
Hari hari berlalu begitu saja, violetta tidak lagi mengganggu clara, dia juga tidak menginap di rumah clara, entah karena violetta sudah menyerah atau violetta sedang merencanakan hal besar lainnya.
“yank, ini udah 2 bulan, gak ada yang mau kamu katakan padaku?” bisik Arthur pada clara yang sedang asik menulis. Saat ini gadis itu sedang ada di ruang kerja Arthur, sejak beberapa hari yang lalu clara sebenarnya sudah selesai dengan pekerjaannya karena obat yang dia ciptakan sidah siap dan sudah dijual di pasaran.
Tapi Arthur yang tidak mau kekasihnya tidak datang lagi ke kantor memutuskan untuk memperkerjakan kekasihnya menjadi sekertaris untuk beberapa hari menunggu pengganti sekertaris lamanya yang baru berhenti bekerja.
“ Gak ada tuh” jawab clara sambil mengulum senyumnya.
Arthur tampak kecewa, pria itu mengacak rambutnya frustasi, “yank, ayolah, katakan pada mas sekarang kalau kamu itu mencintai mas” ucap Arthur.
“ihhh G-R siapa juga yang suka sama mas” canda clara. Dia mengerti apa yang Arthur maksud sudah berkali kali Arthur meminta dirinya untuk menyatakan cintanya secara langsung, tapi clara masih tidak mau menyatakan perasaannya pada Arthur.
“Yank~ kok gitu sih, nanti mas di ambil orang lain loh” ancam Arthur.
“Kalau mas mudah tergoda dengan wanita lain, clara juga bisa dengan mudah pindah hati” ancam balik clara.
“Gak boleh! Awas kalau kamu melirik pria lain” Arthur langsung tegak dari kursinya dan langsung marah dengan pernyataan clara. “aahhh aku baru ingat, sayang apa di dalam novel hanya kamu yang menjadi antagonisnya? Kan biasanya ada banyak antagonis di dalam novel” ujar Arthur tiba tiba, dia mendekat kearah clara dan menarik clara untuk duduk di sofa bersama denganya.
Arthur sudah percaya dengan cerita hayalan yang sulit diterima akal sehat tentang jiwa clara yang masuk ke dalam tubuh orang lain, tentang hal hal yang sulit di terima akal sehat, Arthur bahkan bertanya tentang kehidupan asli clara salsabilla sebelum masuk ke dalam tubuh itu.
Tapi clara masih menutup diri, dia belum mau mengatakan semua cerita tentang dirinya pada Arthur.
__ADS_1
“hmm ada 2 antagonis di dalam novel, satu aku dan satu lagi…” clara sengaja menjeda ucapannya dia menatap Arthur yang sekarang menatapnya dengan penasaran.
“siapa yank jangan ngasih info setengah setengah” desak Arthur.
Clara menggeleng, “nanti saja aku beritahu, jika aku beritau sekarang mungkin ceritanya bakal semakin hancur, dan dia adalah orang yang kamu pikir tidak akan mungkin melakukan itu, jadi aku tidak bisa mengatakan apapun, sebelum ada bukti” ucap clara.
Arthur menangkup pipi clara agar fokus menatap wajahnya, “sayang, sudah mas katakan kalau mas akan percaya apapun katamu, kalau kamu bilang orang tua mas alien mas akan percaya itu, jadi katakana pada mas sekarang ya, mas gak mau membuat kamu salah paham sedikit saja” ucap Arthur.
“dia_”
‘tok tok tok’ ucapan clara terhenti karena ketukan pintu dari johny yang berada di luar.
“tuan muda tamu anda sudah datang” ujar johny.
Baru saja para tamu Arthur masuk mata clara terbelalak kaget menatap para tamu Arthur, dia memang tau aka nada orang dari luar negri yang datang ke kantor Arthur untuk meneliti lebih dalam khasiat obat yang clara ciptakan, seperti efek domino, dimana setiap hal kecil yang kita lakukan pasti ada efek samping pada hal itu.
