The Love Story Of The God Of Death ( BL )

The Love Story Of The God Of Death ( BL )
Part 3: bagaimana bisa kau disini!


__ADS_3

~Aldrick~


setelah kejadian itu, aku pun pulang ke rumah, tempat yang ku sebut rumah ini bukanlah tempat aku melepaskan kesedihan dan rasa lelah, lebih tepatnya seperti neraka penuh persaingan dan iblis yang berkeliaran


"selamat datang tuan muda" ucap seorang pelayan wanita sambil membawa nampak berisi segelas kopi


"aku mau langsung tidur, jadi jangan ganggu aku" ucapku dingin, dia ini sarah novena kepala pelayan di rumah ini, walau pun sarah ini masih muda dia sudah berhasil menduduki posisi sebagai kepala pelayan


"baik tuan muda"


sarah itu adalah pelayan wanita paling menyebalkan di rumah ini, karena dia bekerja dibawa perintah ibu tiriku, aku pernah mendengar kalau sarah ini adalah mata mata yang dikirim ibu tiriku untuk mengawasiku, itu sebabnya dia mampu menjadi kepala pelayan di usia yang sangat muda


"ah fokus besok kau masih memiliki pekerjaan" aku berbicara sendiri sambil menampar pipiku


"belum lagi dengan hancurnya rumah sakit dan para subyek yang melarikan diri, itu semua menambah pekerjaanku" ucapku dalam hati sambil menarik rambutku


ke esokan harinya


aku pergi ke kampus untuk mengajar, sebenarnya aku juga seorang dosen disebuah kampus, kampus Cherry salira adalah kampus dimana aku mengajar, aku mengajar di dua mata pelajaran satu jurusan matematika dan yang satunya adalah jurusan seni, dibanding kelas lain kelas seni merupakan pelajaran yang memiliki rentan waktu mengajar yang cukup lama, untuk sebutanku di kampus ini tidak terlalu mengenakan aku selalu dipanggil dengan sebutan dosen paling mengerikan dikampus ini, untuk alasannya aku pun juga tidak terlalu mengerti


"hey, so dosen killer itu masih mengajar"


"hah, benarkah bukanya salah satu muridnya masuk rumah sakit jiwa"


itulah kata kata yang aku dengar setiap hari saat mengajar


namanya aiko izumi, dia anak yang pendiam dan dingin berbeda dengan anak anak lain dia sangat suka melukis abstrak dan mengatakan bahwa lukisanya memiliki arti seni, setelah dua bulan masuk ke jurusanku dia dikabarkan membunuh seorang pria dan melukis mayatnya, karena dia mengidap penyakit jiwa jadinya dia dikirim ke rumah sakit jiwa


tapi seluruh murid terus menghubungkan cerita itu dengan cara mengajarku yang keras


hari itu berjalan seperti biasa setelah aku mengajar di kelas matematika aku langsung menuju kelas seni, tak kusangka aku mendapatkan murid baru yang mengambil kuliah jurusan seni

__ADS_1


dia memperkenalkan dirinya sebagai Eiji Akira, tapi aku terus merasa aneh dengan aura Akira, seakan aku pernah merasakan aura itu sebelumnya, tapi Akira terlihat seperti anak normal yang terlihat baik dan sopan


setelah kelas seni selesai, aku pun akan pulang, ketika aku berada di parkiran kampus aku melihat hal yang aneh beberapa anak laki laki yang dijuluki brandalan kampus berkumpul dan memanggil seseorang dengan sebutan sir, aku pun langsung mendekati mereka dan bertanya dengan ekspresi dingin "kalian disini sedang apa cepat pulang!! "


"eh, pak Aldrick, kami gak ngapain ngapain kok cuma sedang main dengan si murid baru" jawab mereka serempak


aku sempat melihat seperti ada tulisan angka satu dipundak Akira si murid baru tapi aku tak terlalu memperhatikannya dan beranjak pergi


setelah aku masuk ke mobil aku pun menggunakan penglihatan tembus pandang milik klan werewolf dan melihat sesuatu yang lumayan mengejutkan


