
...Apa aku bisa mempercayai nya ........
"Siapa kamu???" lirih Jessie sambil menatap dalam kearah Al
Al terkesiap dia tak menyangka Jessie mulai mau menunjukkan respon terhadap dirinya...
"Aku ???? temanmu Jessie...kau bisa percaya padaku,aku tak akan mengkhianati mu" ujar Al meyakinkan Jessie
Jessie masih diam tak mau berkomentar,dia kembali menatap foto dirinya dan Elvis,lalu perlahan dia membelai foto tersebut sambil berkata....
"Aku mencintainya" ujar Jessie
Al menatap Jessie yang tengah membelai foto Elvis,Al melihat pancaran duka dalam diri Jessie yang tak bisa di utarakan oleh gadis cantik ini
"jika kau ingin sembuh dan terbebas dari belenggu ini ceritalah padaku aku bisa membantumu dan menjadi pendengar yang baik untukmu" ungkap Al
Namun lagi lagi Jessie hanya diam dia tak mampu mengatakan apapun pada Al,yang dia lakukan hanyalah menangis dan menangis
Al berusaha menenangkan Jessie dia berusaha menjadi seseorang yang di butuhkan Jessie yaitu seorang laki-laki yang mampu melindungi,menyayangi dan memberi ketenangan untuknya,dia tau Elvis adalah sosok pria seperti itu yang membuat Jessie tak dapat lepas dari bayangannya
Hingga beberapa saat Jessie mulai tenang dan Al mulai membawa Jessie untuk kembali ke kamar perawatan nya
"Istirahat lah" ujar Al yang terus berusaha berinteraksi dengan Jessie meski Jessie kembali tidak merespon dirinya
Al kembali ke ruangannya...
"Huff ternyata tak mudah untuk berinteraksi dengan nya,dia memiliki sifat tak mudah percaya pada orang lain " gumam Al sambil menyandarkan tubuh dan kepala nya ke kursi ruangan
Saat tengah melepaskan rasa lelahnya tiba tiba saja ponsel Al berbunyi,Membuat nya meraih ponsel yang tergeletak di meja ruangannya...
"Hello" kata Al
"Sayank" pekik seorang wanita yang tak lain adalah kekasih dari Al
"Serra ???ada apa sayank tumben kamu telfon" kata Al
"Sayank aku kangen kamu,aku pengen ketemu" ujar Serra
"bukannya kamu mau mempersiapkan studi mu ke Inggris ya" ujar Al malas
"lagi lagi kamu bahas soal itu,Aku ingin pergi ke Inggris dengan tenang Al lagian apa kamu gak mau melihat aku jadi orang sukses ???? aku ingin sepadan dengan mu Al" ujar Serra
"Baiklah baiklah kau sekarang dimana ???" ujar Al
__ADS_1
"Aku ada di apartemen mu" kata Serra
"Oke aku akan langsung kesitu tunggu sebentar lagi ya" kata Al
"Baiklah" jawab Serra lalu mematikan sambungan telepon nya
"Aku ingin kamu selalu ada bersamaku Serra ... Entah mengapa perasaanku tak enak saat kau bilang akan mengambil beasiswa ke Inggris, Aku merasa hubungan kita semakin jauh" gumam Al dalam hatinya
Dengan langkah gontai Al keluar dari ruangannya,dia tidak langsung bergegas menuju tempat parkiran tapi malah mampir ke kamar milik Jessie,dari luar jendela Al melihat Jessie tengah meringkuk di ranjang tidurnya...
