
...Dalam Lelap ku kau datang dengan seribu cahaya........
Sudah 2 hari lamanya Jessie tidur tak mau bangun,hal itu membuat resah kedua orang tua Jessie.Mereka mencoba membangunkan Jessie dengan memanggil namanya namun tetap tak ada respon
Dengan sabar Dom dan Ellie menunggu sang putri untuk terbangun kembali,tak ada kata lelah bagi kedua nya untuk terus berdoa meminta agar putrinya sembuh dan terbangun kembali
Didalam Alam bawah sadar nya Jessie di temui oleh sang kekasih hatinya,wajah sang kekasih seperti memancarkan cahaya rembulan yang meneduhkan
"Elvis...." lirihnya
Sang kekasih hanya tersenyum teduh...
"Bangunlah sayank hidupmu masih panjang" ujar sang kekasih
"Tidak duniaku sudah hancur karena kepergian mu"lirih Jessie
"Bangunlah sayank mereka dan cinta sejati mu sedang menunggumu jangan larut dalam kesedihan karena kepergian ku dan jangan membenci orang yang tak bersalah kerena belum tentu apa yang kita lihat adalah kebenaran nya,karena di dunia ini penuh dengan tipu daya manusia" kata Elvis sambil tersenyum
"Elvis..." lirih Jessie
Dan...
"ELVIIISSSSSS......" teriak Jessie terbangun dari tidur nya tepat jam 1 siang membuat Ellie terkejut akan teriakan Jessie
"Sayank kamu sudah bangun nak syukurlah" ujar Ellie
"Hiks hiks hiks... elvisss...." teriak Jessie sambil menangis dan mengamuk tak jelas dia bahkan menyakiti dirinya.Ellie yang berada di sana sendiri begitu kualahan menghadapi sang putri bahkan dia juga terkena goresan pisau akibat mencoba menenangkan Jessie.Akhirnya Ellie memencet tombol darurat guna memanggil dokter.
Sang dokter yang baru sampai di ruangan langsung meminta beberapa perawat untuk memegang Jessie yang sudah tak terkendali.Hingga dokter memberikan suntikan penenang pada Jessie dan berlahan tapi pasti Jessie sayup-sayup menutup matanya kembali
Ellie mendapat perawatan luka atas goresan pisau yang mengenai lengannya,dia juga di panggil ke ruangan dokter Freddy
"Dokter bagaimana bisa putri saya mengamuk seperti itu,ada apa dengannya dokter???" tanya Ellie
"Seperti yang sudah saya jelaskan kemarin nyonya,mental putri anda tidak stabil bisa di katakan dia mengalami tekanan yang membuatnya depresi hingga mencoba melukai diri sendiri " papar dokter Freddy
"Maksud anda putri saya mengalami gangguan jiwa ???" kata Ellie tak percaya
"bisa di katakan seperti itu nyonya" ujar dokter Freddy
"Tidak mungkin...hiks hiks hiks" ujar Ellie menangis
Disaat bersamaan Dom datang dan langsung masuk keruangan dokter Freddy
__ADS_1
"Dokter..." kata Dom
"Pa" lirih Ellie sambil menangis sesenggukan
"Ma bagaimana keadaan putri kita ???" tanya Dom
"putri kita mengalami gangguan jiwa pa hiks hiks " ujar Ellie sambil menangis
"Tidak mungkin ma" kata Dom tak percaya
..."Apa yang sudah ku lakukan Tuhan aku mencelakai putriku sendiri"...
gumam Dom sambil menitihkan Air matanya...
Flashback Off
Semenjak kejadian itulah Dom dan Ellie memutuskan untuk membawa sang putri pulang dan menjalani terapi di rumahnya
Dom mengadakan jumpa pers guna memberitahu bahwa sang putri kini sedang sakit dan masih melakukan terapi untuk memulihkan kondisi nya oleh karena itu dia mengatakan Jessie pensiun sementara dari dunia hiburan
Bulan demi bulan berganti hingga tak terasa ini sudah menginjak setengah tahun namun kondisi Jessie bukanya semakin baik malah semakin memburuk
Tak ada lagi kulit putih mulus yang ada hanya kulit kusam tak terurus,tak ada lagi body langsing dan seksi yang ada hanya badan kurus kering,sungguh kondisi nya sangat memprihatikan bahkan Dom dan Ellie sudah beberapa kali mengganti dokter terapi tapi hasilnya tetap nihil.
