TWIN BROTHER LOVE

TWIN BROTHER LOVE
BAB 6


__ADS_3

...Aku ingin menutup mataku dan pergi bersama dirimu........


"Jessie " pekik Dominic yang melihat sang putri ambruk tidak sadarkan diri.Dengan segera dia berlari menggendong sang putri menuju ruangan rawat inap sang putri.Ellie sendiri langsung berlari ke ruangan dokter guna memanggil bantuan untuk sang putri


"Dokter tolong putriku" ujar Ellie dengan panik dan tergesa gesa


Sang dokter yang melihat Ellie langsung bergegas membantu dan menuju ruangan Jessie.Dengan cekatan sang dokter langsung memeriksa Jessie


"Bagaimana kondisi putri saya dokter?"tanya Ellie dengan derai air mata


"Pasien mengalami shock berat hingga mengakibatkan kondisinya drop,Tapi anda tidak usah khawatir kami akan terus berusaha untuk memulihkan kondisi pasien" ujar sang dokter


Lalu melangkah pergi meninggalkan ruangan Jessie


"Ini semua salahmu pa !!!! andai kau tak gila membuat keputusan yang berakibat fatal pada putrimu sendiri !!!! aku tidak menyangka bisa menikahi iblis sepertimu !!!!!" hardik Ellie


"Kau tak bisa menyalahkan aku saja ma kau juga tak becus mengurus putrimu !!!! Dia jadi pembangkang tak jelas itu semua hasil didikanmu !!!!!" ujar Dominic tak kalah sarkasme


Mereka berdua saling menyalahkan satu sama lain tak ada yang mau mengalah dan merasa benar sendiri


Sedangkan Jessie yang berada pada Alam bawah sadarnya merasa sangat sakit.Luka yang di gores oleh kedua orang tuanya menjadi penghancur hidupnya.Tak ada lagi harapan untuk hidup dia benar benar hancur se-hancur hancurnya


Awan pelindung dan penerang hatinya telah pergi meninggalkannya dan tak akan pernah kembali lagi.Buat apa dia hidup di dunia ini lagi sedangkan tumpuan hidupnya sudah pergi meninggalkan dia sendiri


Detik berganti detik menit berganti menit hingga 2 jam berjalan Jessie tak kunjung membuka matanya, Ellie yang sudah sangat gelisah dari tadi akhirnya memberitahu Dom untuk memanggil dokter.


"Pa pergilah panggil Dokter dari tadi Jessie tak kunjung membuka mata Mami takut dia kenapa-napa " ujar Ellie


"Baiklah tunggu disini" ujar Dominic


Dominic bergegas menuju ruangan dokter Freddy yang menangani putrinya


"Dokter kenapa putriku dari tadi tak kunjung membuka mata ???" ujar dom bertanya


"benarkah saya kira dia sudah siuman dari tadi " ujar sang dokter seraya berdiri


"Belum dok,tolong periksa putriku" ujar Dom


Dokter mengangguk dan berjalan menuju ruangan Jessie.Sesampainya disana dokter Freddy langsung melakukan pemeriksaan fisik pada Jessie.Setelah cukup lama melakukan pemeriksaan akhirnya dokter Freddy keluar dari ruangan


" bagaimana dokter ???" tanya Dom


Dokter Freddy menghela nafas panjang nya


"menurut hasil pemeriksaan fisik nya nona Jessie baik baik saja dan stabil namun ini di pengaruhi oleh kondisi mentalnya yang tidak stabil bisa di katakan dia menolak untuk bangun dari alam bawah sadar nya,hal ini bisa di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu tekanan yang berlebih dan shock berat yang baru saja dia alami" ujar dokter

__ADS_1


"Lalu kapan putri saya bangun lagi dokter ???" tanya Ellie


"itu tergantung pada keinginan pasien nyonya, dia bisa bangun kapan saja" ujar sang dokter lalu pamit pergi


"Bagaimana ini pa???" tanya Ellie


"Tenang lah ma dokter pasti akan melakukan yang terbaik untuk putri kita" ujar Dom


Mereka kembali menemani Jessie yang masih setia menutup mata indahnya.sesekali Ellie mengusap air mata yang keluar dari mata sang putri yang tertutup


"bukalah matamu sayank mama mohon" uja Ellie


Dom yang melihat itu tak kuasa menahan air matanya dia tau dia salah telah melakukan hal hal yang sangat melukai hati sang putri,dia memang tak pantas di panggil seorang ayah


Dom keluar dari ruangan sang putri dan menuju administrasi guna mengurus biaya dan proses pemakaman Elvis


Setelah membereskan semuanya dom pergi melihat jenazah Elvis untuk yang terakhir kalinya


"Maafkan aku yang telah menyakiti dan memisahkan mu dengan putriku,aku sangat menyesal dengan perbuatan ku,Hanya ini yang bisa ku lakukan untuk menebus segala dosa yang telah ku perbuat padamu dan putriku,semoga kau tenang di sana" ujar Dom di samping jenazah Elvis lalu dia mundur sedia langkah dan membungkuk guna memberikan penghormatan terakhir padanya.


