
huffffttt kalo bukan mainan si bos, udah gue hajar dia rubah betina itu"gregetan sala satu ****** itu namun kedengaran sama Reno.
ternyata dugaan ku benar dia simpanan Frank, lalu bagaimana dengan istri Frank. hidup begitu sulit ya Giska hingga kamu sampai seperti ini."dalam hati Reno.
pada saat Giska dan Johana keluar mereka melihat ada empat orang pria begitu mencurigakan, lalu Giska menari Johana bersembunyi di salah satu toilet pria, mereka mendengar desahann wanita dan suara laki-laki bertanya "enak?? humm"
suara Semaki berat lalu hilang dengan muncul nafas ngos-ngosan.
Johana mebekap mulutnya sendiri sedang Giska suda terbiasa sebab sudah lama bekerja begitu jadi tidak asing lagi mendengar suara aneh.
apa kamu suda menaruh di minuinya??" tanya pria itu di selah aktivitas panas mereka.
__ADS_1
su... uda..ah.. bebbb uh uh ahh enak sa...asss yang...tap. ahhhhh" jerit wanita itu seperti dihentak kasar.
tapi apa sayang, tapi apa " desak pria itu dengan suara seraknya dan tidak mengrai kecepatan bermainnya.
minuman disenggol sama si jelek itu, lalu aku di pelototi jalangnya Frank." jawabannya cepat.
bawalah delapan botol kedalam, beri mereka empat yang ini, dan kalian yang ini.
keempat perencanaan itu di borgol sama Giska lalu Giska menarik Reno keluar disusul Alvin dan Winda lalu Jhonatan kewalahan sama Johana Giska tiba-tiba datang menarik Johana pergi diikuti Jhonatan membopongnya Aellino suda kepanasan.
Johana suda kepanasan di bad itu, sedangkan Aell di seret Jhonatan ke kamar mandi dan merendamkan di bathtub.
__ADS_1
lalu di keluar melihat Johan setengah mati dengan panas itu, kerna rasa bersalahnya Jhonatan merendamka hawa panas itu dengan senyuman dan penyatuan yang nikmat tiada tara. satu jam sudah terjadi pelepasan itu, tapi Johana masi menginginkan untuk ulang lagi dan lagi mungkin efek dosisnya tinggi. Jhonatan lari ke kamar mandi disana Aellino benar-benar setenga mati walaupun bathtub itu suda dipenuhi air dingin. sampaila kamar mandi itu banjir tetap satu jam itu nihil terpaksa jhonat membuka semua baju celana Aellino dan mendorong keluarga kamar mandi, dilahatnya ada manusia berambut panjang meliukkan itu diatas bantal membuat Aellino semakin ber napsu. laluh terjadila kenikmatan surga dunia kedua orang itu, sedangkan Jhonatan menghapus air matanya, Karen telah mengorbankan wanita itu pelempiasan gaira temannya.
Tepat jam tiga subuh Jhonatan keluar kamarnya mandi, mencium seluruh waja Johana, ******* bibir itu dengan pelan agar tidak terjadi keributan. lalu pergi meninggalkan kedua orang yang sedang berpelukan itu.
dalam perjalanan pulang,
Jhonatan meruntuki dirinya kenapa di harus berbagi dengan Aellino?." jika Aellino tidak bertanggung jawab saya akan maju kerna saya yang pertama perawani dia" pikinya dalam hati.
aku bakalan gila, benar-benar gila tubuhnya bikin candu, baru pikirin dia saja suda on. huft semenjak kematian vanka junior gak pernah on. tapi kali ini wanita itu suda membangunkannya, dia harus bertanggung jawab untuk menidurkan lagi. nanti itu adalah anak ku dan Aellino,, anak kami bertiga tapi kalo pagi ini Aellino main sekali lagi gimana?? aku harus gimana,, oh sitt"kesal Jhonatan sendiri.
di kamar lain pun juga sama, Giska terpaksa bangun huftt saya sudah tidak suci lagi, tidak adalagi yang diharapkan. hilang dan sirna suda harapan ku satu-satunya aset berharga ku. tapi tak apa dengan kamu yang masih aku cintai aku akan ikhlas menjalankan hidupku kedepannya" selamat tinggal mantan kekasih sambil mengecualikan kening dan bibir renoh lalu Giska pergi.
__ADS_1