Transmigrasi Dewi Perang

Transmigrasi Dewi Perang
Perhatian Kecil


__ADS_3

Gu shong tidak bisa menunggui Yu jie karna dia sedang Ada tesis di kampusnya, dan dia tidak bisa sembarangan Meninggalkan mata kuliahnya, Disana hanya ada Tianzi, karna dia tidak tau Harus menghubungi ke nomor mana untuk memberitahu orang tua yu jie, Jadi dia memutuskan untuk menunggu pemuda itu sadar terlebih dahulu


"ughhhh"


"Kau sudah sadar"


"A, Air" ucap Yu jie lemah


Tianzi membantu Yu jie untuk minum dan menyeka Keringat yang ada di dahi Yu jie



"Kenapa aku di sini kak Lee" ucap Yu jie


"Tentu saja, karna kau pingsan, dasar Bod0h, kenapa kau tidak suka sarapan pagi, apakah aku harus pindah ke sini Agar Kesehatan mu terjaga" ?


ucap Tianzi Dingin


"Aku sakit kak Lee, jangan galak galak" Ucap yu jie manja, Dia adalah seorang Gadis, dan Dewi perang Fei Yu akan manja Kepada Adik nya ketika dia sakit, walaupun akhirnya dia tahu bahwa Adiknya lah yang akhirnya Berkhianat


Tianzi tidak Tega melihat nya, dan mulai menekan Tombol nurse


"Ceklek"


"Permisi, saya ingin memeriksa dulu tuan muda" ucap Suster tersebut Ramah


"Hemm"


"Ya ampun, tampan sih tapi galak amat ya, " Bathin Suster tersebut ketika melihat tatapan Tajam Tianzi


"Trakk, trakk"


Suster mengeluarkan jarum suntik untuk memasukan cairan obat kedalam Selang infus Yu jie, tapi Yu jie merasa Asing dengan Benda itu sehingga dia ketakutan


"Apa ituu, kau mau memberi ku R4cun ya tidakkk" Yu jie Turun dan mncabut selang infus nya sehingga darah segar menetes kemana mana sedangkan dia langsung jatuh ke lantai karena Masih lemah


"Hey Yu jie tenangkan dirimu itu hanya sebuah jarum, kau tidak akan merasa sakit" ucap Tianzi mencoba menenangkan Yu jie


" Tidak jangan bunuh aku, jangan jangaannnn" karna demam tinggi yu jie jadi berhalusinasi, dia seakan Menghadapi kematian yang kedua kali nya


"Dengarkan aku,


kau akan baik baik saja, percayalah padaku" ucap Tianzi membantu Yu jie bangun, dan tangan Yu jie pun menggenggam erat Tianzi

__ADS_1


pelan pelan Yu jie kembali berbaring namun tangan nya tidak lepas dari Tianzi


Yu jie memeluk Tianzi dengan Erat sampai sampai Suster yang merawatnya merasa Malu sekali melihat keintiman dua pria di depan nya


"Ya Dewa, tampang mereka berdua, sangat sempurna, tapi sayang sekali, kedua pemuda ini salah jalan" Bathin suster itu


"Baiklah sudah selesai, silahkan istirahat lagi"


Suster itupun pergi meninggalkan Yu jie dan Tianzi, wajah Tianzi masih merah, dia tidak biasa Se intim itu dengan siapapun, dan dengan Pikiran Konyolnya dia merasa Telah di nodai oleh Yu jie dan oleh karena itu dia tidak akan melepaskan Yu jie bagaimana pun caranya, Ayah nya pernah Bilang padanya, jika ada Seseorang yang memelukmu secara intim itu berarti, perjaka nya Telah Hilang, Tianzi tidak sadar bahwa itu Hanyalah Akal Bulus Tuan Xao, agar Tianzi tidak memeluk istrinya sembarangan Lagi, Semenjak usia nya enam Tahun dia tidak pernah memeluk siapapun kecuali Guling nya yang setia menemani nya.


