Transmigrasi Dewi Perang

Transmigrasi Dewi Perang
Kedatangan Ling Jie


__ADS_3

Sebuah jet pribadi bernama Lim airlane telah berhasil mendarat, Dia memakai pakaian tertutup serta wajah yang tertutup dengan masker, dia tidak ingin bertemu dengan Fans ataupun Wartawan, bisa ribet jika itu benar benar terjadi Ron juga sama, karena dia adalah manager dari Michele Lim dia jadi ikut tersorot seperti sang bintang, mereka berjalan dengan cepat menuju sebuah mobil yang sudah mereka sewa


"Bruumm"


Satu jam kemudian Mobil Ling jie pun sampai di kediaman Xi


"Ding, Dong"


Nyonya Yin dengan cepat membuka kan pintu,


"ceklek"


Matanya membola dengan sempurna ketika melihat seorang pemuda tampan berada di hadapan nya


"Ling'er, kau kah ini nak"? Tanya nya


" Ya Bu, peluk aku"


Nyonya Yin pun memeluk putra yang sangat dia rindukan tersebut, dan menciumi seluruh wajahnya membuat Ling Jie tertawa dengan ulah ibunya


"Siapa yang datang sayang" Teriak tuan An dari arah dalam


"Sayang kemarilah sayang" teriak nyonya Yin, mendengar teriakan sang istri Tuan An pun berlari ke arah dimana istrinya berada.


"Klakkk"


Remot tv yang berada ditangan Tuan An langsung terjatuh, ketika dia melihat kedatangan putra sulungnya yang sudah enam tahun jauh dari pandangan nya


"Ling'er, kau kah itu nak"


"Ya ayah" Ling jie berlari dan memeluk ayahnya, kehangatan tangan itulah yang sangat dia rindukan, sewaktu dia kecil, dia dan Yu jie sangat dekat dengan Tuan An di bandingkan nyonya Yin


"Mari masuk nak,anggap saja rumah sendiri" ucap Nyonya Yin menyambut Ron, yang masih diam mematung, Ron senang karna orang tua Lim sangat baik dan ramah.


"Mana Yu'er bu"? tanya Lim


" Hahh, ibu lupa Yu'er pergi ke kota Fujian, kakek Tianzi mengalami kecelakaan"ucap Nyonya Yin


"Ya dewa, semoga Tuan wu baik baik saja, Dunia entertainment pasti akan kacau jika sampai tuan wu kenapa napa" ucap Ling jie


"Tuuttt"

__ADS_1


"Hallo kakak, ada apa"?


"Yu'er Bagaimana keadaan Tuan wu, saat ini kakak sedang di Rumah, kakak pulang ke Tiandong" ucap Ling Jie


Yu jie terkejut kakak nya akhirnya mau pulang ke Tanah air, namun yang dia pikirkan saat ini adalah


Bagaimana dengan Penyamaran nya, akan kah segera terbongkar, padahal dia masih ingin bersenang senang


"Yu'er Apa, kau baik baik saja" tanya Ling jie


"aah Ya, bagaimana, nanti aku akan pulang, karena keadaan tuan wu sudah Baik baik saja" ucapnya


"Jangan tinggalkan aku sayang, aku masih membutuhkan mu"ucap Tianzi manja


Disebrang sana Ling jie menatap ponsel nya Heran, apakah pendengaran nya bermasalah, dia mendengar suara manja Si tuan yang Dingin yaitu atasan nya Tianzi


" Aisshh kakak, nanti kita lanjut ya, tuan Tampan ku ini sedang dalam mode manja, bye"


"Tuuuuuttt"


Panggilan diakhiri sebelah pihak, membuat Ling Jie melongo, Tuan nya itu ternyata sangat tunduk kepada adiknya, dan hal tersebut benar benar mengejutkan


" Entahlah, yang kudengar hanya lah suara tuan Tianzi yang sangat manja pada adiku hahaha" Ucap Ling Jie tertawa terbahak bahak


"Ya, adikmu sangat beruntung karena telah mendapat kan cinta yang begitu besar dari Tianzi" ucap nyonya Yin


...****************...


