The Reason I Became Villian

The Reason I Became Villian
47. Merasa Bersalah


__ADS_3

Clara terkejut mendengar ucapan violetta, tapi dia tetap mempertahankan wajah datar tanpa ekspresi.


Karena melihat clara yang tidak ada respon kini Violetta sampai menekuk kedua lututnya sambil menundukkan kepalanya di depan clara, “clara aku mohon tolong terima permintaanku, aku sudah tidak peduli dengan Arthur lagi aku hanya ingin kembali kepada keluargaku, aku mohon clara” violetta berkata sambil terisak.


‘Ayo clara jawab saja iya kenapa, aku hanya membutuhkan jawaban iya darimu dengan begitu aku bisa menjadi istri Arthur, kamu pikir aku gak tau kalau kamu sudah menikah dengan Arthur, kalau kamu mengiyakan maka aku akan mengambil semuanya kembali’ batin violetta.


Dia memang berhasil bertemu lagi dengan penyihir yang mengembalikan jiwanya beberapa kali karena dia memohon terus berkali kali tapi karena memang perjanjiannya clara tidak bisa membalikkan keadaan, hanya dia diberi satu kesempatan jika jiwa dalam tubuh clara menerima perpindahan itu.


“apa yang kamu bicarakan vio? Ini tubuhku, aku tidak mengerti dengan ucapan mu” elak clara, walau saat ini dirinya mulai bimbang dan kasihan, clara tidak ingin memberikan kebahagiaan yang sudah dia dapatkan dengan susah payah.


Wajah violetta langsung terlihat mengerikan karena jawaban dari clara. “ITU TUBUHKU! KEMBALIKAN PADAKU CLARA!” teriak violetta akhirnya gadis itu mengeluarkan ekspresi aslinya tangisannya sudah hilang berganti kemarahan.


“Aku tidak tau apa yang sedang kau bicarakan” ulang clara sekali lagi, walau violetta sudah mengatakan dia tidak akan merekam atau melakukan hal lainnya tapi clara tidak ingin masuk kedalam perangkap yang sama, clara tidak ingin kejadian penghianatan itu terulang kembali, dia bukan clara yang lemah seperti dulu lagi, ada Arthur yang selalu berada di pihaknya walaupun dia telah bersalah.


Violetta akhirnya tegak dan hendak menampar pipi clara tapi dengan cepat clara menahan tangan gadis itu, “apapun yang kamu lakukan aku tidak akan menerima permintaanmu” ucap clara tegas, dia menghempaskan tangan violetta dan segera berjalan meninggalkan violetta yang berdiri memaku.


...🍺🍺🍺🍺🍺...


Clara memilih menaiki taxi menuju kantor Arthur dari pada menunggu Arthur di sekolahnya. Wanita itu berjalan cepat menuju ruang kerja Arthur, dia tidak menyapa siapapun yang meliriknya, clara hanya berjalan dengan ekspresi datar.


Saat dia membuka pintu ruang kerja Arthur, terlihat Arthur sedang berdiri hendak menuju pintu keluar, clara langsung memeluk pria itu tanpa mengatakan apapun membuat Arthur terkejut.


“Kamu kenapa sayang?” tanya Arthur panik.


Tapi clara hanya diam dan memeluk tubuh pria itu. Arthur merasakan tubuh clara bergetar dan terdengar isakkan pelan, dia segera menatap johny, ‘gantikan aku atau batalkan semua pertemuan hari ini’ ucapnya pada johny tanpa suara.

__ADS_1


Johny yang mengerti segera mengangguk dan pamit keluar tanpa suara. Setelah itu Arthur langsung menggendong clara dan membawanya masuk ke dalam kamar rahasia yang ada dalam ruang kerjanya.


Arthur duduk dipinggir kasur sambil membiarkan istri kecilnya duduk di pangkuannya.


“Katakan pada mas apa yang terjadi” tanya Arthur lembut.


Tapi clara masih tidak menjawab, dia hanya kembali memeluk Arthur dan menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher Arthur.


“sayang~ apa violetta melakukan sesuatu padamu? Apa perlu mas yang menanyakan langsung pada dia, jika kamu tidak mengatakannya mas akan memberi pelajaran pada wanita itu” ancam Arthur.


