
“kita makan siang dimana tuan?” tanya Johny asisten Arthur, Setelah memastikan Clara pulang dengan selamat secara diam diam, mereka baru melakukan aktifitas yang ingin mereka lakukan. Arthur tadi ingin mengajak clara untuk makan siang bersama tapi gadis itu dengan tegas menolak dan mengatakan dia ada makan siang bersama keluarganya. Bahkan Arthur juga ditolak saat berniat untuk mengantar Clara pulang ke rumahnya.
Karena takut Clara pulang dan diganggu preman , Arthur sampai harus diam diam mengikuti Clara sampai ke rumahnya. Arthur tau clara bukanlah gadis yang bisa di paksa, makanya dia akan mencoba perlahan lahan untuk mendekati clara dan membuat gadis itu jatuh cinta padanya.
“berhenti tertawa chris” umpat Arthur kesal, karena sahabatnya yang ikut satu mobil bersama nya sejak tadi tertawa dan tidak berhenti tertawa.
“Sebaiknya kau batalkan pertunanganmu dan biarkan aku yang akan mendapatkan hatinya” ujar chris di sela tawanya.
Arthur langsung melotot pada chris, “kau mau aku pindahkan ke afrika, meneliti obat untuk penyakit pandemic di sana” ancam Arthur dengan sangat serius.
Chris segera angkat tangan, “ampun bro, gak jadi aku cuma bercanda, aku kasih nasehat aja, cewek polos dan imut seperti clara tidak bisa dipaksa, semakin dia dipaksa maka dia akan semakin menjauh dekati secara perlahan baru kamu bisa mendapatkan hatinya”.
“iya tau kok, makanya tadi aku gak maksa buat makan siang dengannya” ujar Arthur tidak bersemangat.
“hahahha sabar bro, dia masih 17 tahun masih banyak jalan untuk mendekatinya” ledek Chris.
.
Akhirnya setelah perdebatan panjang dengan sahabatnya chris, Arthur memutuskan untuk makan siang di tempat yang akan dia jadikan sebagai tempat pertemuan dia dengan Clara minggu depannya lagi.
“Permisi kak Arthur maaf saya datang telat” perkataan seorang gadis cantik membuat Arthur, chris dan johny serentak diam dan menoleh ke arah sumber suara.
“Apa kita ada janji?” tanya Arthur bingung, dia langsung merasakan ada hal aneh di jantungnya begitu melihat wanita cantik yang duduk di depannya, wanita itu langsung duduk tanpa menunggu Arthur untuk mempersilahkan dia.
“Apa kakak lupa? Saya Clara Evania Adelio, bukannya kita ada janji minggu ini untuk pertemuan, maaf mengganggu waktu makan kak Arthur”
“ehem ehem” Chris mengulum senyum menahan tawanya, tiba tiba saja ada wanita yang mengaku sebagai Clara tunangannya Arthur padahal Arthur sendiri sudah bertemu dengan tunangannya dan clara tidak mengenal Arthur, dan kenapa wanita yang mengaku sebagai clara itu mengenalnya.
“Ahhh anda putri uncle Damien? Benar begitu” selidik Arthur.
“Benar kak, maaf aku telat datang kakak udah makan duluan, apa mereka teman teman kakak?” wanita cantik itu tersenyum senang. Arthur akui dia memang cantik tapi entah kenapa Arthur merasa dia sama saja dengan wanita wanita lain yang berusaha mendapatkan hatinya, Arthur memang sempat tertarik begitu melihat wajahnya, tapi hanya itu tidak ada kesan lain dari wanita itu selain kecantikannya.
“rumahmu di jalan XXX, benar?” selidik artur lagi.
__ADS_1
“Iya benar kak” wanita itu tersenyum semakin lebar.
Alamat yang baru saja Arthur sebutkan adalah alamat rumah tempat dia mengikuti clara tadi pulang ke rumahnya, otak Arthur semakin pusing memikirkan kenapa ada dua orang clara.
“iya abaikan saja mereka, dari mana kamu tau wajah ku?” tanya Arthur.
“daddy menunjukkan foto wajah kakak, tentu saja karena ini perjodohan kita, makanya aku ingin lebih kenal dengan kakak” jawab wanita itu dengan senyum bahagianya.
