Transmigrasi Dewi Perang

Transmigrasi Dewi Perang
Menikah


__ADS_3

"Zi Xian, ayo ikuti aku" bisik Yu jie pada asisten Tianzi


"Ada apa nona, dimana Tuan "? tanya nya


"Firasatku sangat buruk, aku yakin terjadi sesuatu pada Tianzi" ucap Yu jie


"tadi ada seorang pria yang mencurigakan membawa nya ke lantai lima gedung ini" ucap Yu jie


Lee beuauty ini bukan hanya perusahaan kosmetik tapi juga hotel bintang lima, Tianzi membangun gedung itu sepuluh tingkat, dan di tingkat lima memang Hotel yang dilengkapi dengan ruang vip untuk para pengusaha yang ingin melakukan meeting namun tidak sempat pulang


Yu jie berjalan dengan perasaan campur aduk, ketika mereka keluar dari lift, mata Yu jie langsung mengarah ke arah lantai, disana ada sedikit bercak darah, dan hal itu membuat Yu jie semakin tidak karuan


...****************...


Ternyata bohong, mereka tidak di lantai lima, melainkan lantai paling atas di gedung tersebut, saat ini Tianzi masih tidak sadar, lalu seorang wanita memasukan suatu cairan ke tubuh Tianzi, lewat jarum suntik


"Bangunkan dia" ucap seorang pria


"ingat sayang, waktu mu hanya satu jam, buat dia menggila dengan tubuhmu, setelah itu kau minta pertanggung jawaban darinya, agar kita bisa memasuki keluarga besar Lee untuk mengambil semua hartanya" ucap nya


"Baiklah ayah" ucap nya bahagia


Dia adalah Tuan Alberto,pria asal prancis, dia merupakan sahabat ayah Tianzi, dari kecil putrinya lauren sangat menyukai Tianzi, mereka mendirikan perusahaan dan sukses di kota Tiandong, karena itu ketika mereka mendengar bahwa Tianzi mendirikan perusahaan di kota yang sama dengan mereka, Albert sangat senang, dan tidak akan menyia nyiakan kesempatan untuk menaklukan Tianzi, walaupun dengan cara kotor sekalipun


Di luar pintu mereka di jaga oleh empat penjaga yang lengkap dengan senj*ta nya


"zi, kita pantau dulu lewat cctv" ucap Yu jie


"Baiklah nona"


Mereka masuk dan berlari dengan cepat menuju ruang pemantauan, ternyata para kru yang di tugaskan untuk memantau, semua nya dalam keadaan tidak sadarkan diri, dan ternyata seluruh kamera cctv telah di matikan


"Zi, diam dan jangan bersuara sedikitpun" ucap Yu jie


Zi Xian langsung diam tak bersuara, dia tidak tau apa yang akan dilakukan oleh yu jie, tapi dia tetap menuruti perintahnya


Yu jie memusatkan indra pendengaran nya, karna di bawah tidak akan terdengar apa apa, namun dia menangkap suara langkah kaki di lantai yang sangat jauh, dan dia yakin itu adalah suara dari lantai paling atas


"Ayo keluar, kau panggilkan beberapa petugas dan jangan buat keributan, aku akan naik melalui dinding gedung"


Ucapan Yu jie membuat mata Zi Xian membulat sempurna

__ADS_1


"Tidak nona, itu sangat berbahaya, tuan akan membunuh saya jika terjadi sesuatu terhadap anda" ucap Zi Xian


"Kau tenang saja, aku akan selamat sampai di atas sana" ucap Yu jie


Lalu dia keluar dari balkon lantai lima dan mulai naik melalui balkon balkon yang kain, jika kalian bertanya kenapa yu jie tidak menaiki Lift, karena dia yakin anak buah para penjahat itu tersebar di setiap pintu, karena itulah dia memilih untuk masuk melalui atap


Yu jie terus memusatkan pendengaran nya, kini dia sudah sampai di atap gedung tertinggi di Lee Beauty tersebut, perlahan dia mengintip di atas lubang udara, betapa terkejutnya dia melihat keadaan Tianzi yang sudah sangat mengenaskan


Badannya basah dan penuh dengan keringat, dia tidak memakai pakaian nya, dan terus mencoba untuk sadar


"Ayolah Tian, aku ini masih suci, dan aku akan memberikan nya padamu" ucap Lauren


"Tidak, aku memilih untuk mati, daripada harus menyentuh gadis lain selain, tubuh Yu jie ku" ucap nya


Hati Yu jie menghangat, betapa besar nya cinta Tianzi kepadanya


"Tubuh Tianzi bergetar hebat, dia tidak munafik, dia sangat ingin melakukan pelepasan, tapi hatinya yang terdalam sangat menolak untuk lupa bahwa dia memiliki Yu jie yang setia menunggu nya


" Brakk, brakk"


Yu jie turun dari atap gedung itu, bukan main, dia menghancurkan atap itu menggunakan kekuatan tangan nya,


Kilatan kemarahan keluar dari mata Yu jie, dan membuat Tubuh Lauren langsung bergetar ketakutan


" Kau yang siapa, beraninya kau menginginkan kekasihku, apa yang kau lakukan padanya" Ucap Yu jie


