The Last Zenova

The Last Zenova
Chapter 10 Pendekar hitam putih


__ADS_3

Setelah terjadinya tragedi pada salah satu kastil pasukan penyidik. Kekaisaranpun menetapkan, sang komandan penyidik. Date Yoshiki, sebagai tersangka dan menjadikanya seorang buronan paling dicari. Tampaknya kekaisaran benar-benar merasa terancam, dengan pengkhianatan Date. Sebab Date adalah salah satu dari "Three pillars of destruction" (tiga pilar pemusnah). Yang terkenal memiliki kekuatan yang sangat luar biasa.


Maka dari itulah, pihak kekaisaran tidak segan-segan menjadikannya buronan paling dicari. 4,7 milyar Kolt (Kolt\= nama mata uang), bagi siapa saja yang dapat membunuhnya.


Saat ini satu minggu setelah tragedi tersebut.


Didalam ibu kota kekaisaran.



Tengah terjadinya rapat pertemuan para komandan dengan jendral. Komandan angkatan laut dan komandan kesatria kepolisian hadir dalam rapat. Melainkan dari pasukan penyidik, hanya diwakili oleh wakil komandannya saja yaitu, Erwin sang ahli siasat.


“tak ku sangka. Date akan berhkianat seperti itu.” Ujar komandan angkatan laut.


“setiap manusia takan pernah bisa kita prediksi. Terlebih lagi, Date. Dia adalah seseorang yang memiliki kepribadian yang sulit kita tebak. Sangat berbeda jauh dengannya..” tanggap komandan kesatria kepolisian melirik ke arah Erwin.


“apa maksudmu itu?” tanya Erwin.


“kami semua tahu, bahwasannya terjadi sebuah perselisihan didalam pasukan penyidik. Dan perselisihan tersebut menciptakan dua fraksi.” Jawab komandan kesatria kepolisian.


“jadi... kau menganggap penyebab pengkhianatan Date, itu disebabkan olehku?” Protes Erwin.


“begitulah...” balas komandan kesatria kepolisian.


“cih. Sebaiknya kau jangan ikut campur! Ingat, wakil komandanmu sendiri juga telah berkhianat tiga hari yang lalu. Bukan hanya itu, putrimu beserta para pengikutnya juga ikut berkhianat.” Desak Erwin.


“cukup! Kalian berdua diamlah! Dari pada kalian bertengkar. Lebih baik kita sesegera mungkin habisi para pengkhianat itu. Dan juga musuh utama kita.” Tegas sang jendral.


Beberapa lama kemudian.


Pertemuanpun telah selesai dan mereka kembali kemarkas masing-masing.


“komandan. Bagaimana hasil pertemuan tadi?” tanya salah satu dari ketiga kesatria suci.


“tidak, tidak ada yang menarik.” Jawabnya. “lalu bagaimana misi pengejaran itu. Apakah telah berhasil?” tanyanya.


“sampai sekarang pengejaran masih dilakukan. Dan kami juga meminta dua dari "Six warlords" untuk membantu pengejaran.”


...\=\=\=∆\=\=\=...


Ditempat lain, tepatnya di hutan wilayah utara. Terdapat sekelompok orang yang tengah bersembunyi dalam rimbunnya semak belukar.


Kelompok tersebut dipimpin oleh seorang pendekar pedang. Bernama, Rey Halburt. Ia adalah mantan wakil komandan kesatria kepolisian.


“bagaiamana ini, tuan Rey. Setengah dari kita telah banyak yang tewas.”


“cih, aku tidak menyangka mereka berdualah yang mengejar kita.” Ujar Ken.


“bagaimana pun caranya. Kita harus segera mungkin keluar dari sini!” sambung Agil.


Ken beserta Agil, keduanya adalah orang kepercayaan Rey sekaligus dua orang sahabatnya. Mereka bersama-sama menentang kekaisaran. Setelah mengetahui kebusukan yang dilakukan oleh kekaisaran. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk pergi dari wilayah kekaisaran dan berniat untuk bergabung dengan pasukan revolusi.


Akan tetapi, itu tidaklah mudah. Sebab kekaisaran mengutus beberapa pasukan untuk mengejar mereka. Bahkan dua dari "Six Warlords". Juga turut turun tangan. Sehingga, menjadikan pelarian sangat sulit.


