
Keesokan harinya, Jun Lian bangun pagi dengan keadaan damai di hatinya. Dia benar-benar senang karena bisa tinggal dengan keluarga barunya dan merasakan kehangatan yang tidak pernah dia rasakan di kehidupan sebelumnya.
Di pagi hari itu, terlihat ibunya yang tengah menyiapkan sarapan pagi dengan daging rusa kemarin, ia di bantu oleh adiknya, Jun Mei.
"Perlu bantuan?" tanya Jun Lian.
"Ah, kau sudah bangun putraku. Tidak usah, Mei Mei sudah disini membantu ibu." balas Jun Qionglin ramah.
"Benar, aku selalu membantu ibu memasak. Sebaiknya kakak ke belakang dan temani ayah berkultivasi." sahut Jun Mei.
"Baiklah kalau begitu."
Seperti saran adik tercintanya, Jun Lian pergi ke belakang rumah dan melihat ayahnya yang tengah berkultivasi di atas batu pijakan dengan di temani oleh Jun Xa yang entah sejak kapan sudah berdiri di belakang halaman rumahnya.
"Pagi Tuan Muda." sambut Jun Xa sedikit menundukkan badannya.
Jun Lian menanggapinya dengan senyuman lalu melihat ayahnya yang sudah selesai berkultivasi, namun tidak ada tingkatan sama sekali dalam kultivasinya.
Jun Hui menghela nafas panjang, "Sepertinya sulit bagiku untuk menerobos ke Penyempurnaan Qi tingkat-7."
Kultivasi Jun Hui masih berada di tingkat Penyempurnaan Qi tingkat-6 selama beberapa bulan ini dan belum memperoleh peningkatan sama sekali.
Mendengar itu Jun Lian teringat sesuatu dan langsung menghampiri ayahnya, "Ayah aku masih memiliki Rumput Awan Merah. Mungkin ayah bisa menerobos ke Penyempurnaan Qi tingkat-7 dengan menyerap ini."
Jun Lian langsung mengeluarkan 2 rumpun Rumput Awan Merah ke ayahnya.
"Jun Lian, sebaiknya gunakan ini untuk kultivasimu. Itu lebih berguna untukmu." Jun Hui menolak dengan halus, namun Jun Lian tidak kehabisan akal untuk membuat ayahnya menerima rumput awan merah pemberiannya.
"Tidak ayah, aku sudah menggunakan banyak rumput awan merah dan sekarang tumbuhan itu tidak meningkatkan kultivasiku dengan baik lagi. Jadi lebih baik ayah saja yang menggunakannya."
__ADS_1
"Kalau kau berkata begitu..."
Kemudian, Jun Lian mengeluarkan 2 rumpun Rumput Awan Merah lagi beserta 1000 koin emas dan berkata, "Yang ini untuk paman Xa, terima kasih karena telah menjaga keluargaku sampai sekarang."
"Tuan Muda, apa yang-"
Belum selesai kalimat yang diucapkan Jun Xa, Jun Lian menyela, "Paman adalah keluargaku juga, jadi jangan ragu-ragu dan ambillah ini. Ini bisa membantu keluarga paman."
Jun Xa menoleh ke arah Jun Hui, dan Jun Hui mengangguk sambil tersenyum. Jun Xa hendak berlutut di depan Jun Lian, namun di tahan olehnya.
"Tolong jangan berlutut di hadapanku, paman. Sudah kubilang kan kalau paman juga adalah keluargaku."
Jun Hui yang melihat hal itu merasa bahwa putranya jauh lebih dewasa dari sebelumnya. Bahkan dalam berucap sikapnya selalu tenang dan menyakinkan.
"Terima kasih Tuan Muda.." ucap Jun Xa dengan tulus. Ia bertekad kuat untuk tetap setia terhadap Jun Lian dan keluarganya.
Di hari yang sama, Jun Lian sedang duduk bersila di atas tempat tidur di dalam kamarnya. Dalam hati, ia sangat senang melihat ayahnya pulih dari cidera.
tahunya siapa yang melakukan hingga membuatnya mengalami cidera parah.
Jun Lian bertekad untuk menjadi lebih kuat.
Tidak, bukan hanya dirinya sendiri tapi juga keluarganya harus menjadi lebih kuat agar tidak direndahkan di dunia hukum rimba ini.
Oleh karena itu dia juga memberi adik dan ibunya tumbuhan obat, berharap bisa membantu mereka bertambah kuat dengan hal itu.
Dengan posisi duduk bersila, Jun Lian membuka panel system.
Nama: Jun Lian
__ADS_1
Ras: Manusia
Kultivasi: Pembentukan Tubuh tingkat-5 (asli: Transformasi tingkat-6)
Poin Pengalaman: 35000/10.000 (+)
Keterampilan aktif: Tinju Bumi (9/10), Pedang Surgawi (1/10), Telapak Dewa (2/10)
Keterampilan pasif: Tehnik Pernafasan (3/10), Tehnik Mata Dewa (2/10), Langkah Angin (4/10)
Kupon Undian:0
Ruang penyimpanan: 1 meter kubik (+)
Poin System: 360 Pts
Versi System: 1.0
Melihat profilnya, Jun Lian tersenyum puas.
"System, beli kupon undian dengan seluruh Pts milikku dan langsung undi." perintah Jun Lian.
[Memotong 300 Pts untuk membeli 3 kupon undian.]
Seperti biasa, sebuah roda putar terlihat di depan Jun Lian. Dan ketika undian dimulai, roda itu berputar untuk menentukan hadiah yang bisa di dapatkan Jun Lian.
[Ding, selamat anda mendapatkan darah naga kuno.]
[Ding, selamat anda mendapatkan topeng siluman.]
__ADS_1
[Ding, selamat anda mendapatkan 100 keping bunga senja.]