Dengan berat hati akhirnya Dom dan Ellie menyetujuinya.Malam harinya Dom Ellie dan beberapa perawat rumah sakit jiwa datang dan membawa Jessie ke rumah sakit
Disana Jessie di tempatkan di sebuah kamar khusus sesuai dengan permintaan Dom
"Saya titip putri saya dokter tolong jaga dia dan sembuhkan dia"ujar dom dengan derai air mata
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin tuan" ujar dokter Grace
Dom dan Ellie mengangguk dan melihat sang putri sekilas lalu pergi dari sana....
"Biarkan dia istirahat sejenak suster" ujar dokter grace pada perawat yang menjaga Jessie agar sang pasien dapat istirahat dengan tenang
Keesokan harinya...
Di ruangan dokter Grace ....
"Permisi dokter apa anda memanggil saya ??" tanya seorang pemuda pada dokter Grace dengan sopan
"Iya silahkan duduk " sahut dokter Grace
__ADS_1
Setelah sang pemuda duduk dr.grace langsung mengutarakan maksudnya
"Jadi begini kita kedatangan seorang pasien dengan depresi berat,Saya meminta anda kemari untuk menggantikan saya menangani pasien tersebut karena saya rasa anda lebih memahami tentang masalah ini dokter Albert , bagaimana apa anda bersedia mengganti kan saya menangani pasien ini ????" jelas dr.grace panjang lebar
"Lalu bagaimana dengan pasien saya yang satunya dokter ???" tanya Albert
"Pasien anda biar di tangani oleh dokter lain karena pasien ini sangat membutuhkan anda dokter Al" ujar dokter Grace
"Baiklah jika itu sudah menjadi rekomendasi dan putusan dari anda saya akan berusaha semaksimal mungkin" ujar Albert
"Terimakasih dokter dan ini file milik pasien anda " ujar dr.Grace
Al mengambil berkas tersebut dan beranjak dari tempat duduknya untuk kembali ke ruangannya
Huh sial muncul lagi masalah berat hari ini gumamnya dalam hati
Sesampainya di ruangan Al langsung membuka map berisi informasi tentang pasiennya
Pertama kali yang dia baca adalah identitas sang pasien
"Jesslyn Fiorella "gumam Al lalu membaca lagi dan
gila dia masih muda dan sudah depresi berat ??? pasti ada yang melatarbelakangi gangguan mental nya gumam Al dalam hatinya
Al begitu antusias dalam membaca informasi milik Jessie,hingga dia menemukan sebuah kalian yang mengatakan Jessie depresi karena di tinggal sang kekasih hatinya pergi
Dalam benak Albert....
...Aku tau harus dari mana memulai pengobatanku......
Albert beranjak dari ruangannya menuju ruangan khusus milik Jessie dia ingin melihat seberapa parah depresi yang dialami sang gadis...
Sesampainya disana Albert begitu prihatin melihat gadis tersebut..
Dengan Tatapan kosong dan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya.Perlahan tapi pasti Al datang menghampiri dia mulai mengusap pundak sang gadis namun tak ada respon
Lalu Al mulai berbicara sedikit pada sang gadis
"Aku tau kesedihan yang mendera dirimu,kau pasti merasa duniamu hancur karena telah kehilangan dirinya,Namun dunia ini tak kan berakhir meski kau kehilangan dia,bersedih boleh tapi jangan berlarut larut itu hanya akan menyiksa dirimu,bangkit lah dan kejar impianmu agar dia bisa bangga melihatmu dari sana" kata Albert yang mampu membuat Jessie menangis hebat dan berteriak tak karuan,dengan sigap Al memeluk tubuh ringki Jessie dan menyuruh beberapa perawat untuk pergi
Jessie terus memberontak dan menangis sejadi jadinya dia menumpahkan rasa sakitnya pada tangisannya
"Menangis lah luapkan amarah dalam hatimu jangan kau pendam sendiri ayo tumpahkan dalam tangisan mu" ujar Al memberikan semangat dan ketenangan
__ADS_1
Jessie menangis hingga tertidur di pelukan sang dokter baru....