“Agil, benar. Kita harus segera pergi. Sebelum pasukan kekaisaran mengepung kita semua.” Balas Rey.


“baiklah. Jadi... bagaimana rencananya?” tanya Ken.

__ADS_1


“kita gunakan formasi “C”.” Jawab Rey.


Ken, Agil, beserta yang lainnya mengerti. Dan seketika merekapun mulai bergerak dengan cepat sesuai arahan Rey.


Akan tetapi. Tak lama kemudian, beberapa dari mereka tiba-tiba saja tergantung diatas pohon. Akibat leher mereka terlilit oleh benang yang sangat tipis namun kuat. Mereka merengek kesakitan dan kemudian merekapun tewas secara perlahan.


Melihat semua itu, tentu saja membuat Rey, Ken, dan juga Agil. Sangat marah. Ditengah kemarahan mereka, terdengarlah suara seseorang dari atas pohon.


“iyaahh~ sepertinya jebakanku berhasil menangkap buruan.”


“di-dia?!” Ken tergagap-gagap.


“iya, benar. Dia adalah, Lobox si jebakan pembunuh. Salah satu dari Six Warlords.” Sambung Rey.


“halo~ salam kenal. Sepertinya kalian menyukai jebakan buatanku, yah?” ujar Lobox.


Lobox si jebakan pembunuh. Dia adalah anggota dari Six Warlords sekaligus pemimpin dari desa topeng pembunuh. Persis dengan nama dari desanya, semua pejuang dari desa tersebut memakai sebuah topeng. Terdapat suatu keahlian dari para pejuang desa tersebut. Yakni, sangat ahli dalam membuat jebakan. Dan Lobox lah yang paling ahli diantara mereka.


Lobox memakai topeng yang berbeda dari pejuang yang lain. Ia juga memakai jaket yang berwana sama dengan rambutnya, yaitu hijau.


Ia juga memiliki kekuatan Axcel bertipe Regler, yang dapat membuatnya bisa memanipulasi benang dari apapun.


“sepertinya, pelarian kita tidak akan mudah!” Rey bersiap-siap bertarung.


“bukankah, seharusnya kita dikejar oleh 2 orang?” tanya Agil keheranan.


“hadeehhh...~. oy, ular jadi-jadian! Sampai kapan kau akan bersembunyi?” seru Lobox.


Setelah itu, tanah yang Rey, Ken, dan Agil berguncang. tak lama kemudian, tanah itupun hancur diiringi dengan keluarnya seekor ular raksasa dari dalam tanah.


Beruntung, mereka bertiga dapat menghindarinya dengan cepat.


Dari mulut ular tersebutpun keluarlah seorang manusia. “tadaaa~” serunya.


“dasar payah! Kau terlambat!” grutu Lobox.


“diam kau! Topeng monyet!” balasnya.


“apa? Dasar ular jadi-jadian! Aku ini bukan topeng monyet!” protes Lobox.


Melihat pertengkaran mereka berdua, Ken dan juga Agil. Memanfaatkan kesempatan tersebut dan langsung menyerang mereka.


Treennkkk.... crash... desh...


“sialan..!!”


“hei, hei. Tidak sopan kalau kalian mengganggu seperti ini.” ujar Lobox.


Serangan Ken dan juga Agil, dengan sangat mudahnya ditahan. Dimana pedang milik Ken tak bisa digerakan, karena terlilit oleh benang milik Lobox.


Sementara Agil. Kampaknya tersangkut pada tubuh manusia ular itu.


“apa aku berhasil?” gumam Agil.


“hei..~. kau sepertinya ingin mati, yah!” ancamnya.


Dengan sekejap mereka berdua pun membalas serangan Ken dan Agil. Ken seketika itu juga terikat kencang pada batang pohon. Melainkan Agil. ia tendang kemudian di lilit oleh ular sekujur tubuhnya. Setelah orang yang diketahui bernama Snake. berganti tubuh dengan keluar dari tubuhnya yang telah tertancap kampak milik Agil.

__ADS_1


Alhasil, Ken beserta Agil. dibuatnya tak berdaya. Sementara itu Snake tertawa terbahak-bahak.


