ice'stalker, bersiap untuk menyerang.." ucap device
device pun langsung menghajar denis dan monster api dengan kekuatan yang hebat, sampai tidak bisa dilihat oleh mata...
"buset, serangan apa ini???" ucap kia
"entah, aku belum pernah melihatnya..." ucap prime
karena denis dan monster api sudah kewalahan, sei hanya bisa tertawa akan hal ini...
"BAGUSSS, BAGUS SEKALI"
"AKHIRNYA AKU BISA MELIHAT KEKUATANMU YANG SEBENARNYA HAHAHAA" ucap sei dengan menggila
sei langsung menyerang device dari berbagai arah, namun serangan itu sepenuhnya berhasil ditangkis oleh device dengan tanpa ragu
karena saking cepatnya serangan mereka, tiga bersaudara dan prime sampai pusing karena hal ini...
"wah pusing aku..." ucap prime
__ADS_1
"kekuatan mereka terlalu seimbang, tapi sei belum menggunakan kekuatan thorax miliknya." ucap lia
sementara itu...
"OY DEVICE, AKU PASTI AKAN MEMBUNUHMU...." ucap sei sambil mengeluarkan serangan fatalnya
"seranganmu cukup fatal, tapi anda masih keliru karena saya punya penangkalnya..." ucap device
"apa?!!" ucap sei dengan kebingungan
"mirorring skill, activated"
hal tersebut membuat serangan pedang sei memantul kembali dan membuat sei terpental jauh kebawah dari kerajaanya
"hah, hanya sihir sekecil itu bisa membuat sei terdesak??" ucap prime
"kau salah, mungkin di telinga orang skill ini memang lah gampang untuk dikuasai tapi sesungguhnya skill ini berkategori raja dan jika ada orang memakainya maka sebagian energinya akan terkuras habis..."
"dan jika orang tersebut kehilangan energi terlalu banyak, maka jiwa mereka bisa ikut hilang" ucap lia
setelah itu device berusaha melepaskan prime dan tiga bersaudara dari kurungan sihir itu
namun usahanya belum berhasil karena membutuhkan kunci khusus untuk membukanya
"apa yang terjadi kalau aku menembus kurungan ini?" tanya device
"tubuhmu akan terpotong, bahkan dengan armor sekuat apapun" ucap nia
"hei, buka topengnya dong, saya ingin lihat muka garang mu" ucap prime
"emang saya garang?" tanya prime sambil melepas topengnya
"memang lebih garang dibandingkan terakhir kali kau memarahiku karena file tugas yang sempat terhapus" ucap prime
"masih inget aja ingatanmu..."
"bercandannya nanti, sekarang aku harus membunuh sei dengan full power" ucap device
setelah itu device kembali ke bawah untuk membunuh sei...
namun semua itu sudah terlambat karena sei sudah berubah menjadi thorax sei dengan menggunakan tubuh sei sendiri
"oh tidak..."
__ADS_1
"jika dia berubah menjadi thorax sei dengan menggunakan tubuhnya maka dia bisa mati, padahal aku harus membersihkannya dari thorax sei" ucap device