Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat

Tumbuhnya Cinta Dalam Syahadat
perjalanan


__ADS_3

Yang kusangka akan buruk,


tapi berubah dikala aku mencobanya


By Abimanyu aditya


"Nie papa gimana!!, tadi katanya sebentar lagi, tapi ini udah setengah jam aku tunggu gak nyampe nyampe juga orang yang jemputnya!!" gerutu Abi, karna sudah setengah jam semenjak dia menelfon papa nya, dan sampai sekarang orang yang akan menjemputnya pun belum juga sampai di bandara.


Lelah menunggu orang suruhan papa nya yang tidak sampai sampai, akhirnya Abi pun berniat untuk pergi mencari makanan di cafe yang ada di dekat bandara, karna sudah sedari tadi dia menahan kelaparan akibat menunggu jemputan yang tidak sampai sampai.


Baru Abi ingin beranjak dari tempat duduknya, jalannya tersebut dia hentikan saat ada orang yang memanggilnya dari belakang dan mau tidak mau pun akhirnya Abi membalikkan tubuh nya menghadap ke arah sang pemanggil walaupun tidak dikenal olehnya.


"Abi ya??" tanya orang yang memanggilnya.


Abi yang mendengar itu pun mengangguk sebagai tanda bahwa dia mengiyakan pertanyaan orang yang memanggilnya tersebut kalau dirinya adalah Abi.


"bapak siapa ya??,"tanya Abi kepada orang yang memanggilnya karna heran terhadap orang tersebut yang tiba tiba memanggilnya dan lagi pun dia tidak mengenali orang yang menyapanya tersebut.


"Oh ya!!, perkenalkan nama saya Agus, saya adalah teman papamu saat dia kuliah di sini dulu, dan dia juga menitipkan mu kepada saya selama kamu berada di sini!!, jadi mulai sekarang kamu adalah tanggungan saya." ucap orang yang bernama Agus memperkenalkan dirinya saat mendengar pertanyaan dari abi dan disertai dengan senyuman diwajah nya.

__ADS_1


Papa kuliah di sini, kok aku gak tau ya!!, kenapa juga papa gak bilang kalau dulu dia kuliah di sini. Berarti papa nyuruh aku kuliah di sini, karna dia sudah mengetahui kalau di sini itu sedikit berbeda dari yang lain. batin Abi saat dia mengetahui kalau ayah nya dulu juga pernah kuliah di Aceh, karna yang Abi tahu, ayahnya dulu pernah kuliah di luar negri mengambil S2 nya, tapi Abi gak tau kalau papa nya mengambil S1 di aceh.


Dan Abi pun juga sudah mengetahui alasan kenapa papanya menyuruh dia kuliah di Aceh, karna ayahnya sudah mengetahui batas pergaulan yang ada di Aceh dan juga ada teman papanya dulu yang akan menjaga dan membimbingnya.


"Ah ya pak!!, nama saya Abimanyu aditya!!" ucap Abi setelah sadar dari lamunannya dan mulai memperkenalkan dirinya kepada pak Agus dan juga disertai dengan senyuman di wajahnya.


"Jangan panggil pak!!, panggil om aja biar lebih akrab!!" kata pak Agus saat dirinya mendengar Abi memanggil dirinya dengan sebutan pak.


"Ah iya om!!" sahut Abimanyu atas permintaan dari pak Agus dan mengiyakannya.


"Soal tadi, maaf kalau om lama sampai jemput kamu, karna kamu tau sendiri kan, kalau jam segini jalanan pasti macet, walaupun tidak semacet di Jakarta" ucap pak Agus meminta maaf, karna tidak enak sudah membuat Abi menunggu kelamaan.


"Mari kita berangkat ke rumah om!!" ajak pak Agus, Abi yang mendengar itu pun langsung menanyakan hal yang sudah dari tadi ingin dia tanyakan ke pak Agus.


"Maaf om!!, agama om apa ya??" tanya Abimanyu dengan hati hati.


"Agama bapak Islam!!, kenapa ya dek??"tanya pak Agus kembali, walaupun dia sudah tau, mengapa Abi menanyakan hal tersebut.


"Emang gak papa kalau aku tinggal di rumah bapak!!, kan aku agama nya kristen!!, emang keluarga bapak mau menerima aku??"tanya Abimanyu dengan hati hati takut menyinggung perasaan pak Agus yang baru saja dikenalnya tadi.

__ADS_1


Pak Agus yang mendengar itu pun hanya bisa tersenyum atas omongan dari Abi, karna dia tidak pernah menyangka kalau Abi akan menanyakan hal hal yang seperti itu.


"Begini dek abi!!, orang Islam itu tidak menghakimi orang dari agamanya selagi dia tidak mengganggu ketenangan kami dalam berkehidupan, jadi dek abi harus bisa mengontrol kebiasaan dek abi waktu di Jakarta dulu, dan di aceh sekarang, walaupun tidak semuanya, tapi dek Abi harus bisa mengubahnya sedikit demi sedikit!!" ucap pak Agus panjang lebar supaya Abi bisa mengerti maksud dari arah pembicaraannya tersebut, dan supaya dia juga bisa cepat bergaul dengan orang orang yang akan ada di sekelilingnya nanti.


"Kalau soal keluarga om, kami sekeluarga sudah men diskusinya dari jauh jauh hari setelah ayahmu menelpon bapak untuk menitipkan mu sama bapak, dan mereka mau menerima dek abi, lagi pun dulu waktu ayah nya dek abi kuliah di sini, dia juga sering ke rumah bapak untuk sekedar main ataupun ngerjain tugas, dan keluarga bapak pun tidak mempermasalahi nya, asalkan dek Abi bisa menjaga batas!!" sambung pak Agus memberitahu Abi, sedangkan Abi yang mendengarnya pun hanya bisa mengangguk anggukkan kepalanya.


"Terima kasih ya om sudah mau menerima Abi di rumah om, tapi Abi janji, kalau Abi sudah hafal seluk beluk kota ini, Abi bakalan cari kos kok, jadi Abi tidak selalu merepotkan keluarga om!!" ucap Abi.


"Kalau masalah dek abi mau ngekos!!, bapak gak bisa larang karna itu hak dek abi, tapi bapak dan keluarga tidak merasa kerepotan kalau dek abi mau tinggal di rumah kami sampai lulus kuliah juga gak papa!!" ucap pak Agus kembali dengan memberi pengertian kepada Abi.


Setelah Abi dan pak Agus bertanya tanya, akhirnya mereka pun pergi untuk melanjutkan perjalanan mereka kembali yaitu kerumahnya pak Agus.


"Apa masih jauh pak?"tanya Abi kepada pak Agus di tengah tengah perjalanan.


"Masih jauh dek, kira kira 2 jam perjalanan lagi!!, ada apa dek abi tanya begitu??" jawab serta tanya pak Agus kepada Abi supaya dia tau akan maksud dari perkataan Abi tadi.


"Anu pak!!, Abi laper hehehhe!!!" ucap Abi malu malu dan dengan cengengesan di akhir ucapannya.


"Oh laper ya!!, yaudah, nanti kita berhenti di tempat makan ya!!" ucap pak Agus yang sudah mengetahui maksud Abi.

__ADS_1


Setelah perbincangannya dengan pak Agus barusan, Abi sudah menyibukkan dirinya kembali dengan ponsel yang ada di tangannya, dan begitu juga dengan pak Agus yang menyibukkan dirinya juga dengan menyetir mobil agar mereka sampai tujuan dengan aman dan selamat.


__ADS_2