Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat

Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat
sampai


__ADS_3

Terasa pahit bila dipaksakan,


dan terasa indah bila dinikmati.


By Abi.


"Ada yang bisa saya bantu pak?" tanya seorang pramugari yang ada di pesawat yang di tumpangi oleh Abi.


"Tidak ada!!" jawab Abimanyu tanpa melihat ke arah pramugari tersebut.


Pramugari yang mendengar jawaban dari Abi pun pergi untuk menanyakan kebutuhan bagi penumpang lain.


----------------


"Maaf pak, kita sudah sampai di tempat tujuan !!" ucap pramugari yang membangunkan Abimanyu yang sedang tertidur di pesawat.


Abimanyu yang mendengar itu pun segera mengambil kopernya, dan keluar setelah mengucapkan kata terima kasih kepada pramugari yang membangunkannya.


Sesampainya Abimanyu diluar pesawat, banyak hal yang berbeda yang dia lihat di Aceh.


Salah satunya yaitu ketika dia melihat, kebanyakan wanita di Aceh yang menggunakan hijab.


Lama Abimanyu duduk di kursi tunggu, tapi tidak ada yang datang menjemputnya, hingga Abimanyu pun memutuskan untuk menghubungi papa nya.


"Halo pa!!" sapa Abimanyu setelah mengetahui kalau teleponnya sudah di angkat oleh sang papa.


"iya!!, ada apa sayang??" bukan papa nya yang menjawab telepon, akan tetapi mama Abimanyu lah yang menjawab sapa dari sang anak, karna feeling ibu tidak mungkin salah.


Di rumah Abimanyu.


"Pa!! ni gimana, Abi udah sampai apa belum, kok dia gak telpon kita??" tanya anggel kepada Abraham entah yang ke berapa kalinya sambil berjalan ke sana kemari, hingga Abraham yang melihatnya pun menjadi pusing akan tingkah istrinya.

__ADS_1


"Mama sabar dulu ya!!. kalau udah sampai, Abi pasti akan hubungi kita kok!!" sahut Abraham menenangkan istrinya yang juga entah yang ke berapa kalinya dengan tetap sabar.


"Tapi pa!!, kenapa sampai sekarang Abi belum juga telpon kita??, apa dia masih marah sama kita ya pa!!" sahut anggel serta bertanya kepada suaminya lagi dengan nada khawatir akan Abi yang masih marah kepadanya.


Tidak lama setelah anggel dan suaminya beradu debat, tiba tiba terdengar suara HP Abraham yang berdering menandakan ada panggilan masuk.


Anggel yang mendengar telepon itu pun segera mengambil HP suaminya, dan melihat nama yang tertera di layar hp itu adalah putranya Abi.


Tanpa menunggu persetujuan dari suaminya, anggel pun langsung mengangkat telfon dari Abi, dan menyerbu Abimanyu dengan beberapa pertanyaan.


"kamu sudah sampai sayang?, gimana keadaan kamu?, mereka Nerima kamu kan?, kamu gak di apa apain kan sayang?"pertanyaan yang beruntun dilontarkan oleh anggel.


"Mama kalau tanya satu satu dong!! pusing Abi dengar pertanyaan mama!!" ucap Abi tanpa menanggapi ucapan sang mama terlebih dahulu, karna pusing mendengarkan pertanyaan mama nya.


Anggel yang mendengar itu pun menyengir memperlihatkan gigi putihnya sambil menolehkan kepalanya ke arah Abraham. Sedangkan Abraham yang dilihat oleh istrinya seperti itu pun hanya bisa menggeleng geleng kan kepalanya karna heran dengan tingkah sang istri yang kadang kadang baik, lembut, jutek dan bisa jadi gila sepeti sekarang ini.


"Kamu baik baik aja kan sayang?" tanya anggel lagi kepada sang anak dengan lembut.


Abraham yang melihat sang istri sudah bernafas lega pun merebut HP nya dari tangan anggel.


Abraham yang sempat melihat istrinya mau protes pun langsung menghidupkan speeker biar anggel juga bisa mendengarkan pembicaraannya dengan Abi.