Arthur sedikit menoleh pada Johny memberikan tatapan peringatan pada pria itu, karena saat ini Arthur sama sekali tidak mengerti tentang siapa wanita yang mengaku sebagai clara dan kenapa ada dua clara sekarang.
Dan bukannya janji ketemu itu diundur minggu depan tapi kenapa wanita itu muncul sekarang.
“tuan saya permisi dulu” pamit johny untuk segera mencari informasi yang membuat tuan mudanya menatap dia tajam.
“ya” jawab Arthur singkat, pria itu ingin sekali menahan dirinya untuk tidak mengumpat kesal.
“Dan aku juga mau permisi lebih dulu kalian nikmati waktu perkenalan kalian berdua” pamit chris sambil mengedipkan mata pada Arthur, dari jauh pria itu berbicara tanpa suara pada Arthur yang terus menatapnya. ‘clara yang pertama buat aku aja, aku siap terima dia apa adanya’ canda Chris.
Arthur yang tau ucapan chris meremas tangannya geram, yang pasti Arthur tidak suka clara yang ada didepannya, tapi dia tidak bisa pergi begitu saja karena dia ingin tau kenapa ada yang berbohong padanya.
“tukar tempat? Seperti apa maksudnya?” tanya balik Arthur.
“aku ingin makan di tempat lain tidak di sini, bisakan?” tanya wanita itu sambil melirik kiri dan kanan seperti orang yang sedang was was akan ketahuan oleh seseorang.
“kamu tidak lihat makanan yang masih banyak di piringku, bukankah tidak sopan meninggalkan makanan yang masih ada banyak sisanya” sindir Arthur.
Wanita itu tertawa kecil, “kakak kan orang kaya, itu bisa kakak kasih ke orang lain yang ingin merasakan makanan mewah disini, kita bisa makan berdua di tempat lain, bukankah kita sedang berkenalan untuk persetujuan pertunangan, ayolah kak” bujuk wanita itu dengan nada yang mendayu, membuat Arthur merinding ingin segera pergi dari sana.
“biarkan aku menghabiskan makananku, aku tidak mau memberikan orang bekas makanan milikku, walau makanan itu, hanya aku sentuh sedikit” ucap Arthur tegas.
Terlihat wajah wanita itu berubah sendu dia kini fokus melihat pada ponselnya.
“Clara apa kamu berniat untuk melanjutkan perjodohan kita?” tanya Arthur tiba tiba.
__ADS_1
“haa? Apa?”
“kamu ingin perjodohan kita lanjut?” ulang Arthur.
“hmm kalau kakak? Apa kakak ingin perjodohan kita tetap lanjut?” wanita itu malah membalik pertanyaan Arthur dengan wajah yang malu malu.
‘siapa wanita ini? siapapun kamu aku tidak akan memaafkanmu jika kamu berbohong padaku, aku akan cari tau alasan kamu berbohong’ batin Arthur.
“Tentu saja, aku ingin perjodohan ini tetap lanjut” jawab Arthur.
Wanita itu semakin tersenyum lebar tapi beberapa detik kemudian sangat terlihat jelas dia sedang berakting sedih, “tapi aku sebenarnya datang kesini untuk membatalkan perjodohan kita kak”.
“membatalkan?” seru Arthur tidak percaya.
“iya, maaf kak, tapi clara tidak mau perjodohan ini berlanjut tolong maafkan clara kak” ujar wanita itu bersedih.
Arthur hanya diam melihat wanita itu berpura pura menangis, bukan Arthur tidak tau, tapi Arthur tidak mengerti apa maksud dari wanita itu.
“kalau gitu clara pergi sekarang ya kak, semoga kita bisa bertemu lagi dan bertukar sapa sebagai teman” wanita itu segera pergi dan meninggalkan Arthur.
Arthur sendiri diam memang sengaja tidak mengejar dia.
.
Dari jauh wanita itu mengintip ke arah meja yang masih di tempati oleh Arthur, “berhasil dia berhasil jatuh cinta padaku, wajah ini memang berguna, liat saja clara, Arthur akan jatuh hati pada wajahku, tidak ada yang bisa mengalahkan violetta” gumam wanita itu.
...🍶🍶🍶🍶🍶...
bonus pict
Violetta saat bertemu Arthur
__ADS_1