The Nature Queen

The Nature Queen
04 Kisah Lee Na


__ADS_3

"Tadi ada. Lupakanlah mungkin salah lihat!" ujar Hyun.


Tiga hari setelah kematian Lee Na.....


Banyak rumor bermunculan tentang arwah Lee Na yang gentayangan.


Bahkan, ada yang bilang.....


Ada siswi yang lihat sosok Lee Na di depan mata. Entah itu ada di Kantin, Perpustakaan, Halaman Sekolah, Aula, Kelas ( tempat duduk Lee Na ), WC dan yang paling sering ada di Parkiran Sekolah.


Krinngg Kriinggg...


Bunyi suara sepeda yang entah dari mana.


" Loe denger nggak, ada bunyi lonceng sepeda?" tanya seorang siswi sama temannya.


" Iya Gue denger. Tapi kan semua Murid Hanaku gak ada yang pake sepeda, dan cuma....."


Belum sempat berkata Lee Na muncul di depan mereka, lengkap dengan sepedanya. Memakai seragam, rambutnya terurai ke depan menutupi sebagian wajahnya dan tatapannya tajam,serta tangan kanannya terus-menerus membunyikan lonceng sepeda, membuat bulu kuduk merinding saat melihatnya.


"LEE NA" teriak kedua siswi tersebut dan lari tunggang langgang.


Sedangkan, sosok Lee Na hanya tersenyum dan menghilang.


Tidak hanya itu....


Di kelas Yoseisaku pun, saat pelajaran ada yang dengar suara samar-samar siswi menangis dari bangku Lee Na berada.


Hhiiickk hhhhhhh hiiikkkk, suara tangisan dari bangku Lee Na.


' Kak Gue jadi makin yakin deh, Lee Na belum mati. Tapi, dia adalah reinkarnasi Putri Sei Lee. Yang kini kembali' batin Hyun.


' Gue juga mikir gitu. Karena saat gue lihat mayat Lee Na, itu seperti bukan dia. Melainkan benda yang diselimuti kekuatan yang sangat kuat' batin Chan Yi.


Tiba-tiba, suara tangis itu berhenti...


Hyun dan Chan Yi saling berpandangan.


"Kak, kenapa tangisannya berhenti?"


Chan Yi hanya menggelengkan kepala.


Dengan tenang kedua siswa tersebut mengikuti pelajaran hingga jam pelajaran berakhir.


Mereka berdua masih berada ditempat.


" Kak, kenapa Gue merasakan ada hal yang dilupakan. Tapi, apa ya?" tanya Hyun.


" Gue juga" timpal Chan Yi.


Ketika hendak beranjak dari tempat duduknya, Hyun dikagetkan dengan sosok Lee Na yang tengah menghapus papan tulis.


"Kak" panggil Hyun sambil menunjuk sosok Lee Na.

__ADS_1


Mereka berdua menghampiri sosok tersebut.


Tekkk...


Sosok Lee Na menjatuhkan penghapus ke lantai, dan menoleh ke mereka berdua.


"Kalian gak takut sama Gue?"tanyanya.


Mereka berdua menggelengkan kepala.


" Mana mungkin kami takut sama Loe. Kami ini Pe....."


"Gue tahu kalian ini Peri"ujarnya.


Sosok Lee Na menghilang seketika.


Setelah kejadian tersebut, tidak ada rumor sosok Lee Na lagi. Para Murid belajar dengan tenang.


Waktu sudah berlalu. Tak terasa sudah sebulan kematian Lee Na. Tidak ada lagi kejadian janggal menimpa Murid Hanaku.


Hari ini kelas Yoseisaku kedatangan Murid baru. Dia pindahan dari Tokyo. Seorang Siswi Multitalenta berparas manis dan seorang Indigo. Dia adalah Sei Vee Ra Hannabi. Seorang Putri Perusahaan Hannabi yang cukup terkenal di masanya.


" Halo Nama ku, Sei Vee Ra Hannabi. Biasa di panggil Ivee. Senang jadi teman kalian" ujarnya saat memperkenalkan diri.


Ivee bersama kepala sekolah Hanaku, Bu Zou Yu.


" Anak - anak... Kalian belajar sendiri di jam pelajaran kali ini, ya! Para guru akan ada Rapat hari ini. Oh, ya... Jangan lupa bantu Ivee, ya! Karena Ivee masih baru di sini. Untuk Ivee boleh duduk di tempat yang kosong" pintah Bu Zou Yu.


