
...Perlahan tapi pasti aku akan menuntun mu kembali.......
Albert POV
Ini adalah hari kedua bagiku menangani pasien yang bernama Jesslyn Fiorella,setelah kemarin aku mampu membuatnya menangis histeris sekarang aku di hadapkan dengan kondisinya seperti sebelumnya,hanya ada tatapan kosong,diam tak mau berkata,bisa di bilang dia seperti mayat hidup...
Aku mencoba untuk membuatnya berbicara, namun tetap tak ada respon hingga akhirnya aku menyerah pergi dari ruangannya....
"Apa yang harus aku lakukan dia sama sekali tidak merespon semua yang kukatakan huh... haruskan aku pergi kerumahnya ya ???" gumam Al
"Ah benar aku harus menggali informasi tentang nya dari orang terdekat,Yah aku harus bergerak sekarang" lanjut Al dalam gumamnya
Aku akhirnya bergegas menuju alamat rumah Jessie guna menggali informasi tentang Jessie...
Setengah jam kemudian aku sampai di rumah mewah milik Jessie...
"Gila ternyata dia anak orang tajir bro" gumam Al dan tanpa berfikir panjang Al masuk ke pelataran rumah Jessie
Saat akan masuk kedalam ternyata ada tamu lain yang datang bersamaan dengan ku tanpa permisi tamu itu langsung masuk dan berteriak
"DOM !!!! AKU INGIN MEMBATALKAN PERJODOHAN DENGAN PUTRIMU !!!!" teriak sang pria paruh baya
"Tapi kena Gab ???? bukankah kita sudah sepakat???" tanya orang tua Jessie
" SEPAKAT ???? ITU SEBELUM PUTRIMU GILA DAN MASUK RUMAH SAKIT JIWA !!!!! AKU TIDAK SUDI MEMILIKI MENANTU GILA SEPERTI DIA !!!!! " ujar sang pria dan langsung pergi meninggalkan kediaman Jessie
Aku hanya diam diambang pintu dan mulai mencerna apa yang sebenarnya terjadi dan ini adalah sebuah fakta baru yang mulai terkuak,
Hingga ayah dari Jessie mulai tersadar akan kehadiranku
"Anda siapa ???" tanya ayah Jessie
"Oh perkenalkan tuan saya ALBERTO GEOFAAZ ,Dokter yang menangani Jesslyn Fiorella " kataku sambil mengulurkan tangan
"Oh silahkan masuk dokter " kata Dom mempersilahkan Al masuk kedalam
Setelah duduk di ruang tamu....
"Sebelumnya saya minta maaf tuan karena tidak sengaja mendengar perdebatan anda dengan tamu barusan " ujar Al
__ADS_1
"Oh tidak masalah dokter,tadi hanya kebetulan saja,,,lalu ada masalah apa anda datang kemari??? apa ada masalah dengan putri saya" tanya dom
" Maksud kedatangan saya kemari ingin menanyakan dan mengetahui secara detail tentang kondisi pasien sebelumnya,Dari hasil pengkajian saya Jessie mengalami banyak tekanan yang mengakibatkan dirinya enggan merespon orang orang di sekitarnya.Dan puncak dari semua luapan emosional nya terjadi saat kehilangan sang kekasih,Apa sebelumnya dia pernah cerita kepada anda atau kepada ibunya tentang masalah pekerjaan atau tentang yang lain yang bisa mengarah dan mengacu pada tekanan yang dia pendam ???" jelas Al
"...." Dom terdiam lalu...
"apa saya bisa mempercayai anda ????" tanya dom
"Anda bisa mempercayai saya tuan karena saya akan menjaga semua privasi pasien dan keluarganya karena itu masuk dalam kode etik profesi saya" ujar El
"Baiklah saya akan membuka rahasia ini kepada anda demi kesembuhan putri saya dan saya harap anda bisa menjaga rahasia ini jangan sampai bocor ke publik " ujar Dom
"Baik tuan percayakan pada saya "
"Waktu itu..." Dom mulai bercerita tentang kejadian yang menimpa putrinya dan semua kesalahan yang telah dia lakukan pada sang putri
Al menjadi pendengar yang baik dan mulai memahami polemik yang ada...