Clara baru melepaskan pelukannya dan terlihat matanya yang berwarna merah akibat menangis dalam diam, “katakan padaku aku tidak salah, aku boleh bahagia” isak clara.


Arthur menangkup wajah istrinya dan menghapus jejek air mata istrinya, dia mendekatkan wajahnya dan mencium kedua kelopak mata clara, “istri mas tidak pernah salah, istri mas boleh bahagia” ujar Arthur.


Tangisan clara semakin kencang dan dia kembali memeluk Arthur, menyembunyikan wajahnya ke ceruk leher Arthur lagi.


Cukup lama clara menangis hingga dirinya tertidur, Arthur memutuskan untuk tidak bertanya apapun, dia akan mencari tau sendiri, penyebab istrinya menjadi seperti itu.


“mas tidak tau apa yang membuatmu menangis seperti ini, tapi mas janji ini terakhir kalinya kamu menangis sayangku” ucap Arthur lembut sambil memberikan kecupan pada kening clara, setelah itu dia menutupi tubuh clara dengan selimut, membiarkan istrinya tidur dengan nyenyak.


...🍹🍹🍹🍹🍹...


“hai clara” sapa seorang wanita dan duduk di sebelah clara.


Clara diam dan menatap heran wanita asing yang tidak dia kenali itu.

__ADS_1


“ini adalah mimpi, kamu tertidur setelah menangis kencang di pelukan suamimu, apa kamu bahagia dengan hidupmu?” tanya wanita itu lagi.


Clara masih tidak menjawab dia hanya menatap wanita itu dengan pandangan curiga.


“Aku tau kegundahanmu, maukah kau mendengarkan ceritaku?” tanya wanita itu lagi.


“silahkan” akhirnya clara mengeluarkan suaranya.


“aku telah melakukan sebuah kesalahan besar, aku telah salam memasukkan jiwa seseorang kedalam tubuh yang salah, karena itu takdir mulai berubah, dan aku mendapatkan hukuman karena kesalahan yang telah aku lakukan, tapi aku tidak bisa memasukkan kembali jiwa itu pada tubuh yang benar karena kejahatan yang dilakukan jiwa dalam tubuh itu terlalu besar dan mengakar di dalam tubuhnya, hanya dengan meminta persetujuan orang itu secara langsung baru aku bisa mengembalikan jiwa itu ke dalam takdir yang sebenarnya” ungkap wanita asing itu.


Clara semakin mengernyitkan keningnya bingung.


“kau tidak mengerti ucapanku?” tanya wanita itu. “atau kau sedikit mengerti tapi tidak mau berasumsi salah?” tambahnya.


“mirip dengan opsi ke dua” ujar clara.


“sebenarnya kamu tidak salah apapun clara, kehidupanmu yang sekarang adalah hadiah yang diberikan orang orang yang sudah kamu selamatkan selama ini, dan sebenarnya jiwamu harusnya berada dalam tubuh clara, karena jiwa clara yang sebenarnya akan mati bersama sahabatnya violetta, tapi aku telah melakukan kesalahan besar karena memasukkan mu ke dalam tubuh yang salah, dan itu menyebabkan takdir clara si pemilik tubuh berubah” ungkap wanita asing itu. “apa kamu sudah mengerti sekarang?”


“belum seratus persen” ujar clara jujur.


“apa kamu masih bingung dengan cerita novel yang kamu baca?” tanya wanita itu.


Clara mengangguk perlahan mengiyakan.


“karena kesalahanku, kamu harus berjuang untuk memperbaiki takdirmu, dan novel itu sebenarnya adalah informasi yang aku berikan padamu atas kompensasi yang aku lakukan, jadi kamu tidak perlu merasa bersalah telah mengambil tubuh milik Clara Evania Adelio, karena sesungguhnya itu semua adalah milikmu, dari keluarga hingga kekasih, itu adalah hadiah yang diberikan oleh orang orang yang kamu selamatkan nyawanya, keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang serta suami yang sangat mencintaimu, dan berkatmu takdir seseorang juga mulai berubah, terima kasih” ucap wanita itu tulus.

__ADS_1


...🍻🍻🍻🍻🍻...


__ADS_2