
Ashura yang berhasil mendapatkan Axcel dan sekaligus telah menyelesaikan misi, kini iapun kembali menuju titik pertemuan dengan kakaknya tersebut Shin.
Beberapa hari sebelumnya dibagian utara
(peta kecil dunia)
Tepatnya dihutan ilusi, Shin tengah menelusuri hutan tersebut. Kabar yang beredar tentang hutan itu adalah dimana setiap orang yang memasuki hutan tersebut takan pernah bisa kembali. Meski begitu, Shin tak memperdulikan akan hal tersebut. Ia tanpa keraguan sedikitpun memasuki hutan tersebut demi menuntaskan misinya mendapatkan Axcel.
Singkat cerita, Shin telah lama sekali berjalan disana hingga ia telah beberapa kali melewati jalan yang sama.
“ternyata rumor tentang hutan ini sungguhan. Aku merasa telah berjalan selama 2 hari. Tapi, hari tetap saja siang.” Ujar Shin kebingungan.
Tak mau menyerah, Shin tetap terus berjalan hingga pada akhirnya tampak sesosok bayangan hitam yang tengah mengawasi Shin tersebut.
Shin yang telah menyadari dirinya diawasi, iapun memberhentikan langkahnya.
“SIAPA KAU...!!” teriak Shin.
Tiba-tiba area sekitaran Shin pun di penuhi oleh kabut yang sangat tebal. Kemudian terdengarlah suara seseorang misterius.
“wahai anak manusia! Ada perlu apa kau mendatangi tempat ini..?”
Ia tak menampakan dirinya pada Ashura.
“siapa kau! Tunjukanlah dirimu dihadapanku!” tantang Shin tanpa rasa takut.
“berani sekali kau menantangku wahai anak manusia!! Tak ada yang pernah berani untuk menantang seorang dewa!” tegas sosok misterius itu.
“dewa..?!” gumam Shin.
“sekali lagi aku tanya padamu, ada perlu apa kau mendatangi tempat ini..!” lanjutnya.
“tentu saja, aku kemari untuk mendapatkan kekuatan Axcel..!!” balas Shin.
“kekuatan Axcel? Untuk tujuan apa kekuatan sebesar itu?. Kalian para manusia hanya bisa menggunakan itu untuk tujuan serakah kalian saja!” tegasnya.
Shin kebingungan “tujuan serahkah?”
“ya...., kalian semua dengan seenaknya menggunakan Axcel yang suci untuk menguasai dunia dengan peperangan hingga banyak darah yang tumpah dan memberikan sebuah penderitaan kepada kaum yang lemah. Sudah beratus-ratus tahun lamanya kalian merusak tatanan dunia ini!”
Shin hanya terdiam mendengar sebuah kenyataan tersebut. Iapun teringat juga dengan 15 tahun yang lalu dimana ketia ia masih berusia 5 tahun. Saat itu terjadi sebuah peperangan dengan Ras lain. Pada saat itu juga Shin kehilangan ibunya yang sangat ia sayangi akibat terbunuh ketika berusaha melindungi dirinya.
“kalian semua tidak pantas untuk kekuatan ini...”
“aku mengakui jika kami memang telah banyak menumpahkan darah selama ini. tapi...” gumam Shin.
“apaa...??”
“jika para dewa beranggapan kami tak layak. Maka, siapa yang akan menghentikan mereka yang berbuat jahat kepada orang-orang yang tak berdosa!. Kami semua telah mati-matian menghentikan mereka dan berusaha melindungi orang-orang yang lemah selama ini. lantas kalian para dewa, selama ini kalian kemana saja! Kalian tak pernah menghentikan mereka yang berbuat jahat, kalian tak pernah berusaha melindungi orang-orang yang lemah. Apakah kalian sendiri pantas disebut dengan dewa!” Kata Shin dengan lantangnya.
Sontak sosok yang mengaku dirinya dewa tersebutpun terkejut dan diam. Kata-kata Shin itu telah membuatnya terkagum. Karena selama ini tak ada yang pernah berkata seperti itu pada dewa. Iapun melihat kesungguhan dari Shin lewat tatapan matanya yang tajam.