"Aaaarghh Rambutku, sakit aahhhh"


Lauren menjerit kesakitan karena Yu jie menjambak rambut Lauren dengan kuat dan memb3nturkan kepalanya ke dinding kamar


" Buggghhh"


Lauren pun pingsan bersimb*h darah


empat pengawal yang berjaga, tidak menyadari keributan itu karena Lauren telah mengaktifkan mode kedap suara di ruangan


tersebut


"Sayang" panggil Tianzi lemah


Yu jie menggusur tubuh Tianzi ke arah kamar yang lain, dan dengan cepat dia memasukan Tianzi kedalam bathub

__ADS_1



Bukan nya lebih baik, Tianzi malah semakin meracau, Yu jie pun dengan cepat menghubungi Zi Xian agar membawakan dokter untuk Tianzi


"Nona"


Zi Xian akhirnya tiba dengan dokter sahabat dari Tianzi, matanya malah fokus ke arah gadis cantik yang berada di hadapannya


"Hentikan pandangan bodohmu itu Ren, dia adalah tunangan Tuan Tianzi" ucap Zi Xian


Dokter itu merasa kikuk karena telah ketahuan telah mengaggumi kecantikan Yu jie, dokter bernama Ren itupun langsung memeriksa keadaan Tianzi


"Maaf Nona , obat ini melebihi dosis, hanya ada satu obat yang akan bisa menyelamatkan nyawanya, yaitu Tubuh anda, jika tidak maka Tuan Tianzi tidak akan bisa di selamatkan oleh obat apapun, semua tergantung pada keputusan anda nona" ucap Ren keluar dari ruangan itu, dan menyisakan Yu jie dan Zi Xian yang masih diam mematung


"Pergi, pergilah, sayang, aku tidak apa, aku rela mati, asal kau bahagia, hiduplah dengan baik, jangan hiraukan perkataan dokter bodoh itu" ucap Tianzi menahan rasa panas yang membakar dada nya


"Saya berharap anda mengambil keputusan yang benar nona" ucap Zi Xian menunduk, lalu dia pun kembali ke bawah, untuk membereskan kekacauan pada hari ini


Yu jie mengunci pintunya, dan mengaktifkan mode kedap suara, dia sudah tidak ingin berpikir lagi , dia tau betapa Tianzi mencintai nya, Berkorban sekali saja tidak akan membuatnya kehilangan Tianzi


"Sayang jangan, tidak" ucap Tianzi menjauh ketika melihat Yu jie mulai membuka pakaian nya


"Lakukan kakak Tian, hiduplah demi aku" ucap Yu Jie


Yu jie menyentuh tangan Tianzi, dan hal itu membuat Tianzi semakin menggila, Dia menarik Yu jie dengan kuat dan mengungkung Tubuh Yu jie di bawahnya


"Maafkan aku sayang, maaf" bisik Tianzi menangis, tidak pernah terbayangkan olehnya, dia akan melakukan hal yang tidak terpuji seperti ini terhadap Yu jie, dalam hati dia berjanji setelah ini dia akan bertanggung jawab dan langsung menikahi Yu jie, walaupun usia Yu jie baru berusia tujuh belas tahun dua bulan lagi


Tiga jam kemudian, berakhirlah aktivitas panas mereka, Yu jie telah kehilangan kesucian nya, dan Tianzi telah merenggut mahkota Yu jie sebelum waktunya,tapi takdir siapa yang tau, dan siapapun pasti memiliki kesalahan didalam hidupnya, ini bukan jalan yang di inginkan oleh mereka, namun takdir berkata lain.


pesta telah berakhir, sebenarnya banyak orang mencari Tianzi, namun Zi Xian mengatakan bahwa Tianzi ada kepentingan mendadak sehingga harus meninggalkan pesta, sementara Alberto yang masih duduk santai masih berpura pura tidak tau apa apa, dan kembali ke rumahnya tanpa perasaan bersalah sedikit pun


...****************...


Keesokan Harinya, Tianzi terbangun lebih dulu dia baru saja selesai membersihkan diri, dia menciumi Yu jie dan mengucapkan kata maaf, yang sudah tidak terhitung sudah keberapa kalinya dia mengucapkan maaf, sementara Yu jie merasakan tubuhnya sakit semua sehingga dia malas untuk membuka mata


Mata Yu jie mengerjap pelan, dilihatnya seorang pria yang setia menciumi tangan nya, sampai basah, dan dia tau Tianzi sedang menangis


"Sayang, maafkan aku, ayo kita menikah" ucap Tianzi, meneteskan air mata penyesalan nya


"Jangan Menangis, aku tidak apa apa, ayo menikah" ucap Yu jie, dia sudah tidak perduli lagi dengan pendidikan nya, karena banyak juga orang yang sekolah ketika sudah menikah.

__ADS_1


Walaupun cobaan semalam adalah yang terberat bagi mereka, namun takdir memberikan kebahagiaan setelah nya, maka hadapilah cobaan tersebut dengan ikhlas karena sang pencipta sudah menetapkan takdir kita. , karna akan ada pelangi setelah hujan adalah pepatah yang benar adanya.


__ADS_2