Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat

Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat
Izin


__ADS_3

Mencari kebahagiaan itu mudah,


tapi kenapa banyak orang yang menyulitkan dirinya sendiri demi harta.


...----------------...


"KAKAK,ditungguin mama tu di meja makan,cepetan turun."suara Roni menggema di seluruh ruangan di jam yang bisa di bilang masih pagi ini.


"kamu kenapa teriak teriak sih dek??


kan bisa diketuk pintu, dan panggil baik baik kakak nya."kata sang mama dikala mendengar suara teriakan anak bungsunya yang menggema di seluruh ruangan rumahnya, bahkan ada beberapa tetangga yang dapat mendengarkan suara teriakan Roni.


"Kakak kalau gak diteriakin,gak bakalan turun ma!!" jawab Roni kepada mamanya memberikan alasan.


Almira yang sudah sampai di ruang makan dan mendengar apa yang diucapkan oleh adiknya pun langsung menjewer telinga sang adik. "apa kamu bilang hemmmm??" tanya Almira dengan lembut disertai senyuman sinis yang ditunjukkannya untuk Roni.


"Gak papa kak!!, tadi aku cuma bilang, kalau kakak tu cantik bila senyum seperti itu, ya kan ma.??"kata Roni dengan sedikit rasa takut dan sekaligus tanyanya kearah orang tua seraya meminta bantuan.


"ia sayang!!


kamu cantik kalau senyum begitu!!"ucap sang ibu dengan lembut menengahi pertengkaran antara kedua anaknya itu.


tidak lama setelah Roni dan Almira berdebat, kepala keluarga di rumah tersebut pun turun ke dan pergi keruang makan


"pagi ma!!" sapa Agus kepada istrinya dan juga mencium kepala sang istri dengan kasih sayang.


"Ya Allah, mata hamba yang suci ini sudah ternodai dengan adegan yang tidak pantas hamba liat ya Allah!!" suara Roni kembali mengganggu aktivitas mereka hingga Agus yang merasa disindir oleh anak bungsunya pun langsung mengetuk kepala Roni.


"Ayah kenapa ketok ketok kepala Roni sih??, dipikir ini pintu apa!!"tanya Roni ke arah ayahnya dengan wajah yang cemberut.


Tidak ada yang menjawab pertanyaan Roni hingga mau tidak mau pun, akhirnya Roni ikutan diam seperti keluarganya.


Setelah itu mereka melanjutkan acara makannya hingga suara tuan rumah yaitu Agus Sujaya terdengar kembali, hingga mereka yang ada di meja makan pun menghentikan acara makannya sejenak.


"Kamu mau lanjut kuliah dimana kak??" tanya Agus kepada anaknya.


"kalau kakak mau masuk pesantren boleh nggak yah??" tanya Almira kepada ayahnya tanpa menjawab pertanyaan sang ayah.

__ADS_1


"Yah!, kok kakak masuk pesantren llagi sih!, kan kita nanti jauhan lagi!!, kakak mah gak seru."ucap Roni dikala mendengar kalau Almira mau masuk pesantren dengan raut wajah yang sedih, karna Roni dirumah paling dekat dengan sang kakak yang bisa diajak bercanda.


"kamu sekolah biasa aja ya!!


kan dulu kamu di rumah nenek juga mondok kan??,


jadi, kamu disini kuliah aja, biar bisa kumpul bareng keluarga terus."jawab sang ibu, mendukung pendapat Roni, sehingga membuat Roni tersenyum, karna masih ada yang perhatian sama dia.


"Yah, padahal aku udah bilang ke nenek kalau aku pulang kesini karna mau lanjut masuk pesantren disini!!" batin Almira merasa bersalah terhadap neneknya.


flashback on


.


"Almira sayang!!"seru seorang nenek dibalik pintu kamar adira.


Lama menunggu dan tidak ada jawaban, akhirnya sang nenek pun langsung masuk kedalam kamar cucu perempuan satu satunya itu. Dan didalam kamar, sang nenek melihat cucunya sedang melamun.


"kamu kenapa melamun heummm?, apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya sang nenek kepada cucunya perempuannya yang sedang melamun.


"Ayah suruh Almira pulang ke Aceh nek!" jawab Almira dengan raut wajah yang sedih.