"Aku sangat ingin melihat senyuman dari bibirmu"gumam Al
Lalu dia pergi dari ruangan Jessie menuju parkiran mobil.Dia langsung memacu kendaraan nya menuju apartemen nya
Tidak butuh waktu lama bagi Al untuk sampai di apartemen nya,dengan santai dia parkir mobilnya di basemen Apartemen lalu melangkah menuju lantai apartemen nya
Ternyata sang kekasih sudah menunggu di dalam apartemen nya
"Maaf membuat telah membuatmu lama menunggu sayank" kata Al sambil mengecup dahi sang kekasih
"Tidak masalah sayank,Aku sudah siapkan makanan untuk kamu...kita makan bersama ya" kata Serra
"baiklah tapi aku harus mandi dulu" kata Al
"oke" jawab Serra
Mereka pun makan bersama tanpa bersuara.Al yang dulu sangat cerewet dan suka bercanda kini menjadi pribadi yang lebih pendiam dan serius Hal itu di karenakan oleh Serra yang tak suka dengan sikap Al yang di nilai terlalu kekanak-kanakan
Al hanya pasrah dengan semua sikap dan sifat Serra yang selalu ingin di mengerti dia bertahan hanya karena satu alasan yaitu Cinta
Al selalu mengingat akan perjuangan nya dalam mendapatkan Serra,dia bahkan sampai rela menjadi seperti Louis hanya karena Serra yang selalu mengidamkan sang kakak yang notabene nya sekarang sudah menjadi suami orang
Bodoh mungkin kalimat yang pantas di sematkan untuknya,tapi Cinta tak pernah menggunakan Akal namun selalu menggunakan perasaan
Selesai makan mereka langsung berbincang di depan Tv mulai dari obrolan ringan hingga memicu pertengkaran
"Al kenapa sih kamu selalu membahas tentang studi ku ke Inggris !!!!apa kau tak suka dengan pencapainku Al??? Aku ingin sepadan denganmu Al tapi kau selalu berusaha menghalangi jalanku !!! aku ingin kekasih yang selalu mendukungku bukan kekasih yang ingin menjeratku !!!" ujar Serra marah
" Aku bukannya ingin menjeratmu Serra aku ingin kita perbaiki hubungan kita yang mulai tak jelas" kata Al
"Apa maksudmu tak jelas Al ???? kita bahkan sudah bertunangan apa itu kurang jelas!!!!"teriak Serra yang mulai menggema di apartemen Al
"......" Al memilih diam
__ADS_1
"mengerti lah Al aku ingin sepadan denganmu,aku ingin menggapai impianku" lirih Serra
"Baiklah maafkan aku" ujar Al yang mengalah
pada akhirnya Serra pamit pulang dan Al tak bisa mengantar Serra pulang dia ingin menenangkan dirinya
"Sampai kapan Selalu aku yang mengalah padamu Serra,Aku ingin dimengerti juga" lirih Al lalu dia memutuskan untuk tidur
...*************...
Keesokan paginya Al tengah bersiap untuk pergi ke tempat kerjanya,dia mencoba menghilangkan semua rasa gundah dan kecewa dalam hatinya
Dalam perjalanan nya menuju tempat kerja dia mampir kesebuah kedai untuk membeli kue blueberry kesukaannya
Setelah sampai di tempat kerja Al tak sengaja melihat Jessie yang sudah duduk termenung di taman dekat ruangannya,tanpa pikir panjang Al datang menghampiri Jessie dan duduk di sebelahnya
"Kenapa kau pagi pagi sudah ada di sini??? apa kau merasa sedih lagi ???" tanya Al
"....." Jessie hanya diam
Tanpa sengaja Jessie melirik kearah bingkisan yang berisi kue blueberry tanpa ragu lagi Jessie menatap kearah Al dan
"Kue..." gumamnya
"Apa kau mau kue???" tanya Al
"Aku mau...aku mau kue..." kata Jessie
"Baiklah mari kita makan kue bersama" ujar Al yang langsung membuka kotak kue tersebut dan membaginya dengan Jessie,Tak lupa Al juga memberikan sebotol susu pada Jessie.
Tanpa Al duga Jessie tersenyum sambil mengatakan terima kasih
Al terkesiap dan membalas senyuman itu.Semenjak hari kejadian itu Jessie mulai membuka diri sedikit demi sedikit pada Al dia mulai berani berinteraksi dengan Al...
Hingga suatu hari Jessie mulai bercerita tentang kejadian masa lalunya pada Al...
"Saya sangat mencintai nya Al,sampai sekarang saya belum bisa menerima kenyataan bahwa dia telah pergi dari hidup saya,Saya tak tau harus bagaimana lagi ??? saya sangat kehilangan sosok nya dalam hidup saya" ujar Jessie
"Aku tau perasaan mu jess tapi kau tetap harus bangkit,masa depanmu masih panjang,kasihan orang tuamu sangat mengkhawatirkan dirimu" kata Al
"Orang tuaku tak pernah mencintai ku mereka mencintai harta mereka bukan putri mereka. Mereka jugalah sumber kehancuran ku" kata Jessie
"apa maksudmu mereka sangat menyayangimu" kata Al
__ADS_1
"karena merekalah aku harus berpisah dari Elvis,merekalah yang telah membuatku mengalami kecelakaan merekalah sumber kehancuran" kata Jessie yang membuat Al tercengang dia tidak percaya dengan apa yang telah diutarakan Jessie berbanding terbalik dengan apa yang dia dengar dari Dom
Al melihat ada sorot kebencian dan dendam dalam dari mata Jessie....