"Yu, Yu jie, Katakan pada ibumu, bahwa kau sakit" ucap Tianzi gugup


Yu jie pun menghubungi keluarga nya dulu, lalu Tidur kembali, karna efek obat


"Ceklekk"


"Terimakasih Tuan muda Lee, Anda sudah Menolong putra saya, maaf sudah merepotkan" ucap Tuan An


"Tidak paman, bibi, panggil saja Tianzi, aku Lebih muda dari Kalian, lagipula Yu jie adalah adikku mulai dari sekarang" ucapan Tianzi berhasil membuat mereka syok


Tuan Muda Berpangkat Pangeran ini, mau menjadikan Yu jie sebagai saudara benar benar sebuah keberuntungan pikir Tuan An, putrinya memang Bintang keberuntungan nya


Tuan An sudah tidak lagi terobsesi dengan Harta Warisan keluarganya, dia juga sudah membebaskan Yu jie untuk melakukan Apapun, namun Hatinya yang terdalam telah membenci putra aslinya Yaitu Ling jie, karena putra nya lah yang membuat Tuan An menjadi Egois dan Memaksa Putrinya Xi yu jie untuk menyamar dan menggantikan posisi Ling Jie, padahal ling jie bisa mengatakan nya secara baik baik jika dia tidak mau menjadi pewaris utama tuan, An pun tidak akan memaksa


"Ehmm"


"Ibuu"


Yu jie Terbangun dan langsung memeluk ibu nya


Nyonya yin menaruh telapak tangan nya di kening Yu jie dan Panasnya sudah mulai Turun, lalu kemudian datanglah perawat memberi kan Buah Buahan kepada Yu jie


"Ayo makan nak" ucap Nyonya Yin


Yu jie menggeleng dan menutup mulutnya, Sementara Tianzi dari tadi hanya diam dan menatap nya datar


"Biarkan saya yang menyuapi nya bibi" ucap Tianzi


"Ayo makan, jangan seperti anak kecil, kalau kau tidak makan bagaimana Akan sembuh"? ucap Tianzi Datar


Yu jie tersenyum dia sangat suka Perhatian Yang sangat berbeda dari Tianzi, dan diapun membuka mulutnya


__ADS_1


"Anak Baik" ucap Tianzi Tersenyum, Yu jie terkejut, Tianzi sangat tampan saat tersenyum Tulus begitu, dan Hal itu membuat perasaan nya menjadi aneh


Tuan An Dan Nyonya yin berpegangan Tangan sambil meninggalkan Ruangan itu, untuk memberi Ruang Kepada Mereka Berdua


Didalam Ruangan Yu jie terdengar gelak tawa mereka Berdua, dan Dengan sakitnya Xi Yu jie membuat keduanya menjadi semakin dekat


...****************...


"Kudengar Xi Yu jie, pingsan setelah Ujian pertama tadi" ucap Lin Kwun sha


"Apa, kau tau dari siapa" ? ucap Zhao Ran dan xiao Tang bersamaan


"Aisstt Kalian Ini Kompak sekali, tadi si Tuan muda Gu yang membawanya kerumah sakit" ucap Kwun sha menambahkan


"Bagaimana jika pulang kuliah nanti kita menjenguknya" Sahut Ze Yu


"hemmmm Baiklah" ucap Zhao Ran, Xiao tang dan Kwun sha


"Ngomong, ngomong bukankah kalian sangat alergi ya dengan Pria Hom0 itu"? tanya kwun sha Cengengesan


" Aku Rasa dia tidak seburuk yang aku kira, Dan Entah kenapa setelah dia berubah, dan tidak mengejarku lagi, aku merasa Aku merindukan Ketengilan dan Kegenitan nya" ucap Xiao tang Jujur


"hehhh, Aku akan mengejarnya" ucap Zhao Ran terkekeh


"Apaaaa"


Xiao tang, ze Yu dan Kwun sha sangat Kaget mendengar pengakuan Tuan muda Fu itu


"Apa kata keluargamu setelah tau, bahwa putra mereka adalah seorang 94y"?? ucap Xiao tang


" Lalu bagaimana dengan mu, bukankah kau juga sama"?


"Savageee" ucap Ze yu dan Kwun sha Bersamaan


Lalu mereka pun tertawa, wajah Xiao tang merah karena menahan malu, tapi sudah kadung basah, ya sudahlah pikirnya, dia akan terus maju untuk Mengejar Xi Yu jie, dia tidak perduli walaupun akan di tentang oleh Keluarganya sekalipun


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Haduuuhhh Sudah Banyak Korban salah Pahamnya Xi Yu Jie ini ya


Bagaimana sampai sini seru tidakk..


Lanjut gak ni..???

__ADS_1


Jangan Lupa Komentar, Like dan Vote ya makasihh🤗🤗🤗


__ADS_2