"tidak mungkin, 1349" aku melihat angka satu tiga empat sembilan dipundak Akira yang lebih mengejutkan dia memiliki lambang kepala rubah di punggungnya dan lambang buaya di tangan kananya


itu artinya dia adalah anggota klan fire fox yang sangat berbahaya dan simbol buaya di tangan kananya membuatku yakin dia adalah anggota dalam dari klan fire fox, aku juga mendengarkan percakapan mereka karena aku mengaktifkan telinga serigalaku yang super sensitif, aku mendengar mereka akan bertemu di rumah kosong di jalan speed Street


pada malam harinya aku pergi ke rumah tua itu da melihat hal yang cukup menakutkan, aku melihat para brandalan kampus ini sangat takut kepada sang murid baru, aku juga melihat para brandalan itu meminum sesuatu berwarna merah, aku pun megendus bau minuman itu


"uggh"


"itu itu darah"ucapku didalam hati


aku terkejut minuman yang mereka minum adalah darah, aku pernah membaca buku tentang klan rubah mereka membutuhkan darah mahluk hidup lain untuk bisa bertahan hidup karena mereka tak memiliki tubuh yang padat


setelah mengamati anak buahnya aku lantas mengamati bosnya pada saat itu Akira memakai pakaian berlengan pendek jadi aku bisa melihat angka yang ada di tangan kirinya


seperti yang kuduga dia adalah subyek nomor 1349 yang kabur, saat aku ingin mendekat terdengar suara sirene polisi yang bergema, mereka yang mendengar suara sirene itu langsung kabur dengan cara mereka masing masing, ada yang berlari, mengendarai, motor dan untuk Akira dia berlari ke atap gedung dan melompat dari satu gedung ke gedung lainnya tampa rasa takut atau panik


begitu pula aku, aku langsung menggunakan mantra teleportasi untuk kabur dari lebaran polisi


aku berlari menuju jembatan pejalan kaki yang berada di tepi sungai didalam hutan pohon sakura di situlah aku bertemu akira yang sedang duduk di tengah jembatan sambil melihat ke dasar sungai seolah sedang mencari barang yang jatuh ke dalam sungai, pandangan matanya yang lembut namun tegas terpancar


aku sampai tidak bisa bergerak sesaat ketika melihatnya, namun tak lama dia menyadari keberadaanku dan mengenaliku sebagai sang dosen killer dan dokter gila

__ADS_1


"eh ada seorang penguntit di sini, dosen killer atau dokter gila"


"kau menyadarinya "


"aku orang bodoh kalau tidak sadar kalau kau yang bersembunyi di sana"


"benar juga" ucapku sambil duduk di sekolahnya


dia sempat melihat ke arahku dan mengatakan "sekarang rumah sakit itu sudah meledak, lalu apakah kau tetap bekerja sebagai dokter"


aku menjawabnya dengan agak lirih "ya, cuma tempatnya saja yang berbeda"


"apa kau akan menangkap ku sekarang"


"tidak aku masih punya hutang budi denganmu"


"aku tak mengangka iblis yang ada di rumah sakit ini bisa masuk universitas dengan beasiswa pula" Aldrick melontarkan kata kata tersebut sambil menekankan kata rumah sakit


"itu sebenarnya" akira terlihat gugup dengan kata kata Aldrick



setelah Akira keluar dari rumah sakit dia melihat antrean di sebuah kampus, ia melihat anak laki laki dan perempuan mengantre untuk pergi ke suatu ruangan, ternyata itu adalah antrean pendaftaran untuk bisa masuk ke kampus tersebut


seorang calon mahasiswa yang melihat Akira berjalan sendirian lantas mengenalinya ternyata pemuda itu juga merupakan anggota klan fire fox, dengan kekuatannya ia berhasil membuat ibadah sma palsu dan surat surat pendaftaran palsu untuk akira


dan karena kecerdasannya Akira pun berhasil masuk ke kampus tersebut



"jadi gitu" aku sungguh tergerak heran dengan cerita Akira ujian masuk kampus ini kan sulit dan bagaimana cara temannya mendapatkan dokumen palsu dalam waktu kurang dari lima belas detik

__ADS_1


okay setelah kalian selesai membaca novel ini jangan lupa tinggalkan like dan komentar sebagai tanda kalian pernah baca novel ini, see you later πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ˜ŠπŸ˜Š


__ADS_2