The Love Story Of The God Of Death ( BL )

The Love Story Of The God Of Death ( BL )
part 14: buang itu


__ADS_3

~Aldrick ~


akhir akhir ini keadaan menjadi normal lagi, waktu pergi ke kampus, berburu pada malam hari, bermain game, belajar, semua normal kecuali satu hal yaitu, Akira mulai meminum sesuatu yang berwarna merah, aku tak tau itu benda apa karena saat kami berburu selalu dalam keadaan gelap gulita, namanya juga perburuan malam


sampai satu minggu telah berlalu dengan keanehan itu juga mulai tercium bau amis di kulkas dimana Akira menyimpan minuman merahnya itu, aku sempat berpikir bahwa bau amis itu tercipta dari ikan dan daging yang di taruh Akira di kulkas


sampai aku tak mampu mengendalikan rasa penasaranku, aku pun membuka lemari es dan mengambil botol minum milik akira dan membukanya, ternyata yang dia minum selama ini yang terlihat seperti jus adalah darah segar, aku yang kaget langsung melempar botol itu ke lantai dan tepat pada saat itu Akira sedang ada di depan tv dan mendengar ada barang jatuh langsung menghampiri ku


"Aldrick kenapa kau melempar obat ku" tanyanya dengan muka polosnya


"ngapain kamu simpan darah manusia di kulkas !!" jawabku sambil membentaknya


"ini obat kalo gak ada ini mataku bisa copot "


"jangan bercanda eiji akira !!"


"gak bercanda, ups, sudah waktunya "


aku melihat bola mata Akira yang menggelinding di lantai seperti kelereng, akira yang melihat hal itu langsung mengambil matanya dan memasukkannya kembali ke tempatnya


"apa apaan itu"

__ADS_1


"ini adalah kutukan para iblis bila kami tak minum darah manusia badan kami akan gampang copot"


"ngapain harus darah manusia"


"cuma itu niatnya, tapi lebih enak kalo manusianya masih hidup jadi darahnya masih mengalir kalo yang beku seperti ini gak enak"


"kau kan bisa ke rumah sakit minta kantung darah"


"bukan pilihan bagus karena kantung darah isinya terlalu sedikit dan untung saja bukan kau yang kumakan"


"aku kan siluman"


"lanjutkan saja apapun yang kau inginkan ya, tapi jangan mengusik ketenangan ku"


"baik"


makin hari Akira jadi makin setiap berburu dia akan menyerap darah dari si korban dan juga Akira jadi lebih sering memakan makanan mentah seperti ketika dia memakan ikan dia akan makan ikan itu sampai habis dan bahkan dia juga memakan tulang ikannya sekalian


aku yang berpikir terlalu keras tentang perubahan sikap akira yang semula normal menjadi aneh tak menyadari bahwa hari ini sudah hari sabtu yang artinya kami libur


terlepas dari hal hal yang berbau darah adalah hal yang menyenangkan bila teman satu kamarmu tidak meminum darah segar dan membuat lantai ruang tamu dan kamarnya penuh dengan warna merah darah

__ADS_1


awalnya aku mau mengajaknya jalan jalan ke harajuku, pusat perbelanjaan dan tempat berbagai macam mainan segala usia, tapi dengan kelakuan anehnya ini apa kita tidak akan jadi bahan lelucon


sebelum kami pergi, aku membuat ke kesepakatan dengan Akira, kesepakatan itu bertujuan mengatur Akira agar tidak bersikap seperti iblis, mengahajar orang, meminum darah manusia dan hal hal yang berhubungan dengan kebiasaan suku iblis yang liar dan sadis


walaupun tak terlalu menyukai kesepakatan yang ku buat akira tetap mengikuti kata kataku karena dia sangat ingin pergi jalan jalan dan berbelanja di harajuku.


¢


¤


Φ


***karena kalian sudah selesai membaca bab ini jangan lupa tinggalkan like dan komentar supaya autor makin semangat nulis novelnya sampai jumpa lagi, sayonara


{diskusi singkat}


Murasaki :bila like tak sampai seratus alu akan memukul shiro


siro :bila like tak sampai seratus aku akan memukul Murasaki***


ritsuka: bila like tak sampai seratus aku akan memukul kalian berdua sampai pingsan

__ADS_1


__ADS_2