
Hari pertemuan yang di rencanakan akhirnya tiba, clara heran sekali mommy Quenby sampai turun tangan mendadani dirinya sebelum bertemu dengan Arthur, seingat clara di dalam novel mommy Quenby tidak turun tangan dalam membantunya berdandan, bahkan wanita itu berada di pihak violetta dan terus menasehati putrinya untuk menyerah atas pertunangannya.
“dek jangan terkejut ya begitu mengetahui siapa tunanganmu, semua adalah salahmu sendiri dek” nasehat danie saat mengantar Clara menuju tempat janjian pertemuan dengan Arthur.
‘apa memang ceritanya mulai berubah ya? Ahhh masa bodoh lah’ gerutu clara dalam hati, gadis itu mulai malas untuk berpikir apakah jalan ceritanya hancur atau tidak, dia hanya ingin fokus dengan hidupnya sendiri sekarang.
Belum selesai clara terkejut dengan tingkah mommy dan abang nya, gadis itu kembali dikejutkan dengan kehadiran kekasihnya yang sedang duduk menikmati kopi dan cemilan di tempat janjian clara dengan Arthur. Memang janjian mereka lebih cepat setengah jam dari janji temu yang sudah di rencanakan.
Clara masih tidak curiga bahwa dion adalah Arthur, malah dia menganggap kehadiran Arthur yang dia kenal sebagai dion karena dia cemburu sudah berjanji bertemu dengan calon tunangannya.
Clara berlari cepat dan langsung melayangkan pukulan pada punggung Arthur dengan sangat kencang, bahkan johny terkejut melihat apa yang clara lakukan barusan.
‘plak!’
“Auuuu sayang sakit” ringis Arthur sambil memegangi punggungnya yang dipukul oleh clara.
“sakit kan! udah di bilangin jangan datang ke sini, biar clara urus masalah clara sendiri” omel clara sambil terus melayangkan pukulan pada punggung Arthur. Arthur sama sekali tidak melawan dia hanya membiarkan clara mengomel dan memukulinya sambil menahan tawa.
Kalau Johny sejak tadi menahan nafasnya agar tidak tertawa keras melihat tuan mudanya dipukuli oleh kekasihnya.
🍼flashback On🍼
Clara masuk ke dalam ruang kerja Arthur karena dipanggil oleh pria itu.
“sayang~” Arthur langsung merentangkan tangannya begitu lebar sambil berlari untuk memeluk clara, tapi sayang sekali gadis itu dengan cepat mengelak.
“Kenapa memanggilku lagi, aku ini sedang kerja mas!” gerutu clara.
Arthur memang tidak henti memanggil clara ke ruangannya, bahkan clara baru bekerja beberapa jam dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama Arthur di dalam ruang kerjanya. Memang si tuan paling berkuasa gak bisa dibantah.
“ahhh gagal lagi” lirih Arthur yang hanya bisa memeluk angin karena clara menghindarinya. “aku di sini bos, jadi aku berhak mengatur karyawanku”.
__ADS_1
“Baiklah bos, ada apa menyuruhku kemari” clara duduk di sofa dan menatap sinis kekasihnya yang makin hari makin menjadi, selalu ingin mendekat dengan clara, mudah cemburu jika clara berbicara dengan chris padahal hanya masalah pekerjaan, lebih kekanakan dari clara yang berusia 17 tahun.
“yank besok kita kencan yuk, kan kita udah pacaran” bujuk Arthur.
“gak bisa, besok ara bertemu dengan tunangan ara”
“Tapi_”
“Gak ada tapi tapian, besok pacar mas ini akan menjadi tunangan dari seseorang, dan dia sangat berkuasa, awas kalau berani datang dan mengganggu, biar ara saja yang mengurus semuanya, mas diam aja disini, ini perintah” tekan clara setelah itu clara keluar dari ruangan Arthur tanpa menunggu jawaban dari kekasihnya.
Arthur menatap johny heran, “cewek gue hebat sudah pandai memerintah, padahal besok yang bertemu dengan dia adalah aku” gumam Arthur.
“tuan anda memang keterlaluan pantas nona clara bersikap tegas dengan anda” ledek johny.
“justru aku tertarik dengan wanita seperti clara dibanding cacing kremi” ujar Arthur.
