
Di kedalaman hutan yang lebat terdapat jurang yang sangat dalam. Hutan itu di kenal dengan nama Hutan Kematian.
Nama Hutan Kematian pun karena hutan itu dihuni berbagai monster yang sangat berbahaya. Tidak ada manusia yang berani memasuki hutan tersebut kecuali seorang kultivator ahli...
"Ah ... dimana aku? Apa aku sudah mati?"
Jun Lian menoleh sekeliling yang terlihat hanya bebatuan tebing dan rimbunan semak belukar. Terdapat sungai kecil di dekatnya dengan air yang sangat jernih.
"Uh, haus sekali" gumamnya yang mencoba berdiri menuju ke arah sungai.
Namun rasa sakit di kakinya tiba-tiba menjalar ke seluruh tubuhnya, Jun Lian meringis sambil memegang kaki kirinya yang patah tanpa tahu apa penyebabnya.
Alhasil, Jun Lian menyeret tubuhnya ke arah sungai, namun tiba - tiba sebuah suara misterius terdengar dari kepalanya.
[Selamat Tuan. Proses pemindahan jiwa
Tuan telah berhasil]
"Eh.??" Jun Lian menoleh ke kiri dan ke kanan mencari sumber suara yang ada di kepalanya.
[Selamat Tuan. Penyatuan System dengan jiwa Tuan berhasil.]
Suara itu kembali terdengar, membuat Jun Lian semakin kebingungan.
"Apa-apaan suara itu!" teriak Jun Lian dengan sikap waspada.
[Saya adalah System yang menyatu dengan jiwa Tuan dan siap membantu Tuan untuk menjadi yang terkuat]
"System...? Jiwa..?. Menjadi yang terkuat..? apa-apaan semua ini?"
Jun Lian masih kebingungan dengan suara system yang muncul tiba - tiba.
Tidak ada jawaban namun seketika muncul layar hologram berwarna biru di depannya.
la memperhatikan layar hologram itu dengan seksama lalu mencoba menyentuhnya, namun tangannya tembus begitu saja.
__ADS_1
Jun Lian mengibas-ngibaskan tangannya di layar hologram, namun hasilnya tetap sama.
[Yang Tuan lihat adalah layar System, hanya Tuan yang dapat melihatnya.]
"Sepertinya aku pernah melihat hal semacam ini sebelumnya..." gumam Jun Lian seketika teringat sebuah video game di kehidupan sebelumnya.
Namun waktu itu layar hologram ini berada di monitor komputer, bukan layar hologram yang tampil di depan matanya.
"Apa kau ada di dalam tubuhku?" tanya Jun Lian yang masih penasaran.
[Tidak Tuan, system telah menyatu dengan jiwa Tuan. Jika Tuan mati maka system juga akan menghilang]
Jun Lian akhirnya mengerti benda aneh apa yang ada di dalam jiwanya, namun ia masih sedikit kebingungan dengan alasan kenapa dia bisa berada di tubuh yang bukan miliknya tersebut.
Di bumi Jun Lian adalah seorang karyawan sebuah supermarket kecil, dia memiliki bos yang keras dan semena-mena terhadap bawahannya sehingga Jun Lian kerap kali bekerja lembur tanpa kenaikan gaji.
Jun Lian berpikir mungkin dia mati karena kelelahan bekerja.
Dia tidak ingin mempermasalahkan hal yang sudah lewat dan lebih mementingkan identitas tubuh yang dia tempati sekarang.
"System, bisa kau beritahu aku siapa identitas tubuh ini sebenarnya?"
Bersamaan dengan perkataan system, Jun Lian berteriak kesakitan sambil memegangi kepalanya karena rasa sakit yang sangat menyengat.
Kemudian ingatan pemilik tubuh mulai
membanjiri kepalanya.
Dalam ingatan tersebut, pemilik tubuh dikenal dengan nama Jun Lian, sama seperti namanya. la berasal dari keluarga kelas 2 dari kota Visca.
Dalam ingatan yang mengalir di kepalanya, Jun Lian juga mengetahui bahwa pemilik tubuh awalnya merupakan seorang jenius di keluarganya.
Dalam usia 10 tahun, kultivasinya telah berada di tahap Kelahiran Ke-5. Dan di usia 13 tahun, Jun Lian sudah pada tahap Pembentukan Tubuh tingkat Ke-2.
Akibatnya, menimbulkan kecemburuan dari beberapa sepupunya karena Jun Lian mendapatkan perlakuan istimewa dari patriak keluarga.
__ADS_1
Beberapa sumber daya keluarga diberikan kepada Jun Lian untuk meningkatkan kultivasinya sehingga dapat meningkatkan citra keluarga dan mendongkrak bisnis keluarga menjadi lebih baik.
Perlu diketahui bahwa di dunia kultivator
seseorang dapat memulai kultivasi minimal di usia 7 tahun. Dalam keadaan normal, rata - rata seseorang dapat menerobos 1 tingkat pada ranah Tahap Kelahiran setiap tahunnya.
Namun Jun Lian berbeda, dalam 3 tahun sejak dimulainya berkultivasi, ia telah menerobos sebanyak 5 tingkat di Tahap Kelahiran.
Waktu terus berjalan dan 2 tahun kemudian, kultivasi Jun Lian tidak mengalami peningkatan sama sekali. Bahkan kultivasinya malah cenderung menurun.
Setelah di periksa, diketahui bahwa meridian Jun Lian mengalami penyumbatan dan tidak diketahui penyebabnya.
Sudah banyak tabib dan alkemis yang dipanggil oleh pihak keluarga, namun tidak dapat menemukan penyebabnya apalagi menyembuhkan penyakitnya.
Oleh karena itu, dengan berat hati, patriak yang juga kakek Jun Lian menghentikan sumber daya keluarga untuk Jun Lian.
Bukan itu saja, posisi ayah Jun Lian juga diturunkan dari posisi panatua di keluarga yang menyebabkan menurunnya pendapatan ayah Jun Lian untuk menghidupi keluarganya.
...****************...
> Tingkat kultivasi terbagi menjadi 9 yaitu:
Tahap Kelahiran.
Pembentukan Tubuh.
Transformasi.
Penyempurnaan Qi.
Penyempurnaan Roh.
Prajurit Alam.
Raja Alam.
__ADS_1
Kaisar Alam.
Masing masing dari tahapan itu terbagi lagi menjadi 9 tingkat.