The East Woman

The East Woman
Ambang Perceraian


__ADS_3

Pada satu Minggu terakhir ini Johana tinggal dirumah itu dengan kekhawatiran, sebab yang di takutkan dia ketahuan telah bekerjasama dengan JW untuk pergi dari masalah ini secepatnya. iya sebagaimana perempuan mandiri dia tidak akan memisahkan dirinya dan anaknya, walaupun anak yang dikandung itu masih ada hubungan darah dengan yang bersangkutan. tapi jika yang bersangkutan hanya menginginkan anak tidak dengan ibunya, ohh wanita mana yang mau begitu. Sejak dulu jarang yah ada ibu setegah itu pergi meninggalkan anaknya, ada tapi memang tidak banyak.


lalu bagaimana suasana seminggu setelah hasil pemeriksaan kandungan Johana dikatakan tidak adanya tanda kehamilan, yang jelas sekeluarga dalam rumah itu sangat berubah drastis. sebelum Johana merasa tidak ada kehidupan namun semenjak hari itu dimana tidak ada tanda-tanda kehamilan semua orang jadi lebih ramah pada Johana, bahkan bapak mertuanya saja meminta Johana membuatkan kopi, lalu mengajaknya makan bersama dalam sepekan terakhir ini. aneh sungguh keanehan yang luar biasa bagi Johana, namun tidak dengan mereka sekeluarga itu bahkan Aellino sempat mengajak Johana berbelanja sama kedua adeknya dan kekasihnya Allena Trixia Wijaya. memang Johana tau itu kekasih Aell tapi dia berusaha biasa-biasa saja, yak sadar dirinya itukan perlu. bayangin saja ciri-ciri gadis timur, pastinya hitam, rambutnya mie instan, mata besar, hidung Bangir agak mirip-mirip orang Afrika tapi exotic dan senyuman manis itu mengalahkan yang cantik putih susuh.


sepekan telah usai hari ini harus check up lagi kandungannya, semua orang antusias memberi suport untuk Johana.


mbak jangan berkecil hati, hamil dan tidak hamil itu hal biasa. namun dalam keluarga semua orang pasti butuh keturunan begitupula kak Aell, mbak semangat."ucap sepupunya Aell dan adek perempuannya ikut membenarkan ucapan kakak sepupunya.


iya tidak apa, semua punya kuasa dari Tuhan. terimakasih atas supportnya."Johana begitu tulus.


ayo berangkat ma,pa, Kamu juga cepat nanti telat dokter Andin suda menunggu kita."ajak Aell


kali ini mereka berempat berangkat, Hendra menemani Aell menyetir di jok depan , sedangkan Listya bersama calon mantan menantunya di jok belakang.


perjalanan hanya diributkan oleh Hendra dan Aell yang berbicara tentang bisnis perusahaan mereka, Listya sibuk dengan geng sosialitanya di group WA.


akhir sampai juga di RS kasih bunda tempat praktek dr. Andin.


karena pasien VVIP iyak jadi mereka langsung cus ke ruangan pemeriksaan.


selamat pagi dok, maaf suda menunggu kami."sapa mama Listya.


oh tidak apa-apa Tante, om, Aell dan mbak. saya juga baru habis visit kok, santai silahkan duduk."ramah dok Andin pada tamunya.


iya terimakasih dok "jawab johana sopan.

__ADS_1


bagaimana apa kita langsung memulai check up??" tanya dokter andin.


iya langsung saja dok, Uda tidak sabar iyakan pa"Tanya Listya pada suaminya antusias dan sedikit melirik ke Aell. papa Henda hanya mengangguk sekilas lalu melihat ke arah Aell.


seperti ada yang aneh pada putra saya" dalam hati Hendra.


silahkan mbak berbaring disini,"pinta dokter andin pada Johana..


sebelumnya saya mau tanya, apaka akhir-akhir ini ada gejala-gejala munta, mual kembung, mood swing, atau sama Indra penciuman terganggu?? Tanya dokter andin panjang.


tidak perna dok," Johana menggelalngkan kepalanya.


oke baiklah, apaka suami merasa sebaliknya seperti yang saya tanyakan pada istri anda?? "pertanyaan dokter andin berpindah pada Aellino Hendrlist.


emmm saya hanya mau yang Kambu selain itu normal, mungkin tiga hari terakhir ini saya terlalu sibuk dengan pekerjaan dok."jawab Aellino.


