The Love Story Of The God Of Death ( BL )

The Love Story Of The God Of Death ( BL )
Part 6: si berengsek itu


__ADS_3

~Aldrick~


setelah selesai bermain wahana itu kami gak sadar bahwa jam telah menunjukkan pukul sepuluh malam, kami pun pulang dan langsung tidur, untuk Akira dia tidur nyenyak banget sedangkan aku masih terbayang bayang akan hantu hantu diwahana itu


[Flash back ]


jadi sebenarnya saat di wahana Aldrick ketakutan setengah mati melihat banyak hantu disekitarnya sedangkan Akira malah tersenyum lebar sambil mengagumi para hantu bohongan itu dan itu terjadi sampai wahana selesai


[okay Flash back selesai]


[Eiji Akira]


aku sengaja berangkat ke kampus pagi pagi sekali karena hari ini adalah waktunya Aldrick mengajar, aku mau dipuji oleh sang dosen killer itu pasti seru melihat anak anak lain iri akan nilaiku


sekarang waktunya jam pelajaran pertama jam paling membosankan karena pelajaran kanji jepang, bosan


tak kusangka akan melihat hal paling menyebalkan di dunia


"wah apa itu si dosen baru itu " ucap beberapa murid cewek


"ganteng banget lebih keren dari si dosen killer itu"


"dia serem kaya iblis kalo yang ini kan malaikat"


mendengar suara gadis gadis itu memuji bajing*n ini membuat ku mual


aku tak akan memaafkan playboy seperti dia hana mati itu gara gara dia, hana akan ku bunuh dia dan mempersembahkan jantungnya untukmu aku berjanji


[Flash back Akira Dan siapakah hana sebenarnya]


hana adalah satu satunya teman perempuanku pada saat aku masih kecil aku dianggap sebagai pembawa sial dan malapetaka, tapi hanya hana yang membantuku, namanya yusuratsu hana, anggota klan yusuratsu yang sebenarnya dia adalaj siluman kupu kupu, hana cantik seperti namanya yang berarti bunga dan dia sangat baik


"hana aku akan melindungimu saat aku dewasa, aku berjanji" ucapku saat masih kecil

__ADS_1


"ayolah aku lebih tua empat tahun dari dirimu tentu saja aku yang harus melindungimu" ucapnya sambil tertawa kecil


itu adalah saat saat bahagia ku, sampai bajing*n itu datang, dia adalah calon suami hana, hana di jodohkan orang tuanya ketika berumur enam belas tahun dan si berengsek itu berusia sembilan belas tahun, hana begitu mencintainya tapi dia mengabaikan cinta hana yang tulus dan memilih berselingkuh, hana mengetahui dia berselingkuh sebelum hari pernikahan mereka


hana bunuh diri dua jam sebelum pernikahannya dan si berengsek itu malah kabur dan pura pura tidak tahu apa apa, pada saat itu aku sedang mengalami masa dimana siluman tak akan bisa berbicara atau bisu sebagai tanda kedewasaan


aku membenci diriku sendiri karena gak bisa berbicara pada saat itu tapi aku lebih membenci siapa yang membunuh seseorang yang kuanggap kakak perempuan dan teman ku


aku akan mengingat namanya yakuni ryan aku akan menjadikan matamu sebagai gantungan kunci


[okay Flash back selesai Dari pada kalian marah marah sama autor yang enggak bersalah ini]


tak kusangka jam pelajarannya telah selesai dan berganti menjadi jam pelajaran seni (Aldrick) aku tak terlalu memperhatikan pelajaran jadi aki kena marah si dosen killer ini tapi setelah masuk ke bagian penilaian pelajaran aku dipuji oleh Aldrick iyilu membuatku melupakan sementara masalahku dengan si bajing*n itu


setelah jam pelajaran usai dan waktunya pulang aku melihat si bajing*n rendahkan itu sedang berciuman dengan seorang guru wanita


melihat itu membuatku teringat dengan hana, tampa ku sadari aku mengeluarkan ekor dan telingaku membuat batu batu di sekitarku menjadi melayang nyaris aku melempar batu batu itu pada si bajing*n itu tapi tak kusangka Aldrick ada di belakangku dan menaburkan lada bubuk ke arahku sontak aku kaget dan bersin bersin " pak Aldrick, haciuh haciuh "