“ya anda orang aneh yang menyukai wanita seperti nona clara” aku johny.
“aku tidak sabar melihat wajah terkejut clara begitu melihat aku yang datang besok” kekeh Arthur.
“yank, dengarin mas dulu” Arthur menahan tangan Clara agar tangan gadis itu tidak memukulinya lagi. “duduk dulu ya, dengarin mas ngomong apaan” lanjut Arthur sambil mendudukkan clara di depannya.
Clara menghela nafas panjang sambil menatap sinis Arthur, bukannya takut Arthur takut atau balik marah dia malah merasa lucu dengan wajah marah kekasihnya, mungkin Arthur memiliki kelainan mental.
“Aku tampan kan sayang?” tanya Arthur tiba tiba.
“hmm tampan” aku clara, dia sebenarnya mau mengelak tapi melihat wajah tampan Arthur yang tidak bisa dibantah clara harus mengakui itu.
Arthur yang mendengar kejujuran clara malah tersipu malu padahal dia ingin merangkai kata kata untuk mengatakan kebenaran pada clara, malah mendengar jawaban jujur clara Arthur menjadi blank.
“tuan~ sadar tuan” bisik johny sambil menggoyang badan Arthur.
__ADS_1
“clara kalau melihat wajahku apakah mungkin ada pria yang lebih tampan dan kaya dibanding diriku?” tanya Arthur.
“mungkin” jawab clara singkat.
Arthur ingin membuat kiasan dan merangkai kata kata hingga clara mengerti maksudnya tapi, justru dia yang dibuat bingung untuk merangkai kata kata.
“langsung saja tuan gak perlu pakai pembukaan” bisik johny.
Arthur kini menghela nafas panjang, “sayang, sebenarnya aku adalah Arthur” aku Arthur akhirnya.
Clara diam tidak bergerak sama sekali, gadis itu diam seperti patung, bahkan bibirnya tidak mengucapkan sepatah katapun.
‘Pria tertampan di dalam novel yang ada disekitar clara, A.Dion.S itu nama singkatan dari Arthur Dion Stanley, pantasan aja aku pikir pria tampan seperti dia tidak mungkin tidak masuk ke dalam novel ternyata dia orangnya, dan johny itu adalah nama asisten Arthur, kenapa aku gak sadar juga, tunggu berarti aku sudah merusak alur cerita sejak awal, pantasan sifat violetta berubah, jadi aku harus bagaimana? Benarkah pria ini mencintaiku’ clara terus berbicara dalam hatinya dia tidak sadar Arthur sejak tadi memanggil namanya berulang kali tapi clara yang sibuk memikirkan semua ciri ciri Arthur dan cerita novel sedang berperang batin.
“sayang~ clara~ sayangku~” panggil Arthur berkali kali sambil melambaikan tangan di depan clara, tapi gadis itu masih membeku layaknya patung.
Otak clara masih sibuk memikirkan sejak kapan semua cerita novel berubah, apa sejak tujuan awalnya berubah, atau sejak clara masuk ke dalam tubuh itu, semua cerita tidak sama dengan novel yang dia baca.
Arthur kini memegang tangan clara, “sayang maaf ya, aku tidak mengatakan sesungguhnya padamu”.
Akibat sentuhan Arthur clara sedikit tersentak, dia kini mulai sadar dengan Arthur yang masih ada di depannya, “gak mungkin, itu gak mungkinkan mas dion bukan Arthur kan?” tanya clara sekali lagi, dia berharap Arthur sedang bercanda padanya.
“maaf sayang, aku adalah Arthur, pria yang menjadi tunanganmu” ungkap Arthur sekali lagi.
Clara melepaskan tangannya dari Arthur, kepala gadis itu menggeleng pelan, “Arthur harusnya bersama violet, aku tidak boleh bersama Arthur karena Arthur bukan milikku” lirih clara.
“apa maksudmu sayang? Kenapa kamu tidak boleh bersamaku tapi kamu mau bersama dion yang tidak ada hubungan dengan keluarga stanley?” tanya Arthur bingung.
Arthur yang memang tidak mengetahui jalan cerita novel yang clara baca tentu saja kebingungan dengan ucapan clara.
...🥤🥤🥤🥤🥤...
__ADS_1
Bonus pict