Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat

Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat
Abi


__ADS_3

kalau perpisahan merupakan cara untuk mengubahku,maka aku terima perpisahan tersebut dengan senang hati.


By Abimanyu aditya


...----------------...


"Sayang, bangun nak, ini udah pagi loh!!" suara seorang ibu yang sedang membangun anaknya yang sedang tertidur.


"Eummmm" gumaman sang anak yang membuat sang ibu geram dengan tingkah anak satu satunya itu. ya!! dia adalah Abimanyu Aditya, Abimanyu adalah anak dari papa Abraham Aditya dan anggel putri Aditya.


"Belum bangun ma??" tanya seseorang dari arah belakang anggel dengan suara yang kasar dan tegas.


"belum pa!! susah banget dibangunin nya!!" sahut sang mama kembali dengan raut wajah yang murung.


Sang suami yang melihat wajah istrinya keliatan murung pun langsung mengancam putra satu satunya itu dengan kata kata yang sangat ampuh bagi seorang Abimanyu Aditya yang bad boy, tengil, dan ngeselin terhadap orang sekitarnya.


"Abi bangun sekarang!!, atau ayah potong uang jajan kamu!!" kata sang ayah dengan tegas, dingin dan disertai dengan suara yang kasar, sehingga orang yang mendengarnya pun merinding dibuat nya tak terkecuali Abi.


"Ia ia, nie Abi bangun!!" seru Abi dengan suara yang serak khas orang baru bangun tidur sambil mengucek matanya setelah mendengar suara sang ayah yang menggema di ruangan dimana kamarnya berada tersebut.


"Cepat bangun, mandi dan ke ruang makan,papa tunggu 10 menit, kalau tidak sampai dalam waktu 10 menit, maka uang jajan kamu papa potong 70/!!!" kata sang ayah, setelah itu meninggalkan kamar Abimanyu menuju ke ruang makan.


Abimanyu yang belum sepenuhnya sadar dari tidurnya pun hanya mengangguk angguk kepalanya saja hingga 10 detik kemudian dia baru sadar dan berteriak "aduhhh, gawat nie gawat, bagaimana kalau papa benar benar potong uang jajan gua, bisa kelaparan gua." kata Abimanyu, dan setelah itu segera pergi ke kamar mandi untuk mandi. Tidak sampai lima menit, Abimanyu sudah selesai mandi dan pakai bajunya dan bersiap untuk turun menghampiri papa dan mamanya.


 


...----------------...


"Pagi mama ku yang paling cantik, perasaan mama makin hari makin cantik aja dah, jadi tambah cinta nie!!!" goda Abimanyu ke mama nya sambil mengedip ngedipkan sebelah matanya.

__ADS_1


Abraham yang melihat Abi menggoda anggel pun langsung mengancam Abi "tu mata kenapa, mau papa colok pakai garpu??" ancam sang papa kepada Abimanyu dengan perasaan yang panas, bisa bisa anaknya itu menggoda ibunya sendiri, di depan ayahnya pula, gak tau apa, jika sang ayah cemburunya udah kelewatan kalau menyangkut sang istri tercinta.


"Papa gak bisa liat orang mesra dikit ya??, sirik aja!!" seru Abimanyu, tentunya dengan suara yang pelan, bisa bahaya kalau ayahnya dengar kata kata yang dia ucapkan tadi.


Tapi sepertinya keberuntungan tidak berpihak pada diri seorang Abimanyu Aditya, karna sang ayah Abraham Aditya dapat mendengar perkataan anaknya yang kelewat nakal itu.


"Uang jajan kamu ayah potong 50% Abi !!" ucap sang ayah yang membuat Abimanyu terdiam sambil memikirkan apa yang ayahnya kata kan tadi, maklumlah, Abimanyu emang sedikit lemot orangnya.


" Jangan dong pa, emang papa gak kasian sama anak papa yang ganteng imut serta penyayang ini, nanti kelaparan dong karna tidak cukup uang jajan" kata Abimanyu memohon kepada ayah nya setelah dia sadar akan ancaman yang diberikan oleh Abraham.


"Emang ayah mau nanti muncul berita.


Khem khem anak dari seorang pengusaha terbesar di Indonesia yaitu bapak Abraham Aditya meninggal karna dipotong uang jajan oleh ayahnya, kan gak etis pa, jangan potong ya pa!!" kata Abimanyu lagi dengan suara yang dimiripkan dengan pembawa berita di tv serta membuat wajahnya agar keliatan imut.