"dasar kau, haciuh haciuh "


"mankanya jangan bersikap tidak sopan di depan guru "


"lada bubuk**"


aku merasa bahwa si bajing*n itu melihatku dan Aldrick karena jarak kami yang gak jauh dan karena suara bersinku yang agak keras


Aldrick yang melihat si bajing*n itu langsung menarik tanganku dan seakan megajaku untuk pergi dari sana


setelah kami sampai dirubah Aldrick menanyakan apa hubunganku dengan si bajing*n itu "jadi apa hubunganmu dengan si bajing*n itu "


aku tak menjawab dan tetap diam, karena penasaran dosen killer ini langsung menggunakan teknik pembacaan pikiran pada ku


lalu setelah mengetahui kenyataannya dia langsung menceritakan semuanya pada ku "si*l apa yang dilakukan si berengsek ini separah itu"

__ADS_1


aku yang setuju akan hal itu langsung mengangguk pertanda setuju


"cih dia benar benar seorang playboy sejati tadi di kantin aku melihatnya mencium seorang mahasiswi lalu di tempat parkir tadi aku melihatnya mencium seorang guru wanita, sungguh tercela sekali perbuatannya"kata Aldrick


"benar dia sangat tercela, kalau mencintai seseorang itu yang tulus bukanya terus berselingkuh " jawabku


"dia membuat semua mahasiswi enggak fokus pada pelajaran dan sibuk membicarakan tentang ketampanan si bajing*n rendahkan itu" ucap Aldrick sambil memukul meja


"si playboy itu harus mempertanggung jawabkan kesalahannya di dunia atau pun di neraka karena berani mengusik kakak seperguruan " ucapku sambil memecahkan gelas yang ada di tanganku dan membuat tanganku berdarah


Aldrick yang panik langsung mengambilkan kotak p3k, tapi setelah dia kembali aku langsung menggigit tangannya sampai berdarah dan menjilat darahnya yang mengalir


Aldrick agak kaget karena luka di tanganku langsung sembuh setelah aku meminum darahnya dan berkata "sepertinya kotak p3k ini aku yang memerlukannya bukanya kau"


tapo aku malah marah dan masuk ke kamar ditambah lagi aku masuk kamar sambil membanting pintu


aku sangat marah sampai hampir ke halangan kendali atas diriku sendiri aku yang tidak mau menyakiti Aldrick pergi ke tempat dimana latihan menembak diadakan


aku yang pada ke papan karena marah mengenai semua sasarannya dan mendapatkan poin tertinggi di sana lalu pergi ke tempat dimana para pegulat profesional berlatih aku menantang merek semua tapi seperti tebakan kalian aku menghajar semua petinju dan pelatih tim tinju di sana


tak kusangka Aldrick menyusul ku ke arena tinju dan bertanya apa aku terluka karena memukuli orang orang itu, aku menggelengkan kepala ku dan mengatakan tidak ada yang perlu dibawa khawatirkan semua baik baik saja kok malahan yang harus di khawatirkan adalah para petinju ini yang sepertinya patah tulang


Aldrick mengerti penderitaan yang ku alami melebihi siapapun di klan sepertinya aku menemukan teman sejati yang tak pandang fisik dan penampilan


...¢...


...¢...


...¢...


...¢...


maaf kalo kalian jadi sebel sama alurnya yang emang ngejengkelin tapi ini murni pemikiran autor dan juga jadi tempat curhat sih he he he, jangan lupa like dan komentar supaya autor makin semangat nulis novelnya, see you later😊😊

__ADS_1


__ADS_2