
Hari sudah berganti menjadi pagi, serasa hanya semenit sudah berganti. Rubby menatap dirinya dipantulkan kaca, ia tersenyum lalu menekuk nya kembali ketika membayangkan kejadian kemarin malam.
“Apa sih maksudnya dia ngomong gitu” katanya pada diri sendiri.
Rubby lalu turun ia melihat semuanya sudah lengkap tinggal dirinya.
“Pagi mommy pagi daddy” sapa Rubby duduk di meja makan lalu ia meminum susu coklat favorit nya.
“Pagi sayang, oh ya ini kamu kasihkan ke Haru ya, bilangin makasih udah buat anak gadis mommy kesemsem” goda Lisa sambil memberi tupperware milik Haru.
“Mommy apaan sih, pagi pagi udah buat Rubby panas aja” Lisa hanya terkekeh.
“Apa ini mom?” tanya Rubby seperti melihat sesuatu di tupperware itu.
“Sandwich buat Haru, sebagai tanda terimakasih udah kasih brownis” ujar Lisa melahap roti selainya.
“Rubby berangkat ya mommy, daddy.. Papay” pamit Rubby mendekat ke arah Martin dan Lisa mencium tangan kedua orangtuanya lalu pergi.
“Assalamualaikum”
“Wa'alaikumsalam, hati hati sayang”
Di depan gerbang Rubby melihat Haru yang memanaskan motornya, Rubby menatap sinis Haru. Haru juga menyadari pandangan Rubby membalasnya dengan melambaikan tangan.
“Pagi pacar” wajah iblis Rubby sudah terpasang “Pagi-pagi kusut amat sih sayang” ucap Haru dari arah rumahnya.
“Sayang pala lo peyang” jawab ketus Rubby, ia kemudian mengemudi cepat mobil sports coklat miliknya.
“Haha, malu malu tapi mau” gumam Haru tersungging senyuman di wajah tampannya.
🍫🍫🍫
Dikelas.
Rubby sudah mendaratkan pantatnya di bangku entah apa yang ia pikirkan sampai melamun.
__ADS_1
“Hai Rubby” sapa Selin dari arah pintu. Rubby masih dengan posisi melamun.
“Rubby sadar” teriak Afni, seketika Rubby mengerjapkan matanya beberapa kali kaget.
“Hah, kalian ngomong apa?”
“Lo kenapa sih pagi pagi udah ngelamun, ngelamunin apa emang?” Tanya Selin membuat Rubby susah menjawab.
“Enggak ada kok, cuman lagi kesel aja gue”
“Kesel kenapa? Cerita cerita!” bujuk Selin
“Masak si cunguk itu bilang gue pacarnya, kan kesel. Mana bilang di mommy gue lagi”
“Si cunguk?”
“Haru maksudnya”
“Sejak kapan si Haru jadi si cunguk, ada ada aja lo By. Eh tapi beneran kan yang lo omongin ini?” Afni mencoba memastikan yang dikatan Rubby benar.
“Yang ada lo beruntung kalik, banyak cewek-cewek disini yang pengen jadi pacarnya dia meskipun tau dia playboy, tapi kan dia ganteng jadi ga masalah”
“Hah ganteng darimana nya coba, yang ada tu butek. Ah udahlah ga usah dibahas eneg gue dengernya”
“Eneg apa cemburu ngedengerin Haru banyak yang suka” goda Selin dan Afni bersamaan.
“Bener tu apa kata Selin, lo itu malu tapi malu” Selin dan Afni tertawa terbahak bahak menggoda Rubby.
“Gak lah siapa yang mau” Rubby mendelik kesal melihat Selin dan Afni yang terus memojokkannya.
🍫🍫🍫
Setelah pelajaran selesai Afni, Selin, dan Rubby pergi ke kantin. Mereka berjalan sambil berbincang-bincang sampai Afni tak sengaja menabrak seseorang.
Brukk...
__ADS_1
“Sorry gue nggak sengaja” Afni meminta maaf. Namun perempuan yang ditabrak seperti tidak terima.
“Sorry sorry, enteng banget lo ngomong. Kalo jalan itu dilihat dong, percuma punya mata ga di pakek” bentaknya, dia adalah Rachel dan ke dua temennya, Grila dan Caca.
“Emang saya nggak sengaja kak”
“Eh lo nggak tau ya siapa yang berhadapan sama lo? Dia itu Princess sekolah kita Rachel Pradita Glenn! Lo bisa kena masalah kalo lo berani sama kiya ” kata Caca mengancam, seketika Afni ketakutan. Melihat seperti pernah bertemu mereka.
‘Bukannya mereka cewek gaje waktu itu’ batin Rubby.
“Iya kak, saya akan mencuci baju kak Rachel” Afni tertunduk di hadapan mereka ber-tiga.
“Gak perlu, tangan kotor lo bisa ngerusak baju mahal gue! Mana mampu lo bayar baju gue. Mending lo cium kaki gue aja sebagai tanda permintaan maaf”
Semua orang tercengang melihat kelakuan Rachel, tidak ada yang bisa berkutik ketika Rachel sudah bertindak, ayahnya adalah donatur terbesar di SMA Galaksi jadi semuanya takut sama dia termasuk guru.
Karena kekuasaan ayahnya Rachel jadi semena-mena dengan semua orang apalagi rakyat bawah seperti Afni, yang hanya masuk karena beasiswanya.
Afni mendekati Rachel berniat melakukan apa yang di perintahkan Rachel, saat ingin mencium bahu Afni di cekal oleh Rubby.
“Siapa lo berani ngerendahin temen gue?” ucap Rubby sangar. Semua siswa/i banyak yang melihat kejadian itu, termasuk Haru dan kawan kawannya.
“Lo nggak tau siapa gue? Kenalin gue Rachel pradita Glenn anak donatur terbesar SMA Galaksi” Rubby tak menggubris ia fokus pada Afni yang terduduk dibawah Rachel, dengan sigap Rubby membantu berdiri Afni.
“Bodo amat lo siapa, mau anaknya mentri, BPUPKI, anaknya kepala sekolah ataupun presiden sekalipun, tapi yang lo lakuin itu, RENDAHAN” Sinis Rubby menekan kata kata ‘RENDAHAN’.
“Ha” Rachel geram dengan Rubby yang tidak ada takut-takut nya dengan dia “Berani banget cewek kayak lo ngatain gue rendahan, palingan lo yang rendahan” ucap Rachel
“Eh lo cewek cepetan cium kaki inces, lama banget lo” gertak Grila pada Afni, sebelum Afni akan terduduk bahunya kembali dicekal Rubby.
“Rubby biarin gue cium kaki kak Rachel” nada Afni melemah tak bisa apa-apa.
Rubby menatap tajam Afni “Lo nggak perlu ngelakuin hal murahan kek gitu”
“Tapi By, gue nggak mau beasiswa gue dicabut”
__ADS_1
“Selagi ada gue, nggak ada yang boleh nyabut beasiswa lo termasuk dia” tunjuk Rubby dengan telunjuk.