The East Woman

The East Woman
Arisan (ibu-ibu sosialita)


__ADS_3

seusai Jhonatan membicarakan pada keluarganya, seperti mendapat lampu hijau. ke-dua orang tuanya merasa kasian sama Johana, dan bagaimana caranya agar Johana keluar dari keluarga yang tidak bermanausiawi untuk memanusiakan manusia lain dengan baik.


mama gak ngerti jeng Listya, masa iya dia butuh cucunya sedangkan ibunya tidak, padahal kalian tau kalau arisan dia selalu paling besar jiwa sosialnya hampir semua panti di gondol dia"sewot ibu Jhonatan.


ya biarin mam, yang penting bagaimana caranya agar secepatnya Johana cerai dengan Aell."tanya Jho pada mamanya.


mam hari ini kan arisan, dirumah teman mu itukan.?" Jhon wickh pada istrinya itu.


loh ko papa tau??," sewot Nathania


kan mam, yang kastau papa"tidak mau kala jw sama istrinya.


sudah-sudah debatnya kan Masi pagi, entar mama arisan di rumah Aell bagus dong aku antar."pungkas Jhonatan


aku juga mau biar bisa tau calon kakak ipar ku yang exotic itu"sambung Jeanette


oke baiklah Jen, mama punya rencana nanti kita laksanakan disana."Nathania bicara penu arti.


hati-hati kalian disana jangan sampai bikin kisruh yak."tegas JW pada istri anaknya itu lalu pergi ke ruangan kerjanya.


sedangkan Jhonatan pamit ke perusahaan sebentar, biar siang bisa antar mama dan adeknya kerumah keluarga woedjaja.


kembali kediaman woedjaja, di meja makan sudah tak terlihat ada orang tinggal nyonya Listya bersama piring-piring bekas makan itu.


Johana kemarila sarapan bersama saya,"panggil ibu mertua itu.


iya ibu" sahut Johana dan langsung ke meja makan dan duduk di samping ibu mertuanya.


habis makan kamu cukup bantu saya menata ruangan ini dan kita bikin beberapa camilan, sebentar ada arisan dengan beberapa teman-teman saya "pinta Listya pada Johana.

__ADS_1


iya ibu, siap."jawab Johana.


usai mereka sarapan langsung saja mereka mendekorasi ruangan tengah itu di sulap menjadi seperti sebuah mini bar, benar-benar estetik, elegan dan memanjakan mata.


huffffttt aku gak nyangka ternyata selera mu cukup bagus." kata Listya pada Johana.


aku tidak punya selera mahal aku kan orang biasa, tapi mantan bosku punya selera dan aku sering mambantu dia mengerjakan hal sesimpel ini."kali ini Johana bicara cukup panjang dia meresa ucapan ibu mertuanya adalah ejekan halus.


oh,, selera mantan bosmu luar biasa, humm emang sekaya apa si dia."kepo Listya pada mantan bos Johana.


entahlah aku tidak tau seberapa kayanya dia, tapi aku rasa mereka cukup baik berselera dalam hal design dan arsitektur bangunan hingga hal-hal kecil."jawab Johana pada Listya.


hemmmm begitu, baiklah. apakah dia tinggal di kota ini??"Tanya lagi


oh tidak, dia tinggal di kota s."singkat Johana pada Listya.


akhirnya selesai juga dekorasi mereka hari semakin siang semua orang wara-wiri melakukan tugasnya masing-masing Johana kedapur mambantu bibi Wang disana dia ketemu lusya tapi tida seperti kemarin pertama kali ketemu, lusya dia menunduk seperti pelayan-pelayan lain yang menghormati Johana sebagai istri Aellino Hendrlist woedjaja.


hayy lusya, kenapa kamu tidak membalas pesan ku" Tanya Johana pakai bahasa planet alias bahasa timur.


tapi Lusya Semakin dia, semua pelayan memperhatikan lusya tapi Lusya mala pergi begitu saja.


apa mungkin dia suda tau saya istri Tuan Aellino."pikir Johana sendiri.


apa kalian satu kampung sama lusya?. tanya bibi Wang pada Johana.


kami hanya satu kota."jawab Johana. bibi Wang hanya mengangguk mereka melanjutkan kerjaan kerna sebentar lagi ada tamu banyak, semua suda beres lalu mereka kembali beristirahat.


di sebuah apartemen Aell gak habis pikir kenapa Giska melakukan hal itu padanya, huftttt mending tidak usa dipikirkan.

__ADS_1


Tapi tidak dengan Reno dia merasa kasian tapi di lain sisi dia juga kesal karena Giska selingkuh, sebenarnya siapa wanita yang suda aku tiduri?, dia masih virgin, lalu di cctv terakhir giska yang menarik bahwa aku keluar, dan dia pergi menolong perempuan itu. lalu siapa yang aku tiduri kasian sekali wanita itu, pasti dia merasa dirinya suda kotor. Tuhan apakah aku bisa bertemu dengan wanita itu?? tolong aku bertemu dengannya kalo dia sampe hamil anak aku gimana nantinya, ahkkkkkkk aku harus ke bali sekarang juga untuk ketemu wanita itu " teriak Reno dan menyiapkan diri untuk ke Bali.


kendaraan mewah full parkir di kediaman woedjaja, sala satunya Pajero sport milik Nahtania datang bersama Jeanette kerna ada sedikit halangan Jhonatan gak bisa antar kedua wanita itu.


sambutan dan jamuan di rumah mewah itu begitu sangat meriah, semua mereka terpukau sama dekorasi itu.


Hay jeng kok kali ini agak lain yak,"Tanya sala satu emak arisan itu.


lalu semua mereka nimbrung iya, jeng agak lain ini " serempak orang-orang itu tapi tidak dengan Nathania dia sibuk sama HPnya kerna misi sedang berjalan.


Jeanette yang tadi berpamitan sama Mamanya pergi ke toilet, tapi pada saat keluar dia melihat sosok wanita sederhana, exotic tapi bersi. duduk sendirian di dekat dapur itu, tanpa ada siapa pun akhirnya Jeanette tahu itu pasti perempuan incaran kakak nya jhonatan.


Jeanette kembali ke tempat acara disana arisan berlangsung hampir selesai, tapi namanya emak-emak kepo pasti ada aja gibahannya.


ehh jeng Listya apa dekorasi ini benar pembantu mu yang buat??, boleh gak aku tahu yang mana orang nya " tanya Nathania antusias.


apaka mereka diantara sala satu pelayan ini."sambung Marlina selaku ibinya Reno.


entar, aku panggil. bibi Wang tolong panggil pembantu baru itu,,,, emmmm siapa namanya??,, emm Johana. tolong cepat yak."pungkasnya cepat.


tiba-tiba target Nathania datang, benar ini orangnya, dia memang sederhana tapi terlihat ada keindahan dibalik itu tidak sala Jho memperawani dia,,puji Nathania dalam hati.


iya ibu ada yang bisa, Johana bantu." Johana bertanya dengan sopan


ohhh benar ini dia Johana Brati tidak sala tadi aku melihatnya."Jeanette dalam hati


Tapi berbeda dengan busos lainnya mereka memberi tatapan mengejek,


Lok jeng dia manggil kamu ibu, kok bisa??"tanya Marlina..

__ADS_1


ohh iya, itu dikampung mereka timur kalo ibu itu perempuan yang punya nilai atau pangkat dan jabatan paling tinggi sehingga harus di hormati, jadi dia memanggil saya ibu." jawab listty santai.g


oh begitu ya, jeng. saya kira itu menanantumu."telak salah satu busos.


__ADS_2