"saya bisa memahami inti dari perbuatan anda tuan,Anda hanya ingin memberikan yang terbaik untuk putri anda,Tapi anda melakukan dengan cara yang salah dan itu sudah membuat luka yang amat dalam bagi putri anda" ujar El
Dom menyadari semua kesalahannya dan dia mencoba memperbaiki semuanya namun tak bisa
"Saya percaya pada anda dokter" ujar dom yang di balas senyum oleh Al
"Apa saya boleh melihat kamar Jessie tuan??" ujar
"Tentu silahkan" ujar Dom
Dom mengantar Al ke kamar Jessie dia mencoba menjalari sebuah buku atau apapun yang bisa menjadi acuan untuknya dalam berinteraksi dengan Jessie
Lalu dia menemukan sebuah kotak yang berisi Album foto, handycam,dan sebuah buku.tanpa ragu Al meminta izin untuk membawa barang tersebut dan Dom mengizinkannya
Al pun pamit untuk pergi,dia segera meninggalkan rumah Jessie dia berencana untuk pulang kerumahnya guna melihat isi semua barang milik Jessie tersebut
Berbeda di rumah sakit Jessie kedatangan seorang tamu tak diundang...
"Bagaimana kabarmu Jessie ???? apa kau betah tinggal di sini???? tempat ini memang cocok untukmu hahaha" ujar seorang pria
"........."
__ADS_1
"Lihatlah dirimu sekarang sangat menjijikkan !!!! sama halnya dengan kekasihmu itu menyedihkan hahahaha !!!!! kau tau Jessie aku punya sebuah rahasia untuk ku sampaikan padamu !!!!!" kata pria tersebut
".............."
"Aku Damian Gabrielle akan mengakui sebuah dosa padamu Akulah yang telah membunuh Elvis kekasihmu hahahaha !!!!! aku memberinya racun untuk kematian otaknya hahahaha !!!! awalnya aku ingin membunuhnya agar bisa bersamamu tapi ternyata di luar dugaan ku !!!! kau jadi gila karena kehilangannya !!!! sungguh menyedihkan!!!!!" ujar Damian
".............." Jessie masih diam
Namun tanpa di duga saat Damian akan melangkah pergi dengan sangat cepat Jessie menyerang Damian dia memukul Damian dengan membabi buta
Damian tak dapat mengelak semua pukulan dan hantam kursi dari Jessie....
para perawat dan petugas laki laki begitu kualahan dalam menghadapi jessie.salah satu perawat wanita menelpon Albert yang ternyata masih dalam perjalanan
Setelah menerima panggilan telepon tersebut Al langsung menancap gas ke rumah sakit.Tak butuh waktu lama bagi Al bisa sampai ke rumah sakit,ternyata di sana keadaan sudah sangat tak terkendali
Al melihat seorang pria terkapar di lantai, sedangkan Jessie masih memukul Damian dengan tatapan penuh amarah meski dirinya sudah di amankan oleh beberapa orang
Al yang melihat itu masih mengamati,hingga dia mengambil alih Jessie dan membisikkan sebuah kalimat yang membuat Jessie langsung berhenti memukul
"Hentikan Jessie !!!! sudah cukup luapan amarahmu !!!! mari ikut aku menemui Elvis !!!! kau mau kan????" kata Al membuat Jessie langsung berhenti dan menatap ke arah Al
"Elvis...." kata Jessie
Ini adalah kali pertama bagi Jessie mengucapkan sebuah kata...
"Ya Elvis....kau maukan " ujar Al lalu membawa Jessie pergi dari sana
Damian langsung diamankan dan di bawa ke ruangan perawatan.Sedangkan Al membawa Jessie ke sebuah taman disana dia mengeluarkan sebuah foto Elvis dan Jessie
Jessie hanya menatap foto tersebut,Lalu menitihkan Air matanya....
"Menangis lah jika kau ingin menangis" ujar Al membuat Jessie menatapnya
Untuk pertama kalinya Al menatap netra indah Jessie yang masih memancarkan kesedihan yang amat mendalam
"Bangkitlah Jessie !!! masa depanmu masih panjang jangan kau larut dalam kesedihan !!! ayo bangkitlah bersamaku aku akan menuntun mu menuju kebahagiaan yang kau inginkan " ucap Al tanpa sadar
"............" Jessie hanya diam dan menatap dalam kearah Al....
__ADS_1