Seperti sekarang, peneliti dari rumah sakit yang ada di amerika datang untuk memeriksa obat ciptaan clara, dan peneliti itu adalah aileen mantan sahabatnya yang telah menghianatinya, dulu memang dia menciptakan obat itu bersama dengan aileen, aileen yang memberikan sedikit bumbu pada penelitian itu, tapi yang menyempurnakan obat itu adalah clara. Mungkin karena itu aileen bisa ada di Indonesia dan sekarang ada di kantor Arthur.
Sudah dibilang aileen, dan clark juga ada di dunia itu, kecuali dirinya sendiri yang menghilang tanpa jejak, seolah olah dirinya itu adalah clara sesungguhnya yang lahir dan besar di situ dan clara salsabilla adalah mimpi saja.
Bukan hanya aileen, diantara orang orang yang masuk ke ruangan Arthur juga ada clark, dia ada di sana karena ingin membawa resep obat itu ke amerika, memang sejak awal obat itu sangat terkenal di amerika, hanya saja yang membuat clara heran kenapa pekerjaan clark berubah, dulu dia tidak bekerja di perusahaan obat obatan, tapi di perusahaan arsitek, dan clara yang selalu memberikan dana padanya, tapi sekarang pria itu terlihat sangat hebat dan terlihat kaya.
__ADS_1
“Selamat datang, senang melihat kalian” ucap Arthur.
“terima kasih tuan Dion” clark menyambut jabatan tangan Arthur, pria itu lalu menyodorkan tangannya pada clara.
Namun dengan cepat chris yang menyambut tangannya. “kita langsung saja tuan clark” ucap chris.
“begini tuan Dion, kami kesini bukan hanya datang untuk meneliti obat yang baru saja perusahaan tuan dion luncurkan, tapi kami juga ingin mengajukan kerja sama dengan tuan dion, untuk proyek terbaru kami, apa tuan bersedia melihat proyek terbaru kami?” tana clark.
“bolehkan saya melihat dahulu?” tanya Arthur.
“oh silahkan ini dia” aileen tersenyum hangat sambil memberikan proposal yang dia bawa. “kami berniat untuk mengembangkan alat diaknostik anemia, jika alat itu berhasil kami ciptakan akan banyak orang yang bisa melakukan tes tanpa perlu datang ke dokter, dan juga mereka akan mudah mengetahui jenis jenis anemia ini” lanjut aileen penuh percaya diri.
‘Dasar bodoh, kenapa kau selalu berusaha membuat alat itu, sudah pernah aku bilang untuk jangan membuatnya tapi kau masih membuat alat itu, ahh tapi saat ini pasti tidak ada orang yang melarang dia untuk membuatnya, karena aku tidak pernah mengenalnya’ batin clara.
“boleh saya tau untuk apa anda mengembangkan alat tes anemia ini?” tanya clara tiba tiba, dia memang belum melihat alat tes yang aileen kembangkan, tapi dia hapal sekali isi laporan milik aileen.
“ahh anda siapa?” tanya aileen dengan pandangan meremehkan.
“dia salah satu peneliti di perusahaan saya, jadi jawab saja pertanyaannya” jawab Arthur.
“baiklah, apa anda tidak tau , tentang anemia? Itu adalah penyakit yang banyak di derita pasien karena kekurangan darah dalam tubuhnya, ada banyak alasan dibalik penyakit itu, tapi karena alat untuk diaknosa alasan yang spesifik, saya menciptakan itu untuk pertama kalinya” ucap aileen dengan sangat bangga.
__ADS_1
“Untuk mendiagnosa penyakit itu kita hanya perlu melakukan tes darah dan melakukan tes lainnya di rumah sakit yang ada disekitar kita, dan saya boleh tau lebih jelas untuk apa anda mengembangkan alat semacam itu?!” ulang clara sekali lagi.
...☕☕☕☕☕...