“hahahaha..~, menarik sekali... kau sungguh anak manusia yang menarik. Aku sangat tertarik padamu, aku yakin kau dapat memanfaatkan kekuatan Axcel ini dengan baik dan membawakan perdamain dunia!”
__ADS_1
“apa maksudmu?” tanya Shin.
“aku akan dengan senang hati memberimu kekuatan Axcel langka yang hanya dimiliki oleh dewa seorang.” Balasnya.
“Axcel yang hanya dimiliki oleh dewa?” Shin terheran-heran.
“namun, sebelum itu ada yang ingin aku tanyakan padamu!” ujar dewa tersebut.
“apa itu?” tanya Shin.
“apakah kau siap menjadi seorang zenova?, dan menanggung semua rasa sakit semua manusia termasuk dirimu sendiri?”
...\=\=\=∆\=\=\=...
Zenova adalah seorang yang diberkahi atau diberikan Axcel dewa yang teramat besar kekuatannya. Bahkan kekuatan nya tersebut mampu menghancurkan setengah dunia.
Zenova juga bisa disebut-sebut dengan manusia setengah dewa, bahkan ada juga yang menyebutkannya dengan reinkarnasi dewa.
Meski memiliki kekuatan yang sangat besar. akan tetapi, kekuatan tersebutpun memiliki sebuah resiko dimana orang yang menjadi Zenova akan selalu di hantui oleh mimpi buruk dari rasa sakit semua makhluk di dunia. Jika orang tersebut gagal mengontrol dirinya ataupun dalam dirinya memiliki sisi negatif yang besar. maka orang tersebut akan terhasut dan menjadi jahat layaknya seorang iblis.
“jika semua itu bisa melindungi semua orang yang aku sayangi..., maka akan ku terima meski aku harus di hantui oleh kutukan tersebut..!!” jawab Shin dengan percaya diri.
“bagus..., aku harap kau tidak seperti ke 4 orang itu..!!”
“ke 4 orang itu..?!” Shin dipenuhi dengan rasa pertanyaan.
Namun, dewa itu tak menanggapi pertanyaan dari Shin dan langsung memberikan mutiara sucinya kepada Shin.
Shinpun tak dapat mengulang pertanyaanya barusan. Ia langsung menerima mutira suci tersebut dan seketika itu juga Shinpun menelannya.
Setelah cahaya tersebut sirna. Tiba-tiba Shin telah keluar jauh dari hutan ilusi itu. Dengan setengah kebingungan Shin melihat-lihat suasana disekitar.
“aku..., aku telah keluar dari hutan ilusi?”
Tak lama dari itu, terdengarlah suara teriakan seorang wanita yang tak begitu jauh darinya.
Dengan cepat Shinpun berlari menuju sumber teriakan tersebut. Tampak beberapa orang yang diduga pengawal, mereka tengah melindungi seorang wanita dari segerombolan pasukan yang berjubah hijau dengan menutupi kepalanya oleh tudung jubah.
“berhenti..!! jangan sesekali kalian berani untuk menyentuh tuan putri.” Ujar salah satu pengawal.
“hahaha..., lebih baik kalian menyerah saja dan serahkan wanita itu! Atau kalian semua akan mati.” Ancam mereka.
“itu lebih baik, dari pada hidup berputih mata. Lebih baik mati berputih tulang!” tegas pengawal tersebut.
“kalian benar-benar telah gila yah, semuanya serang mereka!!” semua pasukan misterius itupun menyerbu para pengawal itu.
Tak mau kalah, para pengawal pun membalas serbuan mereka dengan penuh keberanian. Meskipun jumlah mereka berat sebelah, tak ada keraguan dari para pengawal tersebut.
Pada akhirnya pertarungan dari kedua pasukan itu tak bisa dihindari lagi. dengan segenap kekuatan yang ada, para pengawal itupun mendominasi pertarungan.
“sial..!!, mereka benar-benar cari mati rupanya.” Kesal salah satu pasukan misterius itu yang diduga bernama Herman.
