
Aellino Hendrlist Weadjja putra kedua dari Hendra koesuma Weadjja dan Listya Lidya Weadjja selaku CEO Kowae crop, perusahaan ini berkecimpung dari berbagai macam bidang mulai dari properti, otomotif,restoran, cave, perhotelan dan berbagai macam lagi.
Tepat hari ini pernikahan harus dilaksanakan seorang gadis Timur Tenggara, terpaksa harus bersanding dengan CEO koewa crop ini di altar Tuhan. seusai mengikrarkan janji pernikahan semua orang kembali beraktivitas seperti semula, tidak ada resepsi atau apapun karena ini pernikahan diatas kertas. pernikahan yang memiliki konsekuensi dengan apa yang pernah terjadi di malam itu.
Aell ingat!! jika satu bulan tidak hamil, langsung ceraikan." kata Listya.
iya,, kamu harus ingat itu. papa tak mau tau dan jangan sampai saham kita anjlok." sambung Tuan Hendra.
oke pa, ma. Aell ingat ''jawab Aell.
pergilah katakan apa keputusan selanjutnya antara kamu dan wanita timur itu" kata Listya lalu bersama suaminya tinggalkan meja makan.
Aell pun langsung ke kamar dimana Johana tempati, kamar berukuran 3x4 yang cocok untuk seorang pembantu berposisi di belakang dapur tepatnya kamar pembantu.
tok tok tok, "Aell mengetuk pintu.
emmm silahkan masuk" sahut Johana
dalam hati Johana"tidak mungkin dia sekamar dgn saya secara ini kamar pembantu.
pria itu hanya berdiri di pintu langsung to the point.
__ADS_1
"ehmmm begini kamu tetap tinggal disini, saya akan keluar kota cukup lama sebab ada beberapa kerjaan yang cukup penting.
kamu suda dewasa tau apa yang harus Kamu lakukan diruma ini, jika tida mengerti tanyakan sama bibi wang. Dan setiap sekali seminggu kamu akan diperiksa dokter andin, akan ada sopir menemani mu. ingat satu hal! jangan perna buat masalah selama saya pergi, ikuti semua peraturan dirumah ini kamu adalah tamuh."ucapa aell pergi tak berpamitan.
Johana hanya mengangguk patuh, dalam hatinya drama sedang berlangsung.
Selang lima menit dari kepergian aell, datang ibu mertua.
tok tok tok," Listya mengetuk pintu.
oh iya ibu" sahut Johana
ayok keluar saya mau memperkenalkan kamu"ajak ibu mertua.
Hay semua kalian berkumpul "tita Listya kepada seluruh orang dirumah itu.
mulai hari ini kita punya anggota baru, perkenalkan Johana Gienay menantu saya istri dari Aellino Hendrlist Weadjja. perlakukan dia juga selayaknya manusia, dan atur makanan yang sehat dan bergizi untuk menjaga pembuahan dalam rahimnya. ingat jika ada yang berani berbuat sesuatu yang fatal pada Johana, akan berhadapan dengan saya sendiri. "tegas Listya.
semuanya bubar lanjut kerjaan kalian, dan kamu Johana ingat jaga dirimu baik-baik kamu bukan anak kecil lagi" ucap Listya lalu pergi ke kamarnya tanpa melihat Johana apalagi mendengar kan apa ucapan johana.
sabar Johana, orang timur memang kuat tenaga, hatinya juga " ucap Johana dalam hati.
__ADS_1
*
*
sekarang suda saat nya makan malam, semua orang berkumpul di meja makan Johana berdiri membantu para pelayan menata makanan di meja. setelah dia perhatikan semua kursi dimeja terpenuhi oleh pengguna rumah itu tak ada satupun kosong untuk dia, tidak ada yang mengajaknya makan bersama. Dan pada akhirnya dia ke belakang membatu bibi wang membereskan dapur.
Johana,,, kamu dimana. ayok makan" panggil ibu mertua seusai penghuni lain meninggalkan meja makan itu.
kemarila nak,ayok makan bersama sya." ajak ibu mertua.
iya Bu" terimakasih.
makanla ini sehat untukmu, tenang ini bukan makanan sisa." ucap Listya menyendok kan brokoli, ayam jamur dan ikan gurame bakar diatas piring Johana.
Johana hanya mengangguk dan tidak lupa berterimakasih.
emmm kita berdua makan terakhir, maaf mereka tidak terbiasa ada orang asing. nanti lama" akan terbiasa." kata Listya.
lagi-lagi Johana hanya mengangguk, dana sedari tadi sampah usai makan hanya Listya seorang diri yg bicara Paling banyak.
seusai membatu mertua membereskan meja makan, Johana pamit tidur.
__ADS_1
oh iya Johana, kamar dirumah ini penuh, barang-barang kamu sedikit kan gak papa kamu di kamar kecil itu, emmm AC nya nyalakan??." tanya Listya
iya ibu gak papa AC nyala kok, terimakasih ibu selamat malam." ucap Johana dan menundukkan kepala tanda hormat kepada ibu mertuanya.