The Nature Queen

The Nature Queen
07 Kisah Lee Na


__ADS_3

Feng Li pun tersenyum dan mengangguk ke arah Ivee dan arwahnya Lee Na.


Arwah Lee Na menghilang lagi..


Di kantin, Chan Yi dan Hyun bertemu dengan Geng Cute Girl yang hendak mau pergi dari kantin, karena mereka baru siap makan.


"Oppa..... Oppa kemana aja sih akhir-akhir ini? Kok menghilang terus? Aku rindu tahu" tanya So Yun merajuk.


Hyun melirik ke kakaknya, Chan Yi.


" Kenapa Loe lihat Gue? Sana urus dulu tuh pacar Loe yang manja! Wkwkkwkwkwk...." pintah Chan Yi sambil terkekeh.


Hyun akhirnya menghampiri So Yun, pacarnya itu.


" Baby..... Aku akhir-akhir ini lagi sibuk ngurusin UKS, karena belakangan ini banyak yang sakit. Baby, jangan marah ya! Oppa nggak akan ninggalin Baby, kok" ujar Hyun pada So Yun.


Hyun pun memeluk So Yun. Sedangkan, Chan Yi hanya terkekeh geli di belakang, karena melihat sikap Hyun itu. Hyun menengok ke belakang dengan tatapan yang tajam. Mendapat tatapan dari Hyun, Chan Yi segera merubah sikapnya.


" Eh, Gue ke UKS dulu ya? Kasihan itu yang tadi pingsan belum makan" katanya melenggang pergi dengan membawa 2 Roti dan 2 Teh manis hangat. Hyun hanya melongo melihat Chan Yi. Dia ditinggal kakaknya sendiri.


' Bilang aja mau ketemu sama Ivee, Loe?' batin Hyun ke Chan Yi.


' C'mon Brother!... Don't negatif thinking, with me!' batin Chan Yi.


Keesokan harinya di Ruang rahasia.....


" Putri Meangmeang, musuh terbesarmu Pangeran Liu Xiang kembali. Waspadalah dengan dia! Ingat Klan Serigala juga musuh kita! Klan Serigala yang menghacurkan Kerajaan Vamnara mu dulu, kau harus membalasnya!" ujar seorang Ratu dari Klan Sihir yang bernama Qia Xuan Jie, yang biasa di kenal Ratu Qia Jie.


Seorang cewek berambut pendek berdiri tegak sambil menyeringai. Matanya yang hitam legam berubah menjadi merah delima. Begitu pun giginya, yang tiba-tiba muncul taring.


" Baik Ratu! Putri Meangmeang akan melaksanakan perintah Ratu Qia Jie" ujarnya sambil memberi hormat untuk pergi dari Ruang rahasia tersebut.


" Tunggu Putri Meangmeang! Selain Pangeran Liu Xiang, kau harus cari tau keberadaan Putri Sei Lee! Aku yakin Putri Sei Lee dalang dari kembalinya Pangeran Liu Xiang"


" Tapi Ratu, bukannya belum ada tanda keberadaan Putri Sei Lee?" tanya Putri Meangmeang.


Ratu Qia Jie bangkit dari tempat duduknya, ia berjalan ke arah Putri Meangmeang berdiri.


" Kamu terlalu naif, Putri Meangmeang. Apa kau lupa dia itu calon Ratu Alam yang diramalkan? Apa kamu lupa kejeniusan dia, saat di Negeri Hannarysaku? Aku yakin dia menyembunyikan identitasnya agar tak bisa terdeteksi sama kita. Kerahkan pasukanmu untuk mencari Putri Sei Lee, segara!" pintahnya.


" Baik Ratu"

__ADS_1


Putri Meangmeang pergi dari Ruang rahasia sambil mengepalkan kepalanya. Dendam terhadap para Klan menggebu-gebu. Kejadian 200 tahun silam yang menghacurkan kerajaan Vamnara menjadi tak terobati. Rasa hancur berkeping-keping menyelimuti hatinya. Hingga menimbulkan api yang membara.


' Dasar Putri BODOH! Mau aja dijadikan boneka ku. Dia tak tau, apa yang terjadi 200 tahun silam' batin Ratu Qia Jie sambil tersenyum sinis.


Di tempat lain So Yun dan Yao shi berada di ruang OSIS. Mereka berdua tengah asik mengobrol sembari menunggu Xie Mi datang.


" Hai Guys nungguin ya?" tanya Xie Mi sambil cengingiran.


" Hish pede amat Loe" timpal So Yun.


Yao Shi memutarkan badannya dengan malas.


" Loe dari mana aja? Udah mau masuk baru nongol"


" Hehehee biasa panggilan alam" ujar Xie Mi cengingiran sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Mata Xie Mi menangkap sebuah buku di meja Wakil Ketua OSIS.


" Eh, itu data pribadi murid Hannaku kan? Kok bisa di sini?" tanya Xie Mi polos.


" Iishh, kenapa Gue berada bersama orang-orang yang selalu nyusahin Gue?" gerutu Yao Shi sambil bangkit hendak mengambil buku data pribadi murid Hannaku.


" Loe mau ngapain Yao Shi?" tanya So Yun.


Yao Shi membolak-balik buku tersebut. Dia hendak mencari alamat Ivee. Namun, nihil.


" Eh kok, gak ada datanya si Cupu sama cewek baru itu ya?" tanya Yao Shi.


" Masa sih? Dulu si Cupu kan sekolah di sini, masa gak ada?" tanya balik So Yun.


Tiba-tiba suasana berubah menjadi seram. Udara terasa dingin, membuat bulu kuduk menjadi berdiri.


" Kenapa Loe cari alamat Gue?" tanya sosok Lee Na yang tiba-tiba muncul.


" Maaf Lee Na! Jangan ganggu Gue!" pintah Yao Shi sambil menutup matanya.


" Iya Lee Na maafkan kami, dulu sering Bully Loe!" kali ini So Yun yang bicara.


Mereka berdua berinsut ketakutan. Sedangkan, Xie Mi hanya bisa mematung di tempat.


Tak lama kemudian, sosok Lee Na menghilang dari ruang OSIS. Setelah kepergiannya, udara kembali normal. Yao Shi dan So Yun bernafas lega.

__ADS_1


'Bayangan?' batin Xie Mi.


"hufftt untung sudah pergi" ujar So Yun.


Yao Shi menatap Xie Mi yang mematung dari tadi.


" Woi bangun! Kesambet Loe Xie Mi?" tanya Yao Shi sambil menepuk bahu Xie Mi.


" Enak aja Gue masih waras lah" ucap Xie Mi.


Teetttt.... Suara Bel masuk berbunyi. Menandakan jam istirahat sudah habis.


" Xie Mi, Loe masuk duluan! Gue sama So Yun mau kasih buku ini ke KepSek dulu!


Xie Mie mengangguk dan melenggang pergi. Merasa Xie Mi sudah pergi, Yao Shi menarik So Yun untuk bercerita.


" Yun, Gue masih kepikiran kejadian waktu itu" ujar Yao Shi.


" Sama, Gue sempat mikir kalau itu Lee Na"


Yao Shi terbelalak mendengar penuturan dari So Yun.


" Kalau Arwah Lee Na bales dendam gimana?" tanya So Yun lagi.


"Husshh.... Jangan ngomong kayak gitu! Ngeri tau" pintah Yao Shi sambil bergidik ngeri.


" Mending kita pergi ke tempat kejadian buat mastiin!" ujar Yao Shi lagi.


So Yun menggelengkan kepala dan mundur ke belakang. Tangannya melambai tanda ia menyerah.


" Nggak, nggak.... Jangan ke tempat itu! Itu bahaya Yao Shi! Di sana angker" tuturnya.


" So Yun! Cepat atau lambat Arwah bisa neror kita. Lagi pula kita gak tau itu Lee Na atau bukan. Setidaknya kita bertanggung jawab dengan perbuatan kita. Dari pada nanti di gentayangin hantu seumur hidup, emang Loe mau?" tanya Yao Shi bersikekeh.


" Tapi...."


" Nggak usah tapi-tapi deh! Lagi pula Gue denger dari desas-desus kalau tempat itu nampak kejadian kecelakaan setiap hari minggu" ujar Yao Shi.


So Yun keheranan dengan perkataan Yao Shi barusan.


" Loe dapet info dari mana?" tanya So Yun.

__ADS_1


" Bokap Gue. Dia kan sering lewat jalan itu kalau pulang kerja" ujar Yao Shi enteng.


__ADS_2