Saat ini Yu jie sedang berada di dalam ruang rawat Tuan wu, lalu tiba tiba datang tiga orang menjenguk Tuan Wu, tak disangka Yu jie akan bertemu dengan Feitian disana,ternyata keluarga Lu adalah sahabat baik Tuan Lee, maka dari itu ketika mereka mendengar Tuan Wu sakit mereka langsung pergi untuk menjenguk


Terlihat disana Wajah Feitian yang sangat angkuh dia menatap Yu jie dari atas sampai bawah, dia iri melihat kecantikan yang sempurna seperti itu, dia jadi berpikir kenapa dia tidak ber transmigrasi ketubuh wanita cantik itu saja, dan lebih terkejutnya lagi, wanita cantik itu sedang di peluk mesra oleh Tuan Tampan yang dia sukai yaitu Tianzi, berarti wanita itu adalah wanita yang telah membuatnya membeli gaun yang sobek tempo hari, luar biasa, kecantikan nya itu bisa berkali iipat hanya dengan sedikit make up saja


Yu jie tersenyum menyeringai, dia sangat suka melihat wajah gelisah milik Feitian


"Hai nona Fei ternyata anda ada disini juga"Sapa Yu jie


" Eh ha, haii" ucap nya gugup


"Selamat datang Tuan Lu, Terima kasih telah menyempatkan diri untuk menjenguk saya" ucap tuan Wu


"Siapa ini, cantik sekali"? tanya nyonya Lu

__ADS_1


" Ini Zizi, dia Tunangan putraku Tianzi" ucap Nyonya Zhu


Mata Nyonya Lu menatap dari atas sampai bawah, terlihat semua barang yang di kenakan oleh Yu jie semuanya branded dan dari merk terkenal, dalam hati dia memaki Yu jie karena berani mengambil menantu incaran nya


"oh selamat ya, tapi kenapa tidak ada beritanya ya"? tanya Nyonya Lu sinis


" Maaf Nyonya, tidak semua privacy orang harus diumbar, cukup kami sekeluarga saja yang tau, dan tidak untuk orang luar" jawab Yu jie monohok


Wajah nyonya Lu merah menahan marah, andai tidak sedang didepan tuan Wu sudah pasti dia akan memaki Yu jie, tapi dia masih waras dan mencoba untuk menekan amarahnya


Sedangkan Feitian juga berdoa dalam hati agar Yu jie melupakan wajahnya, namun sayang Yu jie tidak akan pernah melepaskan nya


"Yoow bukankah ini nona yang mencari masalah dengan kita waktu itu ya sayang" ucap Yu jie pada Tianzi


Feitian berkeringat dingin dia takut kebusukan nya akan terbongkar di hadapan kedua orang tuanya, karena Feitian yang dulu sangat polos dan tidak pernah mencari masalah dengan orang lain


"Apa maksud anda nona, putri saya ini sangat sopan dan lemah lembut, tidak mungkin dia mencari masalah dengan anda" ucap Nyonya Lu


"Dia bahkan menyebut kakak Tianku tidak normal" ucap Yu jie memanasi nyonya Zhu


"Apa, putraku ini normal, dan dia bahkan bertunangan dengan Seorang gadis yang sangat cantik, hati hati nona, jaga mulutmu, jangan pernah mencoba untuk mencari masalah dengan keluarga Lee" ucap nyonya zhu dia tidak terima dengan ucapan Feitian tentang putranya


"Tapi di tiandong dia mempunyai kekasih namanya adalah Xi Yu Jie" ucap Feitian


"puffftt"


"Hahahah, apa yang kau katakan nona Lu, aku lah Xi Yu jie" ucap Yu jie mengikat rambut nya dan menghapus make up nya


Mata Feitian melotot, ternyata xi yu jie adalah perempuan, pantas saja menurut rumor, dia suka mengganggu empat bunga, ternyata dia memang perempuan


"Bagaimana mungkin, keluarga terhormat seperti keluarga Xi, rela membohongi publik, ternyata pewarisnya adalah seorang wanita cih" decih Tuan Lu, dia sudah tidak tahan mendengar pembicaraan mereka yang selalu menyudutkan putrinya


"Urusan keluarga ku cukup kami yang tau, anda siapa, sehingga ingin ikut campur urusan keluarga kami, kalian bukan siapa siapa dan aku tidak kenal kalian" ucal Yu jie tajam, tatapan nya berhasil mengintimidasi semua orang, apalagi Feitian dia masih ingat dengan aura itu, tubuhnya gemetar, dia berpikir positif, tidak mungkin sang dewi perang juga telah bertransmigrasi


"Tu, tuan Wu, kami pamit, permisi" ucap Tuan Lu pamit sambil terbata bata, dia sangat takut dengan aura Yu jie, dia merasa sedang berada di medan perang, jika terus berada disana sudah di pastikan dia bisa menjadi gila.


"Tenangkan diri mu sayang, jangan dengarkan mereka, kami akan terus mendukungku, ada ibu disisimu sayang" ucap Nyonya Zhu memeluk calon menantunya


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Bersambung~~~~

__ADS_1


__ADS_2