TWIN BROTHER LOVE

TWIN BROTHER LOVE
BAB 10


__ADS_3

Jessie mulai terbiasa dengan kehadiran Al begitu juga sebaliknya,Al merasa bersyukur Jessie mulai berangsur angsur membaik. bahkan sekarang Jessie sudah bisa berinteraksi dengan baik ,bisa di katakan tingkat depresi dan tekanan Jessie sudah banyak berkurang mungkin seminggu lagi Jessie bisa keluar rumah sakit


"Jess rencanannya kau akan pulang kemana setelah keluar dari rumah sakit ini???" Tanya Al


" Mungkin aku akan pulang ke apartemen Elvis " kata Jessie


"Apa kau tak ingin pulang ke rumahmu sendiri??? Maksudku mungkin mereka akan senang sekali melihat kesehatanmu membaik" kata Al


"Tidak Al aku masih belum bisa menerima mereka kembali mungkin aku membutuhkan waktu sendiri" jelas Jessie


"Ya mungkin kau ada benar nya juga,tak mudah memang menerima kenyataan yang ada tapi ku harap kau bisa segera ikhlas dengan semua yang terjadi dan bisa memaafkan kedua orang tua mu"kata Al


"Ya semoga saja" jawab Jessie dengan senyum yang mengembang


"Tapi Jessie jika aku boleh menyarankan lagi,bisakah kau tidak tinggal di apartemen mendiang kekasihmu ??" Kata Al


"Kenapa???" Tanya Jessie sambil menoleh kearah Al


"Aku takut kau akan kambuh lagi jika mengingat kenangan manis dan buruk bersamanya itu akan mempengaruhi mental mu kembali" kata Al


"Lalu aku harus kemana Al??? Uang saja aku tidak membawa ??? Mau minta ke mereka juga pasti aku di suruh kembali ke rumah, aku belum siap Al" jelas Jessie


"Jika kau mau tinggallah di apartemen ku disana kosong aku akan pindah 4 hari lagi kerumah baruku, bagaimana???"kata Al


"Itu akan sangat merepotkan dirimu Al,aku tak mau berutang Budi padamu" kata Jessie


"Tidak Jessie kau sama sekali tak merepotkan diriku,aku malah senang jika kau disana otomatis ada yang bisa membersihkan apartemen ku kan lumayan hehehe" kata Al membuat Jessie ikut tertawa


"Hahaha Jadi kau ingin memperkerjakan diriku begitu????" Kata Jessie sambil tertawa


"Jika kau tidak keberatan hahaha lumayan kan aku bisa mendapatkan ART mantan Artis terkenal bisa di bilang mantan istri idaman setiap umat lelaki hahahah" kata Al yang tertawa lepas


"Hahahaha benar juga ya kau bisa langsung terkenal jika mengunggah video diriku bersih bersih hahaha" kata Jessie dengan tawa yang terus terpancar dari wajah


Di sela candaan mereka ternyata ada seorang pria yang menatap teduh wajah sang putri yang kini bisa tersenyum lepas kembali


"Syukurlah nak kau sudah bisa kembali ke hidupmu lagi,maafkan Daddy yang tak bisa menjadi figur ayah seperti yang kau butuhkan" ujar Dom sambil menitihkan air mata


...************...


Seminggu kemudian....


Jessie sudah di nyatakan pulih dia di perbolehkan pulang oleh dokter kepala rumah sakit.Jessie di jemput oleh Dom dan Ellie namun hanya ada keheningan saat mereka bertemu


Dalam hati Ellie dan Dom dia ingin memeluk sang putri tapi niat itu di urungkan dia takut sang putri shock lagi


"Ehem apa kalian akan terus diam dan menunduk saat bertemu denganku lagi????tidakkah kalian ingin memeluk dan mencium diriku mom-dad???" Kata Jessie dengan sedikit berkaca kaca


Ellie dan Dom tak kuasa menahan air mata nya mereka langsung memeluk erat putri semata wayang mereka


"Ma...af" kata dom di sela Isak tangisnya

__ADS_1


"Jangan katakan apapun Dad,aku tak ingin mendengar kata maaf lagi dari mu" kata Jessie sambil menangis


"Sekarang izinkan aku menjalani kehidupan kembali " lanjut Jessie


"Apapun keinginan mu sekarang kami akan mendukungmu nak,kami tak akan ikut campur dalam kehidupanmu" kata Ellie dan mendapat anggukan dari Dom


"Terimakasih ....bolehkah aku mandiri sekarang mom???" Tanya Jessie


"Tentu sayank" ujar Ellie sambil membelai wajah sang putri yang masih tampak pucat dan kurus


"Aku akan tinggal di apartemen milik dokter Al,mom dan Daddy tak perlu khawatir dokter Al akan selalu memantau diriku dan mom-daddy bisa sering mengunjungi ku"kata Jessie meyakinkan kedua orang tuanya


"Baiklah sayank apapun keputusanmu mom-daddy akan selalu mendukung itu,tapi izinkanlah kami mengantar mu sampai apartemen dan ini card milikmu" kata dom


"Aku akan kembali bekerja lagi jadi Daddy tak perlu khawatir dan aku akan sering mengunjungi kalian,tapi untuk sekarang aku terima card ini karena aku membutuhkannya hehehe" kata Jessie sambil tersenyum