oke, begini om maaf mungkin tadi pertanyaan saya membuat om tersinggung. tapi di dalam pelajaran spesialis obgyen, atau ilmu bagian dalam kandungan, rahim, dan kehamilan itu memiliki ciri khas atau karakteristik yang berbeda-beda. jika pada kehamilan itu terjadi seperti yang saya tanyakan tadi pada mbaknya, lalu kenapa saya tanya pada putra bapak itu karena pada kehamilan ada yang namanya kehamilan simpatik jika istri hamil yang ngidam suami semua gejala akan di alami sepenuhnya oleh suami. bahkan ada yang sampai melahirkan pun suaminya yang merasakan sakit. tapi sayangnya kali ini juga belum ada hasil yang memberikan harapan positif, coba selanjutnya jaga pola makan, pikiran, olahraga secukupnya."dokter andin memberikan penjelasan dan saran yang sangat cukup panjang.


lalu mereka juga pamit pulang.


suda di ambang Perceraian "dalam hati Johana memikirkannya.


Di seberang rumah sakit seseorang sedang berbangga diri dengan hasil kerjanya dia siapa lagi kalo bukan Jeanette wickher,


akhirnya Johana keluar dari keluarga toxic itu pasti Jho bangga sama gue dan dia akan memberikan saya saham dan hadia tas baru huffftt Jeanette wickher kok mau di lawan heheheheh" Jeannette bangga pada dirinya.

__ADS_1


dengan tidak sabar dia langsung pergi bertemu dengan Nathania ibunya itu, Hay mam,, i'm comeback. lalu apa reaksi Nathania, dia langsung berdiri menayamperi putrinya itu.


gimana ceritakan, ayok buruan sayang,,,"antusias pemaksa sekali wanita satu ini.


mam,, plis aku duduk dulu dong."mohon Jeanette pada mam Nathania yang suda gak sabaran itu.


oh dudukla sayang aku, lalu bagaimana ceritakan suda mama mu ini suda tidak sabar."tingkat kepo Nathania suda pada puncak.


gini mam,, misi kita berhasil, tapi..." belum habis bicara uda kepotong sama mamanya.


tapi apa jennnn??..." tanya Nathania melototi matanya.


mama ku sayang amukan cerita belum habis,, udah ah gak mau lagi ngomong sama mama."pura-pura ngambek Jeanette.


uhhh jangan gitu dong, mamakan khawatir kalo misi kita tidak berhasil Jenn."Nathania menunjukkan Waja sendunya itu pun tidak tidak mampan.


pada akhirnya Nathania membujuk dengan jam tangan keluaran terbaru brand ternama, lalu dengan senyum penuh artinya Jeanette langsung memeluk mamanya dengan sayang. uhhhh ternyata gak rugi gue ngambek"dalam hati Jeanette.


oke sekarang mama dengar dulu sampai habis Jen bicara yak mam"pungkas Jeanette mamanya mengangguk patuh.


jadi gini Jen itu suda bekerja sama dengan asistennya dokter Andin, kebetulan dia butuh uang mam. nahh itu paling pinter, tapi Masi pinter gue juga si hehehe. jadi dia Jen suruh manipulasi itu alat agar sistemnya gak bisa beroperasi untuk USG Johana saja. lalu dia pasang kamera diruangan itu biar gue nonton dan dengar langsung apa pembicaraan mereka begitu mam. naw setelah dokter Andin mengatakan bahwa Johana tidak hamil, Jen melihat ada gurat sedi di Waja Aellino aneh kan mam. lalu dokter Andin memberikan beberapa saran atau tips kehamilan mam. setelah itu mereka pulang lalu aku melihat tidak ada rasa empati dari kedua orang tua itu terhadap Johana, mereka membicarakan Johana pulang dengan taksi jadi aku pun gak samperin biarkan Johana pulang aja."bicara panjang lebar Jeanette tenteng misi yang dia selesaikan itu.


lalu kamu bilang tapi sayangnya itu apa?? mama belum ngerti Jenn"tanya ulang Nathania pada putrinya.


oh itu, sayangnya maksud dari Jen itu mereka tidak punya rasa empati terhadap Johana mam paling tidak secara manusiawi la mam. iya mungkin pulang bareng, apalagi suda siang iya ajak makan siang ini disuruh pulang pakebtaksi lalu mereka bertiga masuk restoran dekat rumah sakit itu mam, sedih kan." sedih Jeanette nya melihat hal itu.

__ADS_1


oh kasihan sejak calon mantu ku, sungguh malang gak papa Jen, akan kita akat derajat dia. Listya Listya kamu buang batu permata itu"ucap mama Nia sambil memeluk putri semata wayangnya itu.


__ADS_2