“hahaha..~. bagaimana rasanya akan mati?”


“oy, kau ini kebiasaan. Kecilkan suara tawamu!” tegur Lobox.


“berisik! Aku adalah Snake Raja ular!” seru Snake membanggakan diri.


...\=\=\=∆\=\=\=...


Snake juga sama dengan Lobox. Ia adalah salah satu dari Six warlords, berasal dari lembah ular. Ia dijuluki sebagai raja ular. Bukan tanpa alasan, sebab ia memiliki kekuatan Axcel berupa Beast yang mampu mengubah dirinya menjadi siluman ular.


Dia sering memiliki kepribadian yang bertolak belakang dengan Lobox. Maka dari itu, mereka sering bertengkar di banding dengan para anggota Six warlords yang lain.


Melihat kedua rekannya yang tak berdaya melawan Snake dan Lobox. Rey pun menjadi sangat kesal.


“sialan. Berani-beraninya kalian menyakiti teman-temanku!”


“apa? Kau marah?” Snake merendahkan Rey.


“cih. Tidak ada pilihan lain.” Gumam Rey. “teknik dua pedang...” Rey pun mengambil ancang-ancang. Dia mencabut kedua pedangnya, yang berwarna hitam putih.


“tarian seni pedang hitam putih, blaster stream!”


Dengan sangat cepat Rey menyerang Snake, yang pada saat itu berada paling dekat dengannya. Snake pun tercabik-cabik dibuatnya. Saat itu Rey mengira ia berhasil melumpuhkan Snake. Sehingga ia langsung menyerang Lobox.


Lobox pun menahan tebasan demi tebasan menggunakan pertahanan benangnya yang kuat.


“cih, kau sangat cepat sekali.” Keluh Lobox.


“dia berhasil menahan seranganku.... sepertinya benar, Six warlords itu benar-benar kuat.” Gumam Rey kesal.


Belum selesai kekesalan Rey tersebut. Tiba-tiba Snake muncul dari dalam tanah dan langsung menyerang Rey. Rey berhasil menahannya, kemudian iapun menjaga jarak dari mereka berdua.


“apa kau pikir, seranganmu dapat dengan mudahnya membunuhku?”


Rey melihat kearah jasad Snake yang telah tergeletak tadi. “cih. Dia berganti tubuh!” gerutu Rey.


“hahaha..~ itulah salah satu keahlianku.” Snake membanggakan diri.


Rey pun menganalisa setiap keahlian dari mereka. Lobox yang mampu memanipulasi benang sesukanya. Melainkan Snake, ia dapat mengeluarkan dan mengendalikan ular. Serta bisa berganti tubuh layaknya ular berganti kulit.


Memang cukup berat jika Rey harus bertarung sendirian melawan kedua anggota Six warlords. Terlebih, ia pun harus menjaga seseorang.


“Rey~. Lebih baik, kau cepat pergi dari sini. Tinggalkan lah kami berdua!” Ken berteriak menyuruh Rey pergi sendirian.


“itu benar. Cepatlah pergi dari sini!” sambung Agil.


“hey, hey, hey. Diamlah kalian pengganggu!” Lobox menyerang Ken yang telah terikat dipohon. Menggunakan sekumpulan benang yang runcing dan tajam.


Begitu juga dengan Snake. Ia mengendalikan ular besarnya yang melilit tubuh Agil. Agar memakannya bulat-bulat.


Akan tetapi...


Hwuusshhh... crashhh... crashh..


dengan sekejap ular dan benang-benang tersebut terpotong-potong. Tentu saja itu adalah ulah dari Rey sendiri. Ia menebas dengan sangat cepat. Akibatnya, Ken dan Agil terbebaskan.

__ADS_1


“bodoh! Kalian pikir aku ini siapa? Dengan seenaknya menyuruhku pergi sendirian. Ingat ini... aku, Rey Halburt. Mantan wakil komandan kesatria kepolisian. Pendekar hitam putih!” seru Rey bersiap untuk bertarung.


Ken dan Agil hanya dapat diam dan menatap kearah Rey. Mereka sangat terkejut, Rey menolak untuk meninggalkan mereka. Karena bagi Rey sendiri, mereka semua adalah teman berharga yang harus ia lindungi.


__ADS_2