"Baiklah sayank ayo kita berangkat mungkin dokter Al sudah menunggu di apartemen milik nya"kata Dom


"Baiklah dad,dan alamatnya ada di hp ini" kata Jessie menyerahkan hp baru pemberian Al beberapa hari yang lalu


30 menit mereka sampai di apartemen milik Al tempatnya tidak terlalu jauh dan lumayan aman juga kondisi lingkungan sekitarnya


Mereka masuk dan ternyata Al memang sudah menunggu di dalam apartemen tersebut


"Akhirnya kamu datang juga Jessie" kata Al


"Wah rapi dan nyaman sekali apartemen milik mu Al" kata Jessie


"Hahaha tentu aku orang nya suka kebersihan " kata Al sedikit menyombongkan diri


Tidak lama dom dan Ellie masuk....


"Oh tuan nyonya anda datang mengantar Jessie???" Sapa Al


"Iya kami ingin tau di mana putri kami akan tinggal,dan terima kasih dokter atas semua kerja keras dan bantuan anda"ujar Ellie


"Tidak masalah nyonya ini sudah menjadi tanggung jawab saya" kata Al


"Panggil kami om dan Tante saja biar lebih akrab" kata dom ke anggukan dan senyuman dari Al


Mereka pun melihat seisi apartemen,lalu Dom dan Ellie beranjak pulang tinggal Jessie dan Al


"Jess untuk hari ini aku akan tinggal di sini karena aku tak tega meninggalkan mu di apartemen sendiri,besok ART baru akan datang menemani mu,tidak masalah kan jika aku menginap malam ini???" Tanya Al


"Tidak masalah Al aku malah akan sangat berterima kasih padamu karena mau menjagaku dan menemani ku" kata Jessie


"Syukurlah" kata Al dan membuat mereka tertawa bersama kembali....


Saat mereka tengah tertawa bersama tiba tiba ponsel Al berbunyi...


Ting...Ting...Ting...

__ADS_1


Al meraih ponsel dari sakunya dan di lihat ternyata sang tunangan yang menelfon dirinya


"Ya hello " jawab Al


"Sayank kamu dimana sekarang???" Tanya Serra dari sebrang


"Aku sedang bekerja,kenapa???"kata Al


"Hari ini aku akan berangkat keinggris apa kamu tidak bisa mengantarku????" Ujar Serra


"Aku sedang sibuk honey bisakah kamu mengerti itu??? Maaf aku tak bisa mengantarmu" kata Al dengan nada sedikit dibuat sehalus mungkin


"Baiklah kalau begitu,aku akan mengabari mu saat setelah sampai di sana" kata Serra kecewa


"Sekali lagi maaf ya honey,hati hati di jalan jika pekerjaan ku sudah selesai aku akan segera menemui mu di sana" kata Al


"Baiklah sayank" sahut Serra lalu mematikan telepon miliknya


Jessie hanya diam mendengarkan dalam benaknya berkata "ternyata Al sudah memiliki kekasih" ada sedikit rasa tak nyaman dalam hati Jessie


"Apa tadi itu kekasihmu???" Kata Jessie memberanikan diri bertanya pada Al


"Iya dia tunangan ku" jawab Al singkat tapi ada nada kecewa disana


"Tunangan??? Jadi kamu sudah tunangan Al ???" Kata Jessie sedikit terkejut


"Iya , kenapa Jessie kok kamu kaget gitu???" Kata Al


"Ya gimana gak kaget Al,jikalau tunanganmu datang ke apartemen ini dan dia melihatku bisa salah paham dia padaku" kata Jessie


"Hahahaha itu gak mungkin karena dia akan berangkat ke Inggris hari ini" ujar Al


"Buat apa dia pergi keinggris Al???" Tanya Jessie


"Dia mendapat beasiswa ke sana " kata Al


"Apa kau tak ingin dia pergi???ku lihat kau sangat kecewa dengan keputusan nya" kata Jessie


"Apakah terlihat begitu jelas di wajahku Jess???" Tanya Al sambil memandang Jessie


"Ya itu sangat jelas" kata Jessie


"Hufff sebenarnya aku tak ingin dia pergi,aku ingin dia jadi ibu rumah tangga yang baik untukku dan anak anakku nanti,tapi apa boleh buat dia ngotot ingin meraih cita citanya " jelas Al


"Mungkin ada alasan mengapa dia ngotot Al, jika kau memang mencintainya kau juga harus mau menerima semua keputusan nya" kata Jessie


"Aku juga ingin di mengerti Jess bukan hanya dia saja,semua keinginan nya aku turuti tapi disaat keinginan ku cuma satu dia enggan mendengarkan dan menurutinya " ujar Al dengan nada kecewa dan marah yang tak tersampaikan


"Jika kamu merasa berat lepaskanlah dia" kata Jessie membuat Al memandang dengan serius kearah Jessie


"Aku tidak bisa melepas nya aku mencintainya Jess" kata Al membuat Jessie tersenyum getir

__ADS_1


" Cinta tidak pernah saling menyakiti Al cinta itu saling mengerti bukan saling menguatkan ego masing masing" kata Jessie


"Hufff kau benar,Ah biarkanlah saja Aku masih ingin menenangkan diri dulu" ujar Al pasrah membuat Jessie tersenyum


__ADS_2