
Tapi kejadiannya itu suda berlangsung enam bulan Yang lalukan Vin, dan saya lihat hubungan pertemanan kita baik-baik saja kan Vin." ucap Aellino
iya juga si,,,, lalu apa tujuan Giska buat jebakan ini. satu hal lagi kamu tahu malam itu Reno juga bela duren lok Aell."bicara Alvin.
Lok ko bisa, berarti ini jebakan untuk Jho dan Reno. lalu aku yang kenah getanya, tapi syukur perempuan Timur ini yang nolongin ku, kalo gak aku uda penyakitan."ucap Aell
karena sudah terlalu malam, akhir Alvin dan Aell memutuskan untuk tidur karena besok ada banyak kerjaan yang harus diselesaikan
*
*
*
ini sudah terlalu larut malam tapi kenapa saya tidak bisa tidur, apa kerna ini rumah orang?.. atau apa kamu suda hadir??" bicara sendiri lalu mengusap perutnya yang masih rata.
Johana kamu harus pikirkan bagaimana caranya agar tidak ketahuan hamil, jika kamu benar ada nak. " Johana masih dengan pikirannya sendiri.
__ADS_1
hoammmmm mending aku tidur besok aku harus bangun pagi. bagaimana pun ini hari pertama aku tinggal di rumah orang kaya ini." Johana langsung beranjak ke tempat tidurnya.
Di rumah besar itu semua orang sudah bermimpih indah tapi tidak dengan sepasang suami istri itu, mereka terus berbicara dan memikirkan bagaimana caranya atau jalan keluar supaya Johana tidak usah hamil sama sekali.
pap,, lagian mereka hanya berhubungan semalam bisa jadi bisa tidak kan pap??" tanya Listya pada suaminya.
iya mam, semoga saja belum jadi. Tapi jika itu dimasa suburnya kemungkinan terjadi sangat besar iya kan mam??" Hendra menarik napas.
iya pap, mama juga pikirnya begitu tapi bagaimana pun Johana tidak termaksud dalam kriteria mantuh Weadjja. atau pap jangan-jangan udah ada?? "Listya membelalakkan matanya menangis di pelukan suaminya.
fajar kembali menyingsing, karena semalaman tidak bisa tidur. akhirnya Johana bangunnya sangat pagi sama seperti pelayan-pelayan dirumah itu,
Hay selamat pagi bibi wang ada yang bisa saya bantu??" Johana bertanya pada kepala pelayan itu.
non duduk saja, biar bibi dan mereka mengerjakan. ingat omongan nyonya besar, saya tidak ingin ada masalah jadi tolong kembalilah ke kamar mu nona ini masih jam empat." bibi Wang memohon
baiklah bi, saya kembali ke kamar. jika suda selesai saya bantu menatakan makanannya bi."Johana Langsung ke kamar.
__ADS_1
sempat tidur setengah jam Johana bangun membersikan dirinya dan kembali ke dapur.
apaka sudah siap bibi, biar saya bantu mengangkat ke mejah makan?? " tanya Johana.
sudah non, terimakasih mau membantu kita" ujar bibi Wang dan pelayan-pelayan lain dengan senyum yang ramah.
Johana semakin semangat karena pelayan-pelayan itu tidak seperti yang dia pikirkan ternyata mereka tulus dan ramah.
huuftttt akhirnya selesai juga." Johana pergi Deri mejah makan itu. Bibi wang berhenti melangkah tepat didepan mukanya Johana, sehingga Johana kaget luar biasa.
maaf non saya tidak sengaja , saya hanya mau bertanya apaka nona mau saya ambilkan kursi untuk duduk di meja makan??" tanya bibi Wang.
oh gak papa bibi, saya makan terakhir saja di belakang." Johana melanjutkan langkahnya mendahului bibi Wang.
hummmm bagusla jika dia sadar diri" ucap bibi Wang dalam hati
semuah orang mengisi kursi kosong yang tersedia terkecuali Johana.
__ADS_1