" Tapi Bu...." belum selesai salah satu Siswa Kelas Yoseisaku berkata, sudah di potong oleh Bu Zou Yu.


Tempat duduk yang di maksud adalah tempat duduk bekas Lee Na dulu. Lee Na dulu, duduk di depan pinggir pintu, dan duduk sendirian. Tidak ada yang berani duduk di situ. Setelah kematian Lee Na, selama satu minggu tempat duduk tersebut di hiasi suara tangisan Lee Na sendiri. Walau sudah satu bulan sudah tidak ada lagi kejadian janggal, mereka trauma dengan kejadian teror dari sosok Lee Na dulu.


Bu Zou Yu pergi ke ruangannya. Sementara itu, Ivee menuju tempat duduk tersebut. Seluruh mata memandang ke arah Ivee, saat ia menyentuh meja kosong tersebut. Ivee menyadari dirinya tengah diperhatikan.


"Kenapa Loe pada natap Gue kayak gitu?" tanyanya.


"Gak papa kok, cuma ingin tahu aja. Gimana perasaan Loe saat ini?" tanya So Yun pada Ivee.


Ivee hanya mendesah kasar.


" Kalian ada aja"


Lalu ia duduk ke tempat tersebut. Diam, itu yang di lakukan Ivee saat itu. Tak ada pergerakan sama sekali. Seperti patung tanpa nyawa yang tak ada kehidupan. Semua Murid kelas Yoseisaku khawatir melihat Ivee seperti itu.


Akhirnya, Chan Yi mendekati Ivee. Di tatapnya raut wajah Ivee. Tatapan lurus yang kosong dan raut wajah yang datar, telah didapati Chan Yi.


"Are you ok?" tanyanya.


Hanya senyum yang terukir dari wajah Ivee.


"Kau telah melupakan sesuatu yang berharga, Chan Yi" tuturnya.


"Maksud Loe? Eh, bagaimana Loe tahu nama Gue? "

__ADS_1


" Hahh.. Apa yang Gue katakan tadi? Sudahlah lupakan saja! Terkadang Gue bicara ngelantur" ujar Ivee sambil tersenyum manis.


"Baiklah" ujar Chan Yi.


Chan Yi kembali ke tempat duduknya.


" Ivee kenapa tadi? Atau jangan-jangan, Loe pindah hati ke Ivee? Wah Putri Sialan punya saingan nih. Gak boleh di biarin terjadi,..... AWW SAKIT TAHU!!" Ucapan Hyun terkena jitakan dari Chan Yi.


"Siapa suruh bicara sembarangan? Di hati Gue gak ada yang bisa gantiin Sei Lee" tuturnya.


Sambil mengusap kepalanya yang terkena jitakan, Hyun mengerutkan dahi.


" Terus, Ivee tadi kenapa? Dia seperti bicara sama Loe? Kayak udah kenal aja"


" Nanti Gue jelasin di Ruang Baca" ujar Chan Yi pada adiknya.


" Huh.. Males Gue ke Perpus mulu" ketus Hyun.


Chan Yi hanya menghela nafas.


Sementara itu Geng Cute Girl mendekati Ivee.


" Heh Murid baru... Kenapa Loe tadi cuekin Gue?" tanya So Yun.


" Sudah Yun! Ngapain ngurusin dia... Eh, By the way.. Dia berani juga dengan kita" ujar Xie Mi.


Ivee hanya tersenyum sinis.


" Masih ada ya, Zaman sekarang ada geng-gengan? Macam anak kecil tahu gak?" ujarnya.


Yao Shi tepuk tangan.


" Hebat sekali... Baru masuk sudah berani Loe!" ujar Yao Shi dan hendak mendaratkan tangannya ke pipi Ivee. Namun, Ivee menahannya.


"Jadi gini tingkah laku Nona Keluarga Shi"


" Loe tahu dari mana Gue dari Keluarga Shi?" tanya Yao Shi.


" Itu ada di seragam Loe" ujar Ivee cengingiran.


Ivee mendekati telinga Yao Shi.


" Nama Loe, Yao Shi Qiu atau Yao Shi Hannaku?" bisiknya.


Yao Shi kaget dengan bisikan dari Ivee.


"Siapa Loe?"


" Hanya seorang Nona dari Perusahaan Hannabi" ujarnya enteng.


Tiba-tiba......


"Kenapa kalian gak duduk di tempat masing-masing?" tanya Bu Yui secara tiba-tiba.

__ADS_1


"Eh.. Maaf Bu" ujar Xie Mi.


__ADS_2