The Nature Queen

The Nature Queen
09 Kisah Lee Na


__ADS_3

" Ivee Loe nggak papa kan?" tanya Chan Yi khawatir.


Mata Ivee berubah menjadi Coklat. Dia menatap lurus ke arah Chan Yi.


" Gue bukan Ivee, Gue Lee Na. Chan Yi, Dulu Gue suka sama Loe. Tapi, sayangnya takdir berkata lain. Sekarang, Gue sudah jadi arwah gentayangan"


" Ikhlaskan saja Gue, Lee Na? Lagi pula, Gue sudah ada tunangan" pintah Chan Yi.


Ivee yang dirasuki Lee Na mengambang ke arah Chan Yi. Semua orang histeris melihat hal tersebut.


" Gue Ikhlas, kok. Gue ke sini hanya  mengingatkan Loe. Agar Loe jangan mencintai satu cinta dalam dua orang sekaligus"


Chan Yi menyeringitkan dahinya, tanda ia bingung dengan perkataan Arwah Lee Na barusan.


" Maksud Loe?"


Ivee yang dirasuki Arwah Lee Na mengambang ke arah piano. Dia menyentuh ujung piano tersebut. Dia berbalik dan tersenyum. Tak lama kemudian, Arwah Lee Na keluar dari tubuh Ivee. Ivee terduduk dan setengah sadar. Dia berusaha berdiri dengan berpegangan piano yang ada di sampingnya.


" Bisa nggak, Loe jangan terus-terusan masuk ke tubuh Gue!"


" Lah kan Loe Indigo. Nggak salah kan Gue masuk ke tubuh Loe?" ujar Arwah Lee Na.


' Jadi Ivee keturunan Klan Indigo. Gue kira Ivee itu Putri Sei Lee' batin Xie Mi.


' Ternyata dia bukan Putri Sei Lee. Tapi, pendukungnya. Sialan!!' batin Bu Yui.


Ivee tersenyum mendengar suara batin Xie Mi dan Bu Yui. Rencananya mengecoh mereka berjalan dengan lancar.


" Kan bisa memperlihatkan wujud asli Loe, kenapa harus masuk segala? Buat nguras energi Gue, tau nggak?" ketus Ivee.


" Maaf Ivee! Gue hanya memperingatkan Chan Yi, agar dia tidak mencintai satu cinta pada dua orang sekaligus. Chan Yi mencintai tunangannya, Putri dan Loe, Ivee" ujar Arwah Lee Na.


Semua orang terkejut mendengarkan perkataan dari arwah Ivee. Semua mata menuju ke arah Chan Yi.


" Apa itu benar Chan Yi? Loe mencintai Gue sama Putri?" tanya Ivee pada Chan Yi.


" Gue... Gue emang ada rasa sama Loe, Ivee. Gue rasa Loe mirip dengan Putri" ujar Chan Yi.


Ivee menghembuskan nafasnya dengan kasar. Dia tidak habis pikir dengan kelakuan Chan Yi.


" Lupakan Gue, Chan Yi! Putri lebih membutuhkan Loe. Gue tidak pantas di bandingkan dengan Putri. Gue hanya mirip. Tapi, Gue bukan dia. Ya walau pun Gue nggak tahu Putri kayak apa, Gue yakin lebih baik buat Loe" ujar Ivee.


" Loe benar, Ivee. Gue nggak seharusnya berpaling dari Putri. Maafkan Gue, yang pernah menyimpan rasa sama Loe!" tutur Chan Yi menyadari kesalahannya.

__ADS_1


Ivee tersenyum dengan penuturan dari Chan Yi. Dia bernafas lega selarang. Tujuannya hampir berhasil.


" Gue nggak papa. Seharusnya Loe minta maaf sama Putri, karena Loe mau menduakan dia" ujar Ivee.


Chan Yi menganggukkan kepalanya. Tanda ia setuju dengan ucapan dari Ivee.


" Tunggu! Gue bertanya-tanya lagu yang dinyanyikan Ivee itu ditujukkan untuk siapa?" kali ini Hyun yang bertanya.


" Lagu itu untuk Chan Yi. Gue sengaja minta Ivee untuk menyanyikannya. Tujuannya untuk menyindir Chan Yi" ucap Arwah Lee Na.


Ivee hanya tersenyum kecut dengan ucapan dari Arwah Lee Na.


" Iya itu rencana Lee Na. Gue pikir, dia minta Gue nyanyi aja. Eh, taunya Gue dirasuki sama dia" ujar Ivee.


" Maaf Ivee! Karena tujuan Gue sudah selesai, Gue pergi dulu"


Setelah mengucapkan kata tersebut, Arwah Lee Na langsung menghilang.


" Bukannya tanggung jawab buat Gue kayak gini malah ngilang" gerutu Ivee.