"Ada apa Abi telfon papa??" tanya Abraham langsung tanpa basa basi.


"Oh itu pa!!, kata papa kan ada orang yang jemput kalau Abi sudah sampai di bandara, tapi udah satu jam Abi tunggu disini gak ada yang jemput!!" ucap Abi panjang lebar menjelaskan alasan dia menelpon sang papa.


Abraham yang mendengar itu pun segera mematikan hp nya.


"Papa telfon papa dulu ya!!, kamu tunggu aja sebentar lagi, atau gak kamu cari cari makan aja dulu!!" ucap Abraham.


"Ia, tapi jangan lama lama ya pa, Abi udah capek nie, pengen istirahat!!"jawab Abi lagi.

__ADS_1


Abraham yang mendengar jawaban dari Abi pun langsung mematikan sambungannya dan menelfon teman yang dia suruh untuk menjemput Abi.


Setelah temannya mengangkat telfon darinya, Abraham pun segera menanyakan kenapa anaknya belum dijemput.


"Halo Gus!!, kamu udah sampai mana??, kata Abi, kamu belum jemput dia dibandara!!" ucap Abraham kepada temannya yang bernama Agus Setiawan sahabatnya waktu semasa kuliah di Aceh dulu.


"Sorry ya tuan Abraham yang terhormat!!, ini kendaraan saya lagi otw ke bandara kok, tadi jalannya macet, jadi gak nyampe nyampe ke bandaranya!! ha ha ha"ucap Agus kepada Abraham dengan kata kata tuan, sekaligus tawa di akhir ucapannya karna bisa mengejek sang sahabat yang sudah lama tidak dia jumpai itu.


Walaupun Agus dan Abraham beda agama, tapi itu tidaklah menjadi halangan buat mereka bersahabat.


Agus yang beragama Islam sedangkan Abraham yang beragama Kristen itu sudah lama bersahabat sejak mereka kuliah di Aceh dulu.


Abraham menyuruh Abimanyu untuk berkuliah di Aceh, karna dulu dia pun berkuliah di Aceh juga, dan karna dia juga sudah mengetahui pergaulan di Aceh yang tidak sebebas di Jakarta ataupun di luar negri.


"Oh terima kasih ya mas Agus, tapi jangan lama lama ya!!, soalnya kasian Abi nunggunya kelamaan!!" jawab anggel memberi tahu Agus supaya jangan lama lama.


"Ok neng anggel, doain ya, biar kami sampai tujuan dengan selamat!!,hehehehh"jawab Agus dan diakhiri dengan tawa, karna Agus tau kalau Abraham sekarang pasti sedang menahan amarah akibat kata katanya barusan.


"oh iya, hati hati ya mas Agus nyetirnya, dan jagain juga Abi, dia sedikit bandel soalnya." kata anggel dengan embel embel mas sehingga membuat jiwa kecemburuan Abraham semakin parah.


Anggel mengetahui kalau sang suami dalam mode cemburu, tapi bodo amat lah, yang penting anaknya sampai tujuan dengan selamat.


"Udah dulu ya gus!!, kamu hati hati kalau nyetir biar Abimanyu Aditya anak ku tercinta selamat sampai tujuan!!" kata Abraham diakhiri dengan omongan mengejek kepada istrinya.


"Hahhah ada ada aja Lo, ya udah, ini gua tutup telfon nya!!" ucap Agus disertai tawa diakhir ucapannya.


"Kok dimatiin sih mas telfon nya??" tanya anggel dengan kesal kearah suaminya.


Sedangkan Abraham yang mendengar pertanyaan dari istrinya pun langsung pergi dari ruang tamu menuju ke kamarnya tanpa menjawab pertanyaan dari anggel.


Anggel yang melihat itu pun bodo amat, karna sudah biasa baginya kalau sang suami lagi mode cemburu yang selalu meninggalkannya sendiri, nanti kalau ada perlu, pasti akan baik sendiri, jadi gak usahlah bujuk bujuk buat gak marah lagi batinnya dan menuju ke dapur untuk membuat makan malam untuk dia dan Abraham.

__ADS_1


__ADS_2