Dom ikut ke pemakaman Elvis,karena Elvis hanya tinggal sendiri diri dan tak ada sanak saudara dan juga orang tua maka dari itu dom menanggung segala biaya dan proses pemakaman Elvis


Setelah semua proses pemakaman selesai Dom kembali kerumah nya guna membersihkan diri dan membawakan baju untuk sang istri.


Malam mulai tiba Dom sudah bersiap untuk pergi ke rumah sakit,Dia juga sudah membawa segala perlengkapan sang istri dan tidak lupa dia juga membawa kan makanan untuk sang istri


"kau dimana aku sudah sampai di rumah sakit" isi pesan singkat tersebut


"aku masih di perjalanan menuju rumah sakit" balas Dom


Setelah berbalas pesan singkat tersebut akhirnya Dom sampai di RS tempat sang putri di rawat.Dengan beberapa paper bag di tangannya Dom berjalan menuju ruangan sang putri,terlihat sahabatnya dan istrinya sedang menunggu di ruang tunggu rumah sakit


"Kenapa tidak masuk??" tanya Dom


"istrimu sepertinya kelelahan dia tertidur kami tak berani untuk masuk dan membangunkannya" ujar Gabrielle


"oh sebentar biar aku yang masuk" ujar Dom


Dom membangunkan sang istri dan menyerahkan paper bag nya,lalu mempersilahkan Gabrielle dan istrinya masuk


Ellie sendiri sedang membersihkan diri dan berganti baju di kamar mandi ruangan Jessie. Setelah selesai mandi dan berganti baju Ellie menyapa tamunya dan mereka berbincang ringan


"Bagaimana bisa ini terjadi Dom??" tanya Gabrielle


"dia mengalami kecelakaan dengan Elvis " papar Dom

__ADS_1


"apa???kenapa kau ijinkan Jessie pergi dengan bocah tengik itu" ujar Gabrielle


"dia ijin hanya sebentar gab jadi aku mengijinkan nya aku percaya pada putriku" ujar Dom


"hah ya sudah lah semua sudah terjadi,lalu bagaimana keadaan bocah tengik itu???" tanya Gabrielle


"Dia meninggal" singkat dom sambil menunduk


"Hah baguslah kalau begitu tak ada yang menghalangi pernikahan Jessie dengan Damian"ujar Gabrielle enteng


Hal itu membuat Dom dan Ellie kaget bukan main mendengar ucapan sang sahabat yang terkenal baik dan sopan


bagaimana bisa dia berkata seperti itu pada orang yang terkena musibah???? Tanya Dom dalam hatinya


sungguh tidak berperasaan gumam Ellie dalam hatinya


Dom dan Ellie saling diam mereka merasa ada yang tidak beres pada keluarga Gabrielle.


"Dom kenapa kau diam saja" tanya Gab


"Ah iya maaf aku merasa sangat lelah hari ini" ujar dom


"Ya pasti kau sangat lelah mengurus putrimu yang sedang sakit,oh iya jadi kapan kita adakan acara pertunangan untuk Jessie dan Damian???" tanya Gabrielle


"seperti kita tunda dulu untuk membicarakan hal ini anakku juga masih sakit dan masih dalam keadaan berduka" ujar dom


"baiklah tapi jangan lama lama ya" ujar Gabrielle


"tentu" sahut Dom


Tidak lama setelahnya Gabrielle pamit untuk pulang dan Dom mengantar sampai depan ruangan saja.Setelah kepergian mereka Dom kembali dan Ellie langsung bertanya


"Pa apa kau tidak menaruh curiga pada kenalan mu itu???" tanya Ellie


"papa merasa memang ada yang janggal dengan Gabrielle bukankah biasanya dia sopan dan baik" ujar dom


"pa apa kita sudah tepat untuk menjodohkan Jessie dengan keluarga tersebut ???" tanya Ellie sedikit gusar


"mama jangan khawatir papa akan menyelidiki semuanya " ujar dom


Ellie hanya mengangguk...


Dilain tempat...


"Pa apa kita harus mempercepat langkah kita???"tanya seorang wanita pada suaminya

__ADS_1


"tentu ma jika kita ingin menambah kekayaan kita kita harus mengambil langkah tercepat kita" ujar sang pria dengan senyum menyeringai....


__ADS_2