“kapten Herman, lebih baik kita menggunakan Axcel kita.” Saran Mayra
.
__ADS_1
“baiklah.., ayo kita selesaikan dengan cepat!” ujar Herman.
Mereka berduapun membuka jubahnya dan berubah menjadi siluman lebah dan nyamuk. Diketahui juga mereka adalah pasukan penyidik kekaisaran.
“a-apa...?!, te-ternyata mereka pengguna Axcel Beast..” semua pengawal pun menjadi bergemetaran sebab mereka takan mampu melawan pengguna Axcel.
Akibatnya para pengawal itupun terbunuh satu persatu oleh mereka berdua. Dengan sangat brutalnya mereka membantai pengawal tersebut tanpa ampun.
“hahahaha..~, kalian semua hanya sekumpulan ampas-ampas yang tak berguna..” caci maki Herman.
“maka dari itu, lebih baik kalian semua mati!” sambung Mayra.
Putri tersebut hanya bisa diam terduduk menyaksikan semua pengawalnya terbunuh dihadapannya.
“tu-tuan putri... lari lah dari sini...” pinta salah satu pengawal dengan keadaan sekarat.
Akhirnya semua pengawal itupun terbunuh dan hanya menyisakan Putri itu sendiri.
“baiklah, kita hanya membawa wanita ini saja..hahaha” ucap Herman diiringi dengan menyeringai kejam.
Putri itu tak dapat bergerak akibat syok berat. Ia hanya duduk sembari meneteskan air matanya dengan berharap akan ada yang menolongnya “siapa saja, tolong aku...” gumamnya.
Dan tiba-tiba Shinpun jatuh dari atas tepat dihadapan putri tersebut.
“oy, kalian semua... apakah kalian siap mendapatkan sebuah hukuman!!” tegas Shin dengan tatapan tajam.
...\=\=\=∆\=\=\=...
Semua pasukan penyidik itu seketika terdiam dengan kedatangan Shin yang secara tiba-tiba.
“siapa kau?, apakah kau adalah salah satu dari pengawal wanita itu juga?” tanya Herman.
“aku..?, tidak peduli siapa aku ini. tapi, jika untuk melindungi wanita ini maka..., aku akan menjadi pengawalnya.” Jawab Shin dengan tegas.
“berani-beraninya kau berbicara pada kapten dengan nada bicara seperti itu...!!” kata Mayra dengan marah. “rasakan ini...!!” Mayrapun dengan cepat menyerang Shin.
Putri itu yang menyadari bahwa gadis lebah tersebut (Mayra) sangat berbahaya. Langsung memperingati Shin “hati-hati sengan wanita itu sangat berbahaya, lebih baik kau....”
Namun, peringatan dari putri itupun terlambat. Lantas serangan Mayra melesat dengan begitu cepat. Akan tetapi, seketika mereka semua yang berada disana dikejutkan dengan Shin yang menahan serangan Mayra. Hanya menggunakan satu tangannya saja.
“mu-mustahil.... seranganku berhasil ia tahan hanya menggunakan satu tangan saja?!” Mayra benar-benar terkejut akan hal tersebut. Sebab, sebelumnya belum pernah ada orang yang mampu menahan serangannya.
“ba-bagaimana kau melakukannya?” tanya putri itu.
Shinpun membanting Mayra dengan keras hingga Mayrapun terkapar dan kembali kewujud manusianya lagi.
Lalu Shinpun berbalik kearah putri yang tengah terduduk itu “sebelum itu.., sebutkan dulu namamu oke..” Shin tersenyum.
“na-namaku.... Stela, Stela Ruliends. a-atau lebih dikenal dengan Putri Suci.”
“putri suci yah... cocok sekali denganmu.” goda Shin.
“a-a-apa yang kau katakan itu... i-ini bukan kondisi yang tepat untuk menggodaku..” wajah Stelapun memerah merona.
“hahaha.. iya kau benar sekali.. baiklah saat nya untuk menghukum mereka.” Ujar Shin. Iapun berdiri kembali dan menghadapi para pasukan penyidik itu.
__ADS_1