
~Aldrick ~
sebelum kami pergi jalan jalan aku sempat bertanya pada Akira dia mau ke shibuya atau harajuku dia menjawab terserah yang penting tempatnya menjual ice cream cabai
itu yang dia pikirkan ya ice cream yang pedas
setelah diskusi kami setuju untuk pergi ke harajuku, awalnya kami mau mengajak yamaki dan hasekura tapi yamaki hilang dan hasekura juga menghilang tampa kabar
akhirnya hanya kami berdua yang pergi, suasana canggung sudah ada sejak kami naik kereta bawah tanah, apa lagi ketika kami sampai di tempat tujuan kami yaitu harajuku Akira yang sedari tadi sudah punya pikiran sendiri langsung pergi meninggalkanku aku juga tidak tinggal diam aku langsung memegang tangannya dan tidak akan mengizinkannya berada lebih dari tiga meter
ternyata Akira hanya tertarik pada action figure anime yang dijual di harajuku, ya itu benar harajuku memang menjual aneka action figur dengan kualitas bagus setelah dia berhasil mendapatkan apa yang dia mau dia langsung pergi ke toko buku untuk membeli buku komik yang baru
"Akira apa kau seorang kolektor komik kau membeli sepuluh buku komik" sayangnya kata kata itu hanya bisa ku ucapkan di dalam hati
dia juga beberapa kali bertanya padaku apa yang harus dibeli karena semuanya bagus dan tak kusangka bahwa action figur yang mau dia beli adalah action figur manga one piece yang adalah salah satu manga jepang kesukaanku
Akira juga terlihat lebih bahagia dari pada sebelumnya, "Aldrick kita akan pergi ke mana lagi"
"kau sudah mendapatkan apa yang kau mau kan lalu apa kita akan pulang saja"
"aku masih tak mau pulang"
"em, bagaimana kalau kita ke toko ice cream yang baru itu aku mendengar dari temanku ice cream di sana enak loh "
"ayo kita pergi, ice cream, ice cream "
sepertinya dia sangat menyukai ice cream
setelah kami sampai di toko ice cream, aku memesan rasa coklat dan akira rasa strawberry
Ketika Akira makan ice cream ada sedikit ice cream yang menempel di pipinya, aku yang melihatnya seakan mau menjilat pipinya yang putih dan imut itu tapi begitu banyak orang di sini, tampa ku duga tubuhku melakukan apa yang tidak seharusnya, aku menjilat pipi Akira dan akira terlihat biasa biasa saja dengan tindakanku sedangkan para wanita di sekitar sini berteriak teriak
"manis sekali, seorang pria tampan dan cewek tomboi yang cantik"
"mesra sekali sepasang kekasih itu"
itulah kata kata yang ku dengar dari para wanita wanita di sekitar sini, sedangkan akira
__ADS_1
"Aldrick yang ice cream ini enak bagaimana kalau beli lagi, Aldrick kau melamun"
ketika aku sibuk dengan khayalan mesumku Akira langsung menggigit ice cream yang sedang ku jilat
"eh, Akira apa yang kau lakukan"
"aku melihat ice cream milikmu meleleh jadi aku makan saja"
tadi kami, kami tadi seperti akan berciuman, dengan pikiranmu yang mulai aneh aneh tampa kusadari muka ku menjadi merah merona sedangkan orang orang disekitarku
"terlihat seperti pasangan g@y "
"yang satunya terlihat seperti wanita hanya saja tomboi "
"manis sekali bahkan lebih manis dari pada ice cream yang sedang kumakan sekarang"
sedangkan manusia yang ku taksir ini malah berpikiran layaknya masih normal
"Aldrick sekarang jam berapa? "
"jam tujuh malam"
"si*l kita melewatkan makan malam"
"jam tiga, emangnya kenapa"
"kita sudah main empat jam nanti setelah makan kita pulang ya"
"baik aku juga mau cepat cepat menyusun action figure anime yang ku beli tadi"
"kita akan susun sama sama ya"
(visual orang orang yang sedang ada di sekitar Aldrick dan akira, juga ekspresi autor saat ngetik) pingsan karena terlalu romantis :v
setelah makan malam di toko pizza, aku dan akira langsung pulang ke rumah, setelah sampai ke rumah alangkah terkejutnya aku saat di dalam apartemenku sudah ada ayahku yamaki dan hasekura yang melihatku dengan tatapan agak mengerikan
"ada apa" ucapku sambil agak begidik
yamaki melihatku sambil agak marah terlihat sekali tetapanya terlihat marah karena tak diajak
__ADS_1
sedangkan akira melewati kami berempat dan mulai membuka kardus berisi mainan miliknya itu
tampa ku sangka ayah dan teman teman ku malah mengatakan "luar biasa, perkembangan hubungan yang luar biasa "
"ayah mendukungmu, kejar dia"
"sepertinya ada yang jatuh cinta"
dan juga mereka menyiapkan pesta kecil kecilan, aku bisa melihat ada kue dan juga beberapa gelas alkohol sebagai minumannya
"hari ini kita berpesta"
"anakku sudah menemukan cintanya"
"selamat ya sensei"
mereka terlihat sangat bersenang senang tapi akira sibuk dengan action figure yang dia rakit, ya sudah lah aku akan mengikuti arus sesat ini saja, toh gak ada pilihan lain
.
.
.
.
.
okay novelnya sampai di sini aja karena autor tak sanggup melanjutkan novelnya ini menyiksa sekali melihat orang pacaran karena autor yang kawai ini jomblo, supanya autor gak sakit hati dan sedih jangan lupa tinggalkan komentar dan like sebagai tanda kalian pernah membaca novel ini jangan lupa ya, see you later dqn sayonara
.
.
.
.
.
(ini cuma tambahan saja, apa kalian penasaran apa yang di beli dan di rakit oleh Akira, mankanya autor carikan visualnya)
__ADS_1
harapan kecil autor adalah memiliki ini dirumah sebagai hiasan kamar, pasti keren sangat keren