Transmigrasi Dewi Perang

Transmigrasi Dewi Perang
Hancur


__ADS_3

Satu jam kemudian dokter masuk kembali kedalam ruangan Yu jie, sedangkan keluarga xi dan Gu masih setia menunggu bersama dengan Tianzi, mereka tidak akan kembali sebelum mendapatkan kabar baik tentang Yu jie, nyonya Yin terus menangis memeluk suami nya, begitu juga nyonya song, dia merasa sedih karna baru saja mereka akrab, berita buruk pun telah menimpa putri angkat nya,


Terlihat juga Gu shong yang terus berjalan mondar mandir


"Ceklekk"


Pintu terbuka, dokter telah membuka pintu ruang Yu jie Tuan An dan Tianzi langsung menghampirnya


"Bagaimana dokter"? tanya Tuan Ruy


" Keadaan nya sudah lebih baik, hanya saja butuh banyak waktu untuk istirahat, jangan membuatnya emosi atau banyak pikiran, saat ini kepalanya masih rentan terhadap rasa sakit" jelas dokter


"Baiklah, boleh kah kami masuk"? tanya tuan An


"Boleh waktu nya hanya satu jam, setelah itu hanya boleh dua orang saja yang menjaga" ucap dokter lalu pamit pergi


Mereka semua masuk kedalam ruang rawat Yu jie, terlihat disana selang infus menancap di tangan kiri Yu jie, dan kepalanya penuh dengan perban, bahkan untuk melirik pun saat ini Yu jie sangat merasa Sakit, seperti nya dia harus mengajarkan Tianzi cara membuat obat setelah ini


"Sayang" sapa Tianzi, mendekat dan menciumi tangan Yu jie


"Kalian di sini"? tanya Yu jie melihat kedatangan Keluarga nya


" Tentu saja, cucuku sakit, tidak mungkin aku tidak datang menjenguknya " jawab tuan Ruy


"kau baik baik saja kan nak, kenapa hal buruk harus terjadi padamu nak" ucap nyonya Gu menangis


"Apa ini bu, kalian jangan menangis, aku baik baik saja" ucap Yu jie menghibur kedua ibu nya


"Hey cantik, cepat sembuh ya"! tiba tiba Gu shong datang membawa sebuah boneka beruang yang besar, walaupun Yu jie bukan wanita yang Feminim, tapi naluri seorang gadis biasa tetap saja akan menyukai sebuah hadiah walau dalam bentuk apapun


" Terimakasih kakak Gu, aku akan segera sembuh"


"Broo"


Er san datang dan langsung berlari memeluk Yu jie, sampai membuat Yu jie sesak nafas ketika dipeluk erat oleh sahabatnya itu


"Uhuuk, uhukk" Yu jie kaget sampai terbatuk karna pelukan Er san Yang kuat

__ADS_1


"Hey, kau menyakiti kekasihku" ucap Tianzi dingin, dia menarik tubuh Er san dengan Kuat, sampai pelukan nya langsung terlepas dari Yu jie


"Hiks, hiks, tuan kau kejam sekali, dia bro ku, aku sangat sedih" ucap Er San Menangis


Nyonya yin menghampiri Er san dan Memeluknya, Sahabat putrinya itu, memang yang paling tulus berteman dengan Yu jie, sehingga nyinya Yin tau apa yang di rasakan oleh Er san


"kakak Tian jangan terlalu keras pada Er San, dia itu adalah bayi besar haha" ucap Yu jie


"Baiklah, cepat sembuh ya nak, kami tidak bisa berlama lama disini, karena dokter mengatakan hanya dua orang saja yang boleh tinggal, kamu butuh banyak istirahat" ucap Tuan Gu, Yu jie tersenyum, lalu mereka pun pulang setelah saling berpelukan


"Saya titip Yu'er bu, ada sesuatu yang harus saya bereskan" ucap Tianzi datar


"Pergilah nak biarkan bibi dan Ling jie yang akan menjaga Yu'er" ucap Nyonya Yin


...****************...


"Ibuuu, keluarkan akuu, ayahhhh"


Ye Nanchi berteriak ketakutan, pasalnya saat ini dia sedang berada didalam sel tahanan saat ini, p0lisi langsung bergerak setelah proses penyidikan menemukan bukti dari kejahatan Ye Nanchi


"Jangan Berisik, kau ini cantik Nona, tapi sayang, kau adalah penjahat yang keji" ucap salah satu p0lwan memarahi Ye Nanchi,


Ye Nanchi hanya diam saja, dia takut di serang oleh para n*pi yang berada di dalam sel yang sama dengan nya


"Itu dia putri anda tuan"


"Ayah, ayah ku mohon keluarkan aku ayah, aku tau aku salah, tapi ku mohon ayah, Nanchi janji tidak akan melakukan hal yang sama lagi ayah" ucap Ye Nanchi


"Diam, kau buat malu ayah saja, apa kau tau, karena berita tentang keb0dohan mu ini, Perusahaan ku bangkrut, dan hancur, pak biarkan saja dia disini, aku tidak memiliki seorang putri yang tol0l seperti dia" ucap Tuan Ye, dia benar benar marah saat tau perusahaan nya telah hancur dalam satu malam


...****************...


"Lapor tuan muda, saya sudah membuat keluarga Ye hancur, perusahaan mereka bangkrut dalam waktu satu jam" lapor Zi Xian


"Kerja yang bagus" ucap Tianzi datar, dialah yang membuat perusahaan Ye hancur, siapa suruh mereka mencari gara gara dengan kekasih kesayangan nya Xi Yu jie, tentu saja Tianzi akan menghancurkan mereka tanpa sisa


"Ayo kita kembali ke Rumah sakit" ucap Tianzi, lalu mereka berdua pun kembali ke rumah sakit tempat Yu jie dirawat, tidak lupa juga Tianzi mampir untuk membeli sebuket bunga mawar kesukaan Yu jie, sebenarnya Tianzi tidak tau Yu jie suka tidak dengan bunga mawar, karena dia hanya tau da harum nya tubuh Yu jie yang sangat menenangkan yaitu harum bunga mawar yang sedang mekar

__ADS_1


satu jam kemudian, mereka pun sampai di rumah sakit, dan langsung bergantian dengan orang tua Yu jie


"Nak ibu pulang dulu, dan nak Tianzi ibu titip putri cantik ibu ya" ucap Nyonya Yin


"Baik bu"


Nyonya yin dan Ling jie pun keluar, dan di gantikan oleh Tianzi dan Zi Xian


"Kau duduk disini, aku akan kesana" ucap Tianzi mendekati Ranjang Yu jie


"Sayang, cepatlah sembuh, aku akan membawamu pergi suatu tempat yang indah" ucap Tianzi


"Hemm, bunga nya harum sekali" ucap Yu jie,entah kenapa tiba tiba tubuh nya terasa segar setelah dia mencium bau bunga mawar yang di belikan oleh Tianzi


Tianzi menciumi tangan Yu jie, dia sangat sedih dengan apa yang telah menimpa kekasih nya itu


"Hey tuan tampan, jangan bersedih, aku akan segera sembuh ya" ucap Yu jie menghibur kekasih nya


"Aku tidak bisa membayangkan andai kau sama seperti gadis yang lain nya, untunglah sayangku adalah gadis yang sangat hebat, aku mencintai mu sayang" ucap Tianzi mesra


Mereka lupa bahwa didepan mereka ada Zi Xian yang menatap sinis kearah mereka


"Cihh ternyata tuan muda sangat bucin kepada nona yujie, tapi tolonglah hargai aku yang jomblo ini" Zi Xian menjerit dalam hati


Tianzi naik ke ranjang Yu jie dan memeluk nya dengan erat, dia menciiumi kening Yu jie , hingga kekasih cantik nya itu tertidur dengan pulas


...****************...


Tiga hari kemudian Yu jie telah sembuh, dan di perbolehkan untuk pulang, seperti biasa sang kekasih hati akan mengantarkan nya pulang kerumah, sementara keluarga Xi sedang mengadakan pesta penyambutan untuk permata hati mereka


"Bruuummm"


"Sayang aku tertarik dengan benda ini, apa kau bisa mengajarkan ku bagaimana cara kerjanya"? tanya Yu jie memperlihatkan Gambar sebuah pist0l


Mata Tianzi terbelalak, gadisnya itu memang sangat berbeda, ketika gadis lain akan meminta perhiasan, Kekasihnya itu malah meminta senjata


" Nanti akan ku berikan, dan ku ajarkan, bagus juga untuk penjagaan diri mu" ucap Tianzi

__ADS_1


Yu jie mengangguk dan tersenyum lembut pada Tianzi, kekasih nya itu memang yang terbaik, dan dia mencintai nya.


__ADS_2