"Yaudah, kamu ikuti aja kemauan ayah kamu, kan mereka juga kangen sama kamu, apalagi Roni adik kamu!!" ucap sang nenek kembali dengan bijak memberi saran kepada Mira.


"Tapi nanti aku ngaji di mana?, kan jauh dari nenek!" tanya Adira dengan wajah yang lesu.


"kamu lupa ya!!, kan di Aceh juga ada banyak pesantren."kata sang nenek kembali dengan senyuman yang terukir di wajahnya.


flashback off.


----------------


"Ya udah gak papa!!, nanti biar ayah yang ngomong sama nenek kalau kamu lanjut kuliah bukan masuk pesantren, nenek pasti ngerti kok!" jawab Agus sambil memeluk dan mengusap kepala almira setelah mendengar cerita dari Almira tadi.


"Udah dong yah pelukannya!!, aku udah Laper nie!!, masak dari tadi dengar cerita kakak Mulu, makannya kapan??"suara Roni memecahkan keheningan sesaat yang terjadi di ruang makan sehingga membuat orang tua serta kakaknya terkekeh pelan akan sikap blak blakan Roni, dan mereka pun melanjutkan acara makan pagi itu.


"Bang Reno sama bang Kevin mana ma??" tanya Roni ke mamanya yang dari tadi diam melihat interaksi anak dan suaminya setelah mereka selesai makan.

__ADS_1


"Oh itu!, bang Reno sama bang Kevin udah berangkat tadi pagi pagi, katanya ada meeting mendadak!!"jawab rianti akan pertanyaan Roni, dan setelah itu mereka pun menuju ke ruang tv untuk menonton dan ditemani dengan cemilan yang selalu tersedia dirumah.


----------------


Sekarang Almira sedang duduk di balkon kamarnya, karna bosan melanda dirinya, akhirnya Almira pun berinisiatif untuk mengajak adiknya ke mall.


"dek!!,temenin kakak ke mall yuk!, udah lama kakak gak ke Suzuya!!" ajak Almira ke adiknya yang sedang tiduran diatas kasur miliknya.


"Yuk lah, dah lama juga aku gak ke Suzuya!!, lagian mama sama ayah kalau di ajak alasannya sibuk terus." jawab Roni tanpa banyak berfikir, karna dia pun sudah lama tidak pergi ke mall.


"Ya udah, cepat siap siap!!" suruh Almira ke adiknya supaya bersiap siap.


"Aku udah siap kok!!" saut Roni.


"Siap apanya, kamu mandi pagi aja belum!!" kata Almira dengan kekehan nya.


Roni yang tidak mau mendengar hinaan dari kakaknya lagi pun segera pergi ke kamar untuk bersiap siap pergi.


tidak lama Roni bersiap siap,akhirnya dia pun selesai dan langsung menghampiri kakaknya.


"Gimana kak!, udah keren belom?"tanya Roni kepada Almira.


"udah!, yuk kita berangkat!!, oh ya mama mana ya!!" ucap Almira kepada dirinya sendiri akan tetapi di dengar oleh Roni.


Roni yang mendengar gumaman sang kakak pun langsung berteriak memanggil sang mama."MAMAaaaa!" teriak Roni, sehingga Almira yang berada disampingnya harus menutupi telinganya dari suara Roni.


Sedangkan rianti yang semula berada dikamar pun turun untuk menemui anak anaknya.


"Ada apa dek, kenapa teriak teriak segala sih, kan malu kalau didengar sama tetangga!!" ucap rianti menasihati anak bungsunya.


Roni yang sudah terbiasa akan nasihat dari sang mama pun hanya terkekeh pelan "hehehe!!maaf ma!!" minta maaf Roni kepada sang mama entah untuk yang keberapa kalinya dalam kesalahan yang sama pula.


"Ya udah gak papa, kenapa kamu panggil mama??" pasrah rianti bingung atas tingkah anaknya yang minta maaf, tapi selalu diulangi kembali.


"Oh itu, kita mau pamit mau pergi ke Suzuya, boleh kan ma?"minta izin Almira ke rianti.


rianti yang melihat anaknya sudah siap pun hanya bisa mengiyakan saja permintaan Almira,karna Almira pun yang sudah bersiap siap untuk pergi ke Suzuya dan disampingnya ada Roni yang akan menemani Almira.

__ADS_1


__ADS_2