"Keputusan ayah sudah tetap, walaupun nanti muncul di berita pun gak papa, ya kan ma??" sahut sang papa sekaligus menanyakan pendapat dari istrinya.


Sedangkan Abimanyu yang melihat mamanya melihat kearahnya pun semakin menyombongkan diri sambil berkata "ya ma!!


Abi tau kok kalau Abi itu ganteng, jadi mama jangan tatap Abi seperti itu dong, nanti papa marah lagi!!" kata Abimanyu sambil mengedipkan matanya kearah sang mama.


"Beneran mama suka sama Abi, terus mama akan meninggalkan papa demi bocah tengil itu, apa kurangnya papa ma, papa tampan, kaya, terus berkharisma tinggi lagi, jadi kenapa mama lebih memilih bocah tengil itu daripada papa yang sempurna ini." drama sang ayah kembali saat mendengarkan perkataan Abimanyu kalau istrinya menyukai abimanyu si bocah tengil.


ya Tuhan, apa salah saya sehingga memiliki suami dan anak yang sama sama memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi, dulu waktu hamil Abimanyu aku ngidam apa ya!!! kok bisa dia memiliki sifat seperti itu, apa jangan jangan turun dari sifat nya papa itu!!Batin anggel sang ibu.


"Tu kan pa, Abi bilang juga apa, mama lebih pilih Abi yang tingkat ketampanannya melebihi papa yang cuma es dawet itu."


kata Abimanyu kembali memanas manasi papanya.


"Mama benar benar memilih bocah tengil ini dari pada papa, jawab ma!!" kata Abraham dengan suara seperti perempuan yang tidak mau bercerai dengan suaminya.

__ADS_1


Sang mama yang tidak mau mendengar drama antara anak dan suami nya itu pun langsung mengalihkan arah pembicaraan "jangan bahas itu lagi, pusing mama dengarnya, coba kalian bahas yang penting sedikit, jangan itu Mulu itu Mulu!!" kata sang mama dengan malas.


"Oh ya Abi, kamu mau kuliah dimana??" tanya sang mama ke arah Abimanyu.


"Abi maunya kuliah nya di kampus yang dekat dekat sini aja ma!!" sahut Abimanyu dengan santai.


"Nggak, kamu harus kuliah di Aceh, papa nggak mau tau, pokoknya kamu harus kuliah di sana!!." kata sang ayah dengan tegas.


"Tapi yahhhh......" belum sempat Abimanyu menolak perintah ayahnya itu, ayah nya memotong pembicaraannya.


"Tidak ada bantahan Abi, papa sudah daftarkan kamu disana!!" kata sang papa lagi.


"Ma, aku gak mau ma!!, mama bantu Abi dong!!" rengek Abi kearah mamanya.


"Yang dikatakan papa kamu benar sayang, kamu harus belajar mandiri dari sekarang, jadi kamu harus mau kuliah di Aceh ya!!" sahut sang mama dengan lembut.


Abimanyu yang mendengar itu pun langsung memasuki kamarnya.


"Apa tidak apa apa ni, Abimanyu marah lho yah!!" seru sang mama ke arah ayah nya Abimanyu dengan suara yang khawatir akan anaknya itu.


"Gak papa, ini sudah yang terbaik, Abimanyu nggak boleh selalu bergantung kepada kita, karna ada saatnya dimana dia nanti harus meninggalkan rumah ini, jadi kita harus melatihnya dari sekarang, supaya dia terbiasa nantinya." kata sang ayah lembut ke arah istrinya sambil mengusap ngusap kepala istrinya dengan sayang.


"Tapi yah, di Aceh kan kebanyakan orang beragama Islam!!" kata ibu Abimanyu dengan nada khawatir.


"Terus??" tanya sang ayah bingung.


"Ya apa dia akan diterima dengan baik nanti dia disana, kan dia beragama kristen!!" sahut sang ibu lagi dengan nada khawatir.


"Gak papa, orang Aceh baik baik kok, asal Abi nanti bisa menghargai mereka, mereka pasti juga bisa menghargai Abi, jadi mama tenang aja ya!!". ucap Abraham menenangkan istrinya dan setelah itu pun mereka bermesraan di ruang keluarga.

__ADS_1


__ADS_2