Teetttt!!!... Suara bel telah berbunyi. Menandakan seluruh guru dan murid Hannaku pulang ke rumahnya masing-masing. Begitu juga Murid kelas Yoseisaku.


" Baik untuk pelajaran hari ini telah selesai. Kalian sekarang boleh pulang. Untuk Ivee, kamu jaga baik-baik dirimu ya!" ujar bu Yui.


Ivee mengangguk dan tersenyum. Ia menuju kursinya, lalu membereskan peralatan tulisnya. Tak selang berapa lama, satu per satu murid Kelas Yoseisaku pergi meninggalkan kelas tersebut. Kini, hanya tersisa Geng Cute Girl.


" Baiklah. Loe mau ikut nggak Xie Mi?" tanya So Yun.


Xie Mi menoleh ke arah So Yun.


" Untuk apa kita ke Jalan Sakura?" tanya Xie Mi.


" Uji nyali dong" jawab Yao Shi enteng.


Tiba-tiba Hp Xie Mi berbunyi tanda ada pesan masuk. Xie Mi langsung mencari kedalam tasnya. Ia lalu membuka pesan yang tertera di layar Hpnya itu.


Bu Yui...


' Cepat temui aku! Ada hal yang mau aku bicarakan'


Begitulah isi pesan tersebut.


" Maaf guys! Gue nggak bisa ikut. Gue dipanggil sama Bu Yui" ujar Xie Mi.

__ADS_1


" It's Ok. Loe pergilah! Siapa tau itu penting" kata Yao Shi.


Xie Mi akhirnya pergi menemui Bu Yui. Sedangkan, Yao Shi dan So Yun bergegas menuju Jalan Sakura. Sementara itu, Ivee menghampiri Feng Li, Si Pangeran Liu Xiang yang ada di tempat Parkir Sekolah Hannaku. Ivee dan Feng Li berencana untuk meyelidiki kecelakaan yang pernah dialami Lee Na.


" Akhirnya Loe datang" ujar Feng Li saat melihat kedatangan Ivee.


" Iya. Maaf lama tadi Gue buat drama dulu!" ujar Ivee.


Feng Li menepuk pundak Ivee.


" It's Ok. Gue mana mungkin marah sama adik angkat sendiri" tutur Feng Li.


"Dih, singkirkan tangan Loe ini! Ada yang lihat kan gawat" pintah Ivee.


Ivee lalu masuk ke mobilnya Feng Li. Feng Li menatap Ivee dari belakang.


" Baru punya adik, udah galak aja dia. Mentang-mentang sudah punya tunangan" gerutu Feng Li.


" Gue denger loh, Kak. Udah ayok jalan!" pintah Ivee dari dalam mobil.


" Iya... Iya"


Feng Li bergegas masuk ke dalam mobil. Ia menyetir mobil meninggalkan tempat Parkir dan keluar dari Sekolah Hannaku. Awalnya keheningan menghiasi di perjalanan mereka berdua. Hingga Feng Li berinisiatif memulai percakapan dengan Ivee.


"By the way Ivee, Loe buat drama apa tadi?" tanya Feng Li.


Ivee melirik Feng Li yang lagi tengah menyetir itu. Ia menghembuskan nafas panjang.


" Huh.. Masalah berawal dari Chan Yi. Dia mencintai Ivee sama Putri Sei Lee sekaligus" tuturnya


" Maksud Loe, dia mencintai satu cinta dalam dua orang sekaligus?" tanya Feng Li.


" Ya begitu lah. Seharusnya, dia yang menemukan Gue lebih dulu. Tapi, kenyataannya nggak" ujar Ivee menghela nafas panjang.


Ivee lalu menceritakan kejadian yang terjadi di Kelas Yoseisaku.


".... Dia memang Pangeran Ceroboh, sampai hampir semua penyamaran terbongkar. Apa lagi, Loe tahu kan di kelas Gue ada Ratu Sihir Qia Jie dan Putri Vampire Meangmeang?"


" Iya gue tahu itu. Loe nggak Cape apa buat drama kayak gini terus?" tanya Feng Li balik.


" Nggak lah. Lagi pula, sebentar lagi drama akan selesai" jawab Ivee enteng.


Feng Li tersenyum mendengar jawaban dari Ivee. Dia kembali fokus untuk menyetir mobilnya. Sementara itu disisi lain, Xie Mi menemui Bu Yui.

__ADS_1


" Yang Mulia Ratu Qia Jie, ada apa gerangan memanggil saya?" tanya Xie Mi sambil memberikan hormat.


" Putri Meangmeang. Akhirnya kamu datang. Aku memanggil mu, karena ada hal penting yang aku bicarakan dengan mu" ujar Bu Yui